Renungan

Jangan Tiru yang Jahat

Orang tua, guru, dan orang yang mengasihi kita kita pasti sering berkata, “jangan meniru yang jahat ya! Tiru yang baik-baik saja.”

Nah, Alkitab sebenarnya sudah lebih dahulu mencatat nasihat yang serupa, Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.” (3 Yohanes 1:11)

Kita diminta untuk tidak meniru yang jahat, tetapi tirulah Kristus yang baik, menurut, suka menolong, penuh dengan penyangkalan diri, suka mengampuni, sabar, rajin, dan lainnya yang kita bisa tiru dalam kehidupan-Nya.

Kiranya kehidupan Kristus selama di dunia ini boleh menjadi teladan bagi kita semua dan kita bisa meniru Dia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

10 hours ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

1 day ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 1) – Abraham Dibenarkan karena Iman

Setelah dalam Roma 3 Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

3 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 7) – Iman yang Meneguhkan Hukum

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus menutup…

3 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 6) – Tidak Ada Alasan untuk Bermegah

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan melalui iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus mengajukan…

4 days ago