Seri Makanan yang Mirip Bagian Tubuh

Makanan yang Mirip Bagian Tubuh Bagian 6 – Tomat

Shalom, selamat Sabat!

Kembali lagi kita akan membahas mengenai makanan yang mirip bagian tubuh kita, yaitu Tomat.

Pernahkah anda membelah tomat? Jika pernah, menurut kalian bagian tubuh mana yang mirip dengan tomat yang sudah dibelah?

Jika kita perhatikan baik-baik, bagian dalam tomat ini mirip dengan bilik dan serambi pada jantung kita. Lalu apakah tomat juga baik untuk jantung?

Ya! Tentu saja! Mari kita bahas.

Menurut kalian mengapa tomat berwarna merah? Walaupun mungkin ada tomat yang berwarna lain, tapi umumnya tomat berwarna merah.

Tomat mengandung zat likopen yang membuat tomat berwarna merah. Apa itu zat likopen? Likopen merupakan zat antioksidan yang sangat baik dalam menangkal radikal bebas dan mencegah inflamasi yang tentu baik untuk kesehatan jantung kita.

Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Critical Reviews In Food Science and Nutrition tahun 2017 menyebutkan bahwa efek likopen tersebut bermanfaat untuk kelompok yang memiliki antioksidan dalam darah rendah, atau mengalami tekanan oksidatif tinggi. Kelompok tersebut mencakup lansia, penderita diabetes, dan penderita penyakit jantung.

Selain itu, disebutkan juga bahwa konsumsi konsentrat tomat tertinggi dikaitkan dengan 26 persen pengurangan risiko stroke, 14 persen penurunan penyakit jantung, dan 37 persen risiko kematian yang lebih rendah.

Sama seperti tomat yang berwarna merah karena mengandung zat likopen yang sangat baik dalam menangkal radikal bebas dan mencegah inflamasi, begitu juga dengan darah Kristus yang mengandung kasih yang berguna untuk keselamatan kita.

Itulah sebabnya Alkitab menuliskan, 

“Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.”

1 Petrus 1:18-19

Kiranya renungan kita pada hari Sabat ini boleh membuat kita sadar agar tidak menyia-nyiakan darah Kristus yang sudah dicurahkan bagi kita, yaitu dengan kita hidup sesuai dengan firman-Nya.

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 3) – Pengharapan Kebangkitan

Sebelum melanjutkan pembahasan kisah ini, kita sedikit membahas mengenai kebangkitan. “Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa…

12 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 2) – Hikmat di Tengah Tekanan

Setelah dihadapkan kepada Mahkamah Agama, Paulus mendapati dirinya berada di tengah situasi yang sangat sulit.…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 1) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah ditangkap di Yerusalem, Paulus akhirnya dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi untuk memberikan pembelaan atas…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 6) – Menggunakan Hak dengan Bijaksana

Setelah orang banyak menolak kesaksian Paulus, kepala pasukan Romawi memerintahkan agar Paulus diperiksa dengan cambuk…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 5) – Tetap Setia Meski Ditolak

Ketika Paulus menceritakan bagaimana Tuhan memanggil dan mengutusnya kepada bangsa-bangsa lain, reaksi orang banyak berubah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 4) – Pergilah, Aku Akan Mengutus Engkau

Dalam kesaksiannya kepada orang banyak di Yerusalem, Paulus tidak hanya menceritakan pertobatannya di jalan menuju…

6 days ago