Seri Ketika Ia Dicobai

Ketika Ia Dicobai Part 29 – Pencobaan Ketiga (2) Tawaran Yesus atau Setan

Kemarin kita sudah membahas mengenai pencobaan ketiga. Apa hubungannya dengan kehidupan kita saat ini?

“Dengan pencobaan itu juga Setan menghampiri manusia, dan dalam hal inilah ia mendapat sukses yang lebih baik daripada dengan Kristus.”

The Desire of Ages 130.2

Jadi pencobaan ini sukses saat dihadapkan kepada kita manusia. Kita harus berhati-hati.

“Kepada manusia ditawarkannya kerajaan dunia ini dengan syarat bahwa mereka mau mengakui kedaulatannya. Ia menuntut supaya mereka mengorbankan kejujuran, mengabaikan angan angan hati, memanjakan sifat mementingkan diri.”

The Desire of Ages 130.2

Apakah kita sering juga mendapatkan tawaran yang harus mengorbankan kejujuran? Jika ya, maka ingatlah bahwa itu bukanlah berasal dari Tuhan!

Ingatlah bahwa Yesus mengatakan, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33)

Tetapi Setan berjalan di samping mereka dan berkata, “Apa pun yang mungkin benar tentang hidup yang kekal, supaya mendapat sukses di dunia ini engkau mesti berbakti kepadaku. Aku memegang kesejahteraanmu pada tanganku. Aku dapat memberikan kepada mu kekayaan, kesenangan, kehormatan, dan kebahagiaan. Dengarkanlah nasehatku. Janganlah biarkan dirimu dihanyutkan oleh paham yang ganjil tentang kejujuran dan pengorbanan diri. Aku akan mempersiapkan jalan di hadapanmu.” (The Desire of Ages 130.2)

“Demikianlah banyak sekali orang yang teperdaya. Mereka mau hidup untuk melayani diri sendiri, dan Setan merasa puas. Sementara ia memikat mereka dengan harapan kerajaan duniawi, ia memperoleh kekuasaan atas jiwa. Tetapi ditawarkannya apa yang bukan haknya untuk memberikan dan yang segera akan dirampas dari dia. Sebagai balasnya ia menipu mereka dari hak mereka atas warisan segala anak Allah.”

The Desire of Ages 130.2

Bagaimana dengan kita? Manakah yang akan kita dengarkan, pilih, dan percaya? Ucapan dan tawaran Yesus atau Setan? Jawablah dalam hati kalian masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

8 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

5 days ago