Renungan Kitab 1 Tawarikh

Perenungan 1 Tawarikh 19 – Salah Paham dan Kecurigaan

1 Tawarikh 19 menceritakan tentang konflik antara Raja Daud dan bani Amon. Kisah ini dimulai ketika raja Amon, Nahas, meninggal, dan anaknya Hanun menggantikannya. Daud ingin menunjukkan belas kasihan kepada Hanun karena hubungan baiknya dengan Nahas. Namun, para pemimpin Amon mencurigai niat Daud dan mempermalukan para utusannya dengan mencukur setengah janggut mereka dan memotong pakaian mereka. Tindakan ini mempermalukan Israel dan memicu peperangan.

“Mereka tidak dapat mengerti akan roh Daud yang murah hati dalam mengirimkan ucapan simpatinya itu. Apabila Setan mengendalikan pikiran manusia, ia akan membangkitkan iri hati dan kecurigaan yang akan menyalahtafsirkan maksud yang paling baik sekalipun. Dengan mendengar para penasihatnya itu, Hanun menganggap pesuruh-pesuruh Daud itu sebagai mata-mata, dan menghujani mereka dengan ejekan dan nistaan.”

Patriarchs and Prophets 714.2

Ada dua pelajaran yang ingin saya bagikan.

Pertama, salah paham dan kecurigaan yang tidak berdasar bisa membawa konflik dan juga kehancuran. Kita perlu belajar untuk tidak terburu-buru berprasangka buruk terhadap orang lain.

Kedua, Hanun, karena mendengar nasihat yang salah, mempermalukan utusan Daud dan menciptakan konflik besar. Ini mengajarkan bahwa kita harus berhati-hati dalam mendengarkan nasihat dan tidak terburu-buru menilai niat orang lain.

Kiranya kita bisa lebih bijak lagi di dalam bersikap dan jangan biarkan Setan mengendalikan pikiran kita. Mari kita lebih banyak berdoa dan membaca Firman Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

1 day ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 1) – Abraham Dibenarkan karena Iman

Setelah dalam Roma 3 Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

6 days ago