Renungan Kitab Hosea

Perenungan Hosea 8 – Pentingnya Persetujuan TUHAN

Apa saja yang dilakukan oleh bangsa Israel sehingga TUHAN sampai memberikan peringatan kepada mereka? Salah satu yang dicatat adalah di dalam Hosea 8:4.

“Mereka telah mengangkat raja, tetapi tanpa persetujuan-Ku; mereka mengangkat pemuka, tetapi dengan tidak setahu-Ku. Dari emas dan peraknya mereka membuat berhala-berhala bagi dirinya sendiri, sehingga mereka dilenyapkan.”

Hosea 8:4

Jadi, bangsa Israel membuat berhala dan tentu saja menyembah allah lain. Tetapi selain itu, ternyata mereka juga mengangkat raja dan pemuka tanpa persetujuan TUHAN.

Dari sini kita belajar bahwa pentingnya kita meminta persetujuan TUHAN. Penting sekali kita bertanya kepada TUHAN sebelum kita memutuskan segala sesuatu. Jangan pernah kita lalai bertanya kepada TUHAN karena akan berakibat buruk bagi kita.

Ada salah satu peristiwa yang dicatat di dalam Alkitab, yaitu di dalam 1 Tawarikh 14:8-11 di mana Daud bertanya terlebih dahulu kepada TUHAN sebelum melawan orang Filistin dan kisah ini berakhir dengan Daud mengalahkan orang Filistin.

Kisah yang lain adalah di saat mereka tidak bertanya kepada TUHAN seperti kisah yang dicatat di dalam Yosua 9, yaitu saat mereka tidak bertanya mengenai Gibeon kepada TUHAN, ketika mereka “… tidak meminta keputusan TUHAN” (Yosua 9:14), maka beberapa hari kemudian mereka sadar bahwa mereka telah ditipu dan akhirnya mereka bersungut-sungut.

Dari dua kisah ini, manakah pengalaman yang ingin kita miliki? Maukah kita juga memiliki pengalaman seperti Daud yang akhirnya mendapatkan kemenangan karena bertanya kepada TUHAN lebih dahulu? Jika iya, maka marilah kita bertanya kepada TUHAN dalam setiap keputusan yang akan kita ambil.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago