Renungan Kitab 1 Samuel

Perenungan 1 Samuel 20 – Sahabat

Apakah kita adalah sahabat yang baik? Sahabat yang selalu ada dalam suka maupun duka?

Mari kita membaca pasal ini. Dari sini kita bisa melihat bagaimana eratnya persahabatan antara Yonatan dan Daud.

Alkitab mencatat, “Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.” (Amsal 17:17)

Apakah kita sudah menjadi sahabat atau saudara dalam kesukaran? Jadilah sahabat atau saudara yang juga mau menemani di kala susah, bukan hanya saat senang.

Sahabat yang baik bukan hanya datang ketika butuh, tetapi akan selalu ada ketika kita terpuruk.

Ketika kita mungkin kecewa dengan sahabat kita, ingatlah ada seorang sahabat yang bahkan rela “memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” (Yohanes 15:13)

Siapakah Dia? Dia adalah Yesus. Dia adalah sahabat sejati kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 5) – Bermegah dalam Kesengsaraan

“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu,…

23 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 4) – Bermegah dalam Pengharapan

Setelah mengatakan bahwa melalui Kristus kita memperoleh jalan masuk kepada kasih karunia, Paulus melanjutkan dalam…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

6 days ago