Seri Yunus

Yunus (Bagian 9) – Mengapa Yunus Tidak Segera Dibuang ke Laut?

Kemarin kita sudah membaca kisahnya, yaitu saat orang-orang bertanya apa yang harus mereka lakukan, Yunus menjawab: “Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan tidak menyerang kamu lagi. Sebab aku tahu, bahwa karena akulah badai besar ini menyerang kamu.” (Yunus 1:12)

Apakah Yunus langsung dibuang ke laut? Mari kita perhatikan respon dari orang-orang ini yang dicatatkan di dalam Yunus 1:13.

“Lalu berdayunglah orang-orang itu dengan sekuat tenaga untuk membawa kapal itu kembali ke darat, tetapi mereka tidak sanggup, sebab laut semakin bergelora menyerang mereka.”

Yunus 1:13

Apa artinya? Dari sini kita melihat bahwa orang-orang tidak mau melakukan perbuatan tersebut kepada Yunus. Mereka mulai berusaha dengan sekuat tenaga untuk membawa kapal kembali ke darat, mereka melawan ombak dan angin, tetapi sia-sia saja karena Tuhan tidak menghendakinya sehingga laut bergelora menyerang mereka.

Pelajaran apa yang bisa kita dapat dari kisah ini?

Pertama, sia-sia kita berusaha melawan ombak dan angin Tuhan dengan kekuatan sendiri. Oleh karena itu, di dalam setiap permasalahan yang terjadi dalam kehidupan kita, andalkan Tuhan, janganlah mengandalkan diri sendiri karena Alkitab sendiri menasihati kita, “Beginilah firman TUHAN: ‘Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!’ (Yeremia 17:5, 7)

Kedua, Orang-orang ini ingin menyelamatkan diri mereka dengan cara mereka sendiri, yaitu mendayung sekuat tenaga, padahal penyebabnya adalah karena Yunus. Apa yang seharusnya mereka lakukan? Mereka harus membuang Yunus yang adalah penyebab malapetaka ini. Begitu juga dengan kita. Jika kita ingin selamat, kita harus bergantung pada Kristus, bukan mengandalkan diri sendiri dan kita harus membuang dosa-dosa kita yang menyebabkan kita tidak selamat. Itulah sebabnya ada nasihat yang diberikan kepada kita, yaitu “Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.” (Yakobus 1:21)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 4) – Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kehidupan

Setelah mengingatkan kita bahwa bukan hanya mendengar firman, tetapi juga melakukannya, Paulus melanjutkan dengan teguran…

13 hours ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 3) – Mendengar atau Melakukan?

Setelah berbicara tentang penghakiman Allah yang adil, Paulus membawa kita kepada sesuatu yang sering kali…

2 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 2) – Allah Menghakimi dengan Adil

Setelah mengingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain, Paulus mengarahkan perhatian kita kepada satu hal…

3 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

5 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

6 days ago