Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 139 – Pemandu yang Sempurna

Ada sebuah kisah serombongan orang yang tersesat di hutan saat akan menuju ke air terjun hingga akhirnya perlu tim SAR untuk membantu mencari rombongan ini.

Kisah ini berawal dari seorang bapak yang sudah memberitahu kepada rombongan ini bahwa jalan menuju air terjun tersebut tidak mudah dan susah ditemukan. Oleh karena itu bapak tersebut menyarankan untuk menggunakan pemandu, tetapi mereka bersikeras untuk tidak menggunakan pemandu karena mereka merasa pasti bisa menemukan air terjun tersebut.

Mungkin kita juga sering seperti rombongan itu yang menolak untuk dipandu oleh pemandu yang sudah ahli, padahal kita baru saja di tempat itu dan tidak biasa. Begitu juga kehidupan kita. Kita butuh pemandu yang sempurna yang tidak akan pernah salah dan tidak akan pernah menyesatkan kita. Siapakah itu? Itu adalah TUHAN. Ia tidak akan pernah di dalam menuntun kehidupan kita.

Jadi, percayakan segala rencana, keputusan, dan kehidupan kita ke dalam tangan-Nya karena Ia adalah pemandu terbaik.

Berdoalah seperti pemazmur, “Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!” (Mazmur 139:23-24)

Kiranya pagi ini kita berdoa seperti itu dan selalu meminta tuntunan TUHAN di dalam segala sesuatu yang akan kita lakukan, rencanakan, atau putuskan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

19 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

6 days ago