Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 38 – Jangan Takut Menyampaikan Kebenaran

Pasal ini menggambarkan masa-masa sulit dalam pelayanan nabi Yeremia. Ia dipenjara karena menyampaikan firman Tuhan yang tidak populer, yaitu nubuat bahwa Yerusalem akan jatuh ke tangan raja Babel.

Para pemimpin bangsa menuduhnya melemahkan semangat rakyat dan tentara, lalu menjatuhkannya ke dalam sumur yang berlumpur dan tak berair agar ia mati perlahan.

Namun, Tuhan tidak meninggalkan hamba-Nya. Melalui Ebed-Melekh, orang Etiopia, Yeremia diselamatkan.

Kemudian, Raja Zedekia diam-diam memanggil Yeremia untuk menanyakan firman Tuhan. Tetapi, sekalipun tahu resikonya besar, Yeremia tidak mengubah pesan Tuhan. Ia tetap berkata, “Jika engkau keluar menyerahkan diri kepada para perwira raja Babel, maka nyawamu akan terpelihara …” (Yeremia 38:17).

Jadi, Pelajaran apa yang bisa kita dapat dari kisah ini? Tentu ada banyak, tetapi saya bagikan dua saja.

Pertama, Kebenaran memang tidak selalu diterima bahkan seringkali ditolak, tetapi kita harus tetap menyampaikan kebenaran ini.

Kedua, Tuhan selalu punya cara menolong umat-Nya di masa-masa yang sulit. Sama seperti Yeremia yang mungkin tak berdaya di dalam sumur berlumpur, tetapi Tuhan menggerakkan hati Ebed-Melekh untuk menolongnya. Pertolongan Tuhan bisa datang dari mana saja yang bahkan tak pernah kita duga.

Jadi, jangan takut untuk menyampaikan kebenaran firman Tuhan dan percayalah bahwa Tuhan selalu punya cara untuk menolong umat-Nya di masa yang sulit.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

10 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

5 days ago