Renungan Kitab 1 Raja-Raja

Perenungan 1 Raja-raja 7 – Roh Keserakahan

Saya tertarik dengan Hiram dari Tirus. Kisah lengkapnya bisa dibaca di buku Para Nabi dan Raja bab 4 dengan judul “Akibat-Akibat Pendurhakaan.” Ada hal menarik yang dicatatkan oleh pena inspirasi mengenai Hiram dari Tirus yang adalah anak seorang janda dari suku Naftali, sedangkan ayahnya orang Tirus. Mari kita bahas.

Renungan hari ini panjang, jadi sediakan waktu khusus untuk membacanya.

Kalau ingat pembahasan renungan kita di kitab Keluaran tentang bait suci atau kemah suci, maka kita seharusnya ingat bagaimana kemah suci ini dibangun di padang belantara. Pembangunan ini “dilakukan oleh orang-orang terpilih yang dikaruniai Allah kecakapan dan keahlian yang Istimewa [lihat Keluaran 35:30-35; 36:1].” (Prophets and Kings 62.2)

Keturunan orang yang memiliki talenta atau keahlian tersebut awalnya ada orang yang “… bersikap rendah hati dan tidak mementingkan diri sendiri; tetapi lambat laun, hampir tidak terasa mereka kehilangan pegangan dan kerinduan melayani dengan tidak mementingkan diri sendiri pada Allah. Mereka meminta bayaran yang lebih tinggi atas pekerjaan mereka, oleh karena kelebihan mereka dalam kecakapan sebagai tenaga ahli dalam bentuk seni. Telah beberapa kali terjadi tuntutan mereka dipenuhi, tetapi lebih sering mereka kedapatan bekerja pada bangsa-bangsa di sekelilingnya. Di tempat roh penyangkalan diri yang agung yang dulu memenuhi hati para leluhur mereka sebagai leluhur teladan, mereka ketagihan dengan roh keserakahan yang suka mengeruk keuntungan terus-menerus. Untuk memenuhi keinginan mereka yang mementingkan diri sendiri, mereka memanfaatkan keahlian yang dikaruniakan Allah untuk melayani raja-raja bangsa kafir, dan meminjamkan talenta mereka untuk menyempurnakan pekerjaan-pekerjaan yang tidak menghormati Khalik mereka.” (Prophets and Kings 62.3)

“Dari antara orang-orang inilah Salomo mencari seorang tenaga ahli untuk mengawasi pembangunan bait suci di Gunung Moria.

Prophets and Kings 63.1

“Dengan demikian sebagai kepala barisan tenaga kerja Salomo telah ditempatkan seorang yang semangat kerjanya tidak dibarengi dengan suatu kerinduan yang tidak mementingkan diri untuk melayani Allah. Ia berbakti pada Mamon, ilah dunia. Sifat akhlak kemanusiaannya telah ditempa dengan asas-asas mementingkan diri sendiri.”

Prophets and Kings 63.3

“Oleh karena keahliannya yang luar biasa, Hiram menuntut bayaran yang tinggi. Lama kelamaan asas-asas salah yang dianutnya berjangkit kepada pembantu-pembantunya. Sementara mereka bekerja dengan dia hari demi hari, merek tergoda kepada kecenderungan untuk membanding-bandingkan upahnya dengan upah mereka sendiri, dan mereka kehilangan pandangan terhadap sifat pekerjaan mereka yang suci. Roh penyangkalan diri telah lenyap dari mereka, dan tempatnya telah diganti oleh roh keserakahan. Akibatnya tuntutan meminta upah yang lebih tinggi, terpaksa dipenuhi.”

Prophets and Kings 64.1

Jadi, karena upah yang lebih tinggi, banyak di antara mereka yang memanfaatkan keahlian yang dikaruniakan Allah untuk melayani raja-raja bangsa kafir.

Roh keserakahan menguasai diri mereka dan roh penyangkalan diri lenyap.

Kita perlu berhati-hati juga agar tidak menjadi seperti mereka. Mari kita lebih banyak berdoa agar roh keserakahan tidak menguasai diri kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 4 (Bagian 1) – Abraham Dibenarkan karena Iman

Setelah dalam Roma 3 Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan…

24 hours ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

2 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 7) – Iman yang Meneguhkan Hukum

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus menutup…

2 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 6) – Tidak Ada Alasan untuk Bermegah

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan melalui iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus mengajukan…

3 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 5) – Salib: Keadilan dan Kasih Allah

Setelah menjelaskan bahwa semua orang telah berdosa dan hanya dapat dibenarkan oleh kasih karunia, Paulus…

4 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 4) – Semua Membutuhkan Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kebenaran Allah diterima melalui iman kepada Yesus Kristus, Paulus menunjukkan mengapa kasih…

5 days ago