Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 87 – Pentingnya Menghitung dan Mencatat

Saat merenungkan pasal ini, tentu ada pelajaran yang mungkin saja berbeda bagi masing-masing kita. Hari ini saat saya membaca pasal ini, saya tertarik dengan sebuah ayat, yaitu: “TUHAN menghitung pada waktu mencatat bangsa-bangsa: ‘Ini dilahirkan di sana.’” (Mazmur 87:6)

Saya tertarik dengan kata “menghitung dan mencatat” yang terdapat di ayat tersebut. Mengapa? karena dari sini saya bisa belajar bahwa TUHAN kita adalah TUHAN yang teratur. Apakah menghitung dan mencatat itu penting? Mari kita bahas pada renungan hari ini.

Bukankah kita juga diajarkan untuk teratur di dalam kehidupan kita? Contohnya kita bisa mencatat apa saja yang akan kita kerjakan di sepanjang hari ini. Pena inspirasi juga memberi saran: “Bilamana engkau bangun pagi-pagi, pertimbangkanlah, sejauh mungkin, pekerjaan yang harus engkau selesaikan pada hari itu. Jika perlu gunakanlah buku kecil untuk mencatat hal-hal yang perlu dilakukan, dan tetapkanlah waktu untuk melakukan pekerjaan itu.” (The Youth’s Instructor, January 28, 1897, par. 7)

Jadi penting sekali untuk kita mencatat, bahkan juga mencatat hasil dari pembelajaran kita akan firman TUHAN. Penjelasan lengkapnya bisa tonton penjelasan di: https://youtu.be/I2F_ctyK2rA.

Sekarang mengenai menghitung. Ada yang perlu kita hitung sehubungan dengan persepuluhan. Itulah sebabnya Alkitab mencatat, “Mengenai segala persembahan persepuluhan dari lembu sapi atau kambing domba, maka dari segala yang lewat dari bawah tongkat gembala waktu dihitung, setiap yang kesepuluh harus menjadi persembahan kudus bagi TUHAN.” (Imamat 27:32)

Jadi penting kita mencatat serta menghitung penghasilan atau hasil kerja kita agar kita bisa memberikan persepuluhan bagi TUHAN.

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh menjadi penuntun dalam hidup kita untuk menjadi orang yang teratur dan menyadari pentingnya mencatat dan menghitung.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 4) – Bermegah dalam Pengharapan

Setelah mengatakan bahwa melalui Kristus kita memperoleh jalan masuk kepada kasih karunia, Paulus melanjutkan dalam…

12 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

5 days ago