Renungan Kitab Keluaran

Perenungan Keluaran 37 – Semua Ada Tujuannya

Jika kita memperhatikan keseluruhan pasal 37, maka kita akan melihat bahwa ada banyak penjelasan rinci dari setiap perabotan di kemah suci.

Penjelasan dari setiap perabotan mulai dari kayu yang digunakan, ukuran, disalut dengan apa, dan detail lainnya dijelaskan di pasal ini. Pelajaran apa yang bisa kita pelajari dari sini?

Dari sini kita belajar bahwa Tuhan selalu memberikan petunjuk yang rinci. Mulai dari pembangunan bahtera Nuh dan juga kemah suci, semuanya sangat rinci. Artinya Tuhan kita adalah orang yang detail, selain itu di setiap detail perabotan di kemah suci tentu memiliki makna atau tujuan.

Contohnya adalah pembuatan tabut. Perhatikan ayat di bawah ini:

Mengapa perlu gelang di empat penjuru tabut itu?

Jadi itu diperlukan untuk mengangkut tabut.

Dan kita bisa pelajari setiap detail tersebut. Semuanya tentu ada tujuannya. Tuhan tentu punya alasan mengapa menggunakan kayu dan logam tersebut. Setiap hal yang Tuhan perbuat dalam kehidupan kita ada maksud dan tujuannya. Dan itu pasti adalah sesuatu yang baik. Karena “… segala sesuatu yang terjadi atas diri kita adalah untuk kebaikan kita, jika kita mengasihi Allah dan menyesuaikan diri dengan rencana-rencana-Nya.” (Roma 8:28 – Firman Allah Yang Hidup)

Selain itu, semua yang ditulis di dalam Alkitab punya tujuan. Marilah kita pelajari Alkitab kita dengan saksama agar kita bisa mendapatkan mutiara-mutiara yang berharga. Jangan hanya mempelajari Alkitab secara garis besar saja.

Ingatlah bahwa “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Timotius 3:16)

Kiranya renungan hari ini boleh mengingatkan kita bahwa semua yang terjadi dalam hidup kita dan semua yang ditulis di Alkitab tentu punya tujuan dan tujuannya adalah untuk kebaikan kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 5) – Aku Percaya kepada Allah

Di tengah badai yang belum juga reda, ketika semua orang mulai kehilangan harapan, Paulus berdiri…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 4) – Bersandar pada Tuhan

Badai terus mengamuk. Hari demi hari berlalu tanpa tanda-tanda cuaca akan membaik. “Setelah beberapa hari…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 3) – Di Tengah Badai

Tidak lama setelah kapal meninggalkan Pelabuhan Indah, keadaan berubah secara drastis. Alkitab mencatat: “Tetapi tidak…

5 days ago