Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 72 – Nubuatan-Nubuatan yang Membuat Setan Takut

Kira-kira nubuatan apa saja yang membuat Setan takut dan gemetar? Mari kita baca pena inspirasi di bawah ini:

“Ketika firman Allah yang ditulis itu diberikan melalui nabi-nabi Ibrani, Setan dengan rajin mempelajari pekabaran-pekabaran mengenai Mesias. Dengan cermat ia meneliti perkataan-perkataan yang melukiskan secara garis besar dengan jelas dan pasti akan pekerjaan Kristus di antara manusia sebagai korban yang menderita dan sebagai raja yang menaklukkan. Dalam gulungan-gulungan kertas sebagai Kitab-kitab Perjanjian Lama ia membawa bahwa Dia yang akan datang itu akan diseret ‘seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian,’ ‘Begitu buruk rupanya. . . dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi.’ Yesaya 53:7; 52:14. Juruselamat manusia dijanjikan akan ‘dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; . . . dipikul dan ditindas Allah;’ namun Ia juga akan menjalankan kuasa-Nya yang dahsyat dalam rangka ‘memberi keadilan kepada orang-orang yang tertindas.’ Ia harus ‘menolong orang-orang miskin,’ dan ‘meremukkan pemeras-pemeras.’ Yesaya 53:3, 4; Mazmur 72:4. Nubuatan-nubuatan ini menyebabkan Setan takut dan gemetar; namun ia tidak mau melepaskan niatnya untuk menghalang-halangi jika mungkin, jaminan rahmat Yehova untuk penebusan bangsa yang hilang itu. Ia bertekad membutakan mata orang-orang, sejauh yang mungkin dapat dilakukannya, kepada makna sesungguhnya nubuatan-nubuatan mengenai Mesias, supaya menyediakan jalan untuk menolak Kristus pada waktu kedatangan-Nya.”

Para Nabi dan Raja 398.1

Pelajaran apa yang kita bisa dapat dari sini?

Pertama, Setan rajin mempelajari dengan cermat dan teliti pekabaran-pekabaran tentang Mesias. Jadi, kita seharusnya juga mempelajarinya dengan cermat dan teliti dengan tujuan agar kita beroleh selamat.

Kedua, setan tidak ingin kita mengerti nubuatan Mesias, sehingga ia akan melakukan segala cara untuk membutakan mata kita dan akhirnya menolak Kristus. Oleh karena itu, berdoalah dengan sungguh-sungguh agar kita dimampukan untuk melihat dengan jelas antara yang benar dan salah.

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh mengingatkan kita semua untuk setia kepada Tuhan dan jangan sampai dibutakan oleh kesenangan dunia yang bersifat sementara yang ditawarkan oleh Setan (entah itu jabatan, kekayaan, dll) kepada kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 3) – Wajah yang Bersinar di Tengah Tekanan

Stefanus berada dalam situasi yang tidak mudah. Ia difitnah, dituduh, dan dihadapkan pada Mahkamah Agama.…

7 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 2) – Stefanus

Kemarin kita telah melihat bagaimana tujuh orang dipilih untuk melayani. Dari antara mereka, Alkitab secara…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 1) – Tujuh Orang Dipilih

Pertumbuhan jemaat tidak selalu berjalan mulus—sering kali justru membawa tantangan. Dan sering kali, masalah terbesar…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 5 – Kepura-puraan

Apakah mungkin seseorang terlihat rohani di luar, tetapi sebenarnya tidak jujur di hadapan Tuhan? Pasal…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 4 – Tidak Pernah bisa Dibungkam

“Di segala zaman, saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah membiarkan diri mereka dicela dan dianiaya demi…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

1 week ago