Renungan Kitab Yesaya

Perenungan Yesaya 57 – Maukah Anda Mendapatkan Kedamaian?

Semua orang tentu ingin mendapatkan kedamaian, bukan? Tentu saja! Tetapi ada kelompok atau golongan orang yang tidak ada kedamaian. Siapakah itu? Mereka adalah orang-orang fasik. Mari kita baca ayat di bawah ini:

Mengapa mereka tidak ada kedamaian? Karena orang-orang fasik tetap menyukai dosa dan dosa itulah yang menyebabkan kedamaian itu hancur.

“Dosa telah menghancurkan kedamaian kita.”

Reflecting Christ 278.6

Masih ingat kisah para murid yang tidak berdaya ketika mau menenangkan badai atau angin ribut yang mengamuk? Baca kisahnya di Matius 8:23-27 atau di Markus 4:35-41 atau Lukas 8:22-25. Pena inspirasi mencatat demikian:

“Kami di sini sama tidak berdayanya dengan para murid dalam menenangkan badai yang mengamuk. Namun Dia yang berkata damai [diam – Markus 4:39] kepada ombak di Galilea, telah menyampaikan firman damai sejahtera bagi setiap jiwa. Betapa pun dahsyatnya badai tersebut, mereka yang berpaling kepada Yesus sambil berseru, ‘Tuhan, selamatkan kami,’ akan menemukan kelepasan…. meredakan perselisihan nafsu manusia, dan dalam kasih-Nya hati menjadi tenteram.”

Reflecting Christ 278.6

Apakah kita mau mendapatkan kedamaian? Jika mau, maka datanglah kepada Yesus. Mintalah tuntunan-Nya agar kita berolah kedamaian.

Ada lagu yang mungkin bisa kita dengarkan dengan tema damai. Lagu medley berjudul “Raja Damai Tuntunlah & Damai, Damai Ajaib” yang bisa didengarkan di tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=h34Yk2prIc4 

Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

15 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

6 days ago