Renungan

Menanyakan Standar Terendah

Setiap tempat kerja memiliki standar yang berbeda-beda tergantung siapa tuan mereka.

Kira-kira apa yang akan terjadi jika kita bekerja disana dan kita tidak pernah ada kemajuan dan tidak mencapai standar yang diinginkan oleh tuan tersebut?

Bisa jadi kita mendapat surat peringatan terlebih dahulu, setelah berulang kali kita tidak ada kemajuan dalam mencapai standar mereka, bisa jadi kita akhirnya dipecat.

Lalu apakah Tuhan mempunyai standar? Ya, tentu saja! Tuhan mempunyai standar bagi kita semua.

Jika kita mengatakan bahwa kita mengasihi Tuhan dan Tuhan punya standar, akankah kita meminta dan berharap standar yang rendah?

“Mereka yang merasakan desakan kasih Allah, tidak bertanya seberapa kecil dapat diberikan untuk memenuhi persyaratan Allah; mereka tidak menanyakan standar terendah, namun bercita-cita menyelaraskan diri secara sempurna kepada kehendak Penebus mereka.”

Our Father Cares 43.5

Itulah sebabnya firman Tuhan menasihati kita, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12:2)

Janganlah kita menanyakan standar terendah, tapi marilah kita berdoa dan meminta agar Tuhan menolong kita dalam mencapai standar yang Ia ingin kita capai.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

1 hour ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

5 days ago