Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 54 – Allah adalah Penolongku

Pasal ini diawali dengan penjelasan di ayat kedua pada versi TB bahwa pasal ini adalah nyanyian pengajaran Daud, “ketika orang Zifi datang mengatakan kepada Saul: ‘Daud bersembunyi kepada kami.’” (Mazmur 54:2)

Jika kita mencari di Alkitab elektronik kata “Zifi” maka kita tidak akan menemukannya, tetapi saat kita melihat tanda asteris * pada Alkitab elektronik (Sabda atau Yuku), maka akan diarahkan ke 1 Samuel 23:19 dan 26:1 yang berbunyi demikian, “Datanglah orang Zif kepada Saul di Gibea serta berkata: ‘Daud menyembunyikan diri di bukit Hakhila di padang belantara.’” (1 Samuel 26:1)

Jika kita membaca kisah lengkapnya atau membaca kisah Daud saat dikejar-kejar oleh Saul dan mau dibunuh, maka kita dapati bahwa Daud selalu dilindungi Tuhan sehingga bisa selamat dari kejaran Saul. Begitu juga saat orang Zif memberitahu keberadaan Daud kepada Saul, Daud pada akhirnya tetap selamat.

Jika kita membaca kisahnya, maka kita akan melihat bagaimana Daud sudah beberapa kali melarikan diri dari satu tempat ke tempat yang lain. Daud sendiri melihat bagaimana Allah menolongnya. Itulah sebabnya di pasal ini ada kalimat “Sesungguhnya, Allah adalah penolongku; Tuhanlah yang menopang aku. Sebab Ia melepaskan aku dari segala kesesakan, dan mataku memandangi musuhku.” (Mazmur 54:6, 9)

Walaupun pasal ini diawali dengan keluhannya mengenai musuh-musuhnya kepada Allah dan juga meminta pertolongan, tetapi pada pertengahan dan akhir pasal ini, ia mengatakan bahwa Allah adalah penolong yang melepaskannya dari musuh.

Oleh karena itu, jika hari ini kita merasa seperti Daud atau ketika kita merasa dalam keadaan yang susah, maka kita bisa membaca atau mendengarkan Mazmur pasal 54.

Kiranya Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

19 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago