Renungan Kitab Nehemia

Perenungan Nehemia 8 – Membaca dengan Jelas

Bacalah keseluruhan pasal ini agar lebih memahami kisahnya. Intinya adalah orang Israel meminta kepada Ezra “… supaya ia membawa kitab Taurat Musa, yakni kitab hukum yang diberikan TUHAN kepada Israel.” (Nehemia 8:2)

Artinya ketika kitab itu dibacakan dan dijelaskan, maka banyak orang bisa mengerti.

Apakah kalian tahu apa yang membuat mereka bisa mengerti? Tentu saja butuh tuntunan Roh Kudus untuk memahaminya, tetapi ada satu hal lagi yang juga penting, yaitu kemampuan berbicara. Mari kita baca penjelasan dari pena inspirasi.

“Kemampuan untuk berbicara adalah satu talenta yang harus rajin ditumbuhkan.”

Christ’s Object Lessons 335.2

“Banyak orang yang membaca atau berbicara dengan nada yang sangat pelan dan ada pula yang amat cepat sehingga tidak mudah dipahami. Beberapa mempunyai ucapan seperti menggumam dan tidak jelas; yang lain berbicara dengan nada tinggi, tajam dan melengking yang menyakitkan telinga pendengar. Ayat-ayat, lagu-lagu rohani dan laporan serta bacaan-bacaan yang dibawakan dalam kumpulan umum terkadang dibaca sedemikian rupa sehingga tidak dapat dipahami dan sering kali isinya yang mempunyai makna yang penting dan berkesan menjadi rusak.”

Christ’s Object Lessons 335.3

Jadi, terkadang makna yang penting tidak tersampaikan dengan baik dan menjadi rusak karena cara kita berbicara yang salah. Oleh karena itu, mari kita juga mulai melatih kemampuan berbicara kita.

“Melalui usaha yang tekun semua orang dapat memperoleh kuasa untuk membaca dengan jelas, dan berbicara dengan nada yang penuh, jelas dan bulat …. Dengan melakukan hal ini kita dapat meningkatkan efisiensi kita sebagai pekerja-pekerja Kristus.”

Christ’s Object Lessons 335.5

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

10 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago