Renungan

Bagi Orang-Orang yang Berdosa

Mengapa ada istilah orang berdosa? Apa itu dosa?

Dosa itu ada karena manusia melanggar hukum Allah. Mari kita sama-sama baca ayat ini, “Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.” (1 Yohanes 3:4)

Jadi istilah orang berdosa ini muncul karena orang tersebut melanggar hukum Allah dan akhirnya jatuh dalam dosa. Lalu apa akibatnya jika kita berbuat dosa? Paulus menjawab, “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23)

Dari ayat tersebut kita tahu bahwa kita, yaitu orang-orang berdosa yang sudah jatuh ini membutuhkan kasih karunia Allah yang menyelamatkan kita dari maut.

“Allah suka menganugerahkan kasih karunia bagi mereka yang haus akan air hidup. Kasih karunia itu diberikan kepada setiap orang sesuai dengan kesanggupannya, bukan karena kelayakan kita menerimanya, tetapi justru karena kita merasa tidak layak sama sekali.”

God’s Amazing Grace 10.2

Lalu apakah karena sudah ada kasih karunia, maka Tuhan mengurangi keutuhan hukum-Nya dan kita bisa berbuat dosa yang adalah melanggar hukum Tuhan?

Paulus berkata, “Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!” (Roma 6:15)

“Tetapi Allah tidak menggunakan kasih karunia-Nya untuk mengendorkan keutuhan hukum-Nya . . . . Kasih karunia Allah dan hukum kerajaan-Nya serasi, bagaikan dua orang yang berjalan bergandengan tangan.”

God’s Amazing Grace 10.3

Jadi, marilah kita terima kasih karunia-Nya dan tetap menuruti seluruh perintah-Nya dengan bantuan kekuatan dari Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

17 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

6 days ago