Renungan Kitab Yesaya

Perenungan Yesaya 62 – Penjaga di Atas Tembok

“Pelayan-pelayan Kristus adalah pengawal-pengawal rohani dari orang-orang yang dipercayakan penjagaannya. Pekerjaan mereka disamakan dengan penjaga. Di zaman dulu para penjaga sering ditempatkan di atas dinding kota, dari tempat yang strategis mereka dapat mengamati tempat-tempat penting yang harus dijaga, dan memberi amaran tentang dekatnya musuh. Atas kesetiaan mereka bergantung seluruh keamanan orang-orang di dalamnya. Setiap saat mereka dituntut untuk memanggil satu sama lain, guna memastikan apakah mereka siaga dan tak ada bahaya yang menimpa mereka. Seruan kegembiraan atau pun amaran dibawa dari seorang kepada lainnya, masing-masing mengulangi panggilan itu sampai menggema ke seluruh kota.”

Acts of the Apostles 360.3

Bisa jadi kita adalah penjaga yang ditempatkan di atas tembok untuk memberi amaran jika ada musuh mendekat. Itulah sebabnya penting bagi kita untuk mengamati dan berjaga karena salah satu keamanan orang di dalamnya itu bergantung pada amaran yang kita berikan.

Ketika ada kabar gembira ataupun peringatan, maka kita perlu sampaikan karena itulah tugas kita sebagai penjaga. Jadi janganlah lalai dan tetaplah setia di dalam tugas tanggung jawab kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

20 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago