Seri Ketika Ia Dicobai

Ketika Ia Dicobai Part 18 – Pencobaan Besar yang Pertama (12) Masa Kesukaran

“Dalam peperangan besar yang terakhir dengan Setan kelak, orang-orang yang  setia kepada Allah akan melihat segenap andalan duniawi hilang lenyap. Sebab mereka itu tidak mau melanggar Taurat-Nya untuk menurut kuasa duniawi, mereka itu akan dilarang untuk berjual beli.”

The Desire of Ages 121.3

Akan diperintahkanlah kelak bahwa mereka akan dibunuh (Lihat Wahyu 13:11-17) dan “dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.” (Wahyu 13:17)

“Akan tetapi kepada orang-orang yang menurut itu diberikan janji, ‘dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan air minumnya terjamin.’ (Yesaya 33:16). Oleh janji ini anak-anak Allah akan hidup.”

The Desire of Ages 121.3

Apabila bumi ini dibinasakan oleh bala kelaparan kelak, mereka akan diberi makan. “Mereka tidak akan mendapat malu pada waktu kecelakaan, dan mereka akan menjadi kenyang pada hari-hari kelaparan.” (Mazmur 37:19).

Kepada masa kesukaran itu nabi Habakuk memandang dan perkataannya mengungkapkan iman jemaat:

“Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam Tuhan, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.”

Habakuk 3:17,18

Percayalah di masa kesukaran sekalipun, umat Tuhan yang setia tidak akan kekurangan, tidak akan kelaparan, namun akan selalu aman dalam lindungan Tuhan. Jadi, jangan takut! Percayalah kepada Tuhan, bersandar kepada-Nya, dan ikuti perintah-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

11 minutes ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

5 days ago