Renungan

Pengenal Karaktermu Part 13 – Perkataan yang Menegur Orang Lain

Hari ini kita akan menjawab pertanyaan kemarin, “Bagaimana jika kita dalam upaya untuk menegur atau mengoreksi atau mereformasi orang lain?”

Ada banyak pertanyaan yang muncul mengenai hal tersebut karena orang yang biasanya dalam upaya untuk menegur atau mengoreksi atau mereformasi orang lain dikatakan sebagai orang yang tidak memiliki kasih, semuanya hanya berbicara tentang hukum saja! Lalu apa yang harus kita lakukan?

Ada kutipan menarik dari buku God’s Amazing Grace yang berkata, “Dalam mengoreksi atau mereformasi orang lain kita harus berhati-hati dengan kata-kata kita. Kata-kata itu dapat menjadi bau kehidupan yang menghidupkan atau kematian yang mematikan. . . . Semua orang yang mau menganjurkan prinsip-prinsip kebenaran perlu menerima minyak kasih surgawi. Dalam semua keadaan teguran harus disampaikan dengan kasih. Barulah kata-kata kita akan mereformasi tetapi tidak menjengkelkan. Melalui Roh Kudus-Nya, Kristus akan menyediakan kekuatan dan kuasa. Ini adalah pekerjaan-Nya.” (God’s Amazing Grace 301.5)

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan saat kita dalam upaya untuk mengoreksi orang lain:

Pertama, kita harus berhati-hati dengan kata-kata yang akan kita ambil.

Kedua, kita butuh meminta tuntunan Roh Kudus kita bisa menegur orang dengan kasih. Kita membutuhkan urapan minyak kasih dari Surgawi sehingga kita bisa menegur di dalam kasih Kristus.

Ingatlah bahwa “Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih…” (Kolose 4:6)

Kiranya kita semua sama-sama berdoa dan bergumul agar bisa menegur dengan penuh kasih seperti Kristus, walaupun mungkin tetap ada banyak orang yang tidak menyukai kita seperti mereka yang tidak menyukai Yesus.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

15 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 5) – Yesus yang Hidup

Setelah Paulus naik banding kepada Kaisar, Raja Agripa dan Bernike datang mengunjungi Festus di Kaisarea.…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 4) – Tuhan Sudah Menyiapkan Jalannya

Ketika Paulus naik banding kepada Kaisar, Festus tidak memiliki pilihan selain mengirimnya ke Roma. Keputusan…

6 days ago