Uncategorized

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 2) – Hati yang Terbuka bagi Tuhan

Setelah mendapat penglihatan tentang orang Makedonia, Paulus dan rekan-rekannya segera berangkat ke Filipi untuk memberitakan Injil.

Pada hari Sabat, mereka pergi ke tepi sungai, tempat orang-orang biasanya berkumpul untuk berdoa. Di sana mereka bertemu dengan beberapa perempuan, dan salah satunya bernama Lidia.

Alkitab menggambarkan Lidia sebagai seorang penjual kain ungu yang takut akan Tuhan. Ketika ia mendengarkan perkataan Paulus, terjadi sesuatu yang sangat penting.

Alkitab mencatat:

Perhatikan bahwa yang membuka hati Lidia adalah Tuhan sendiri.

Paulus memang memberitakan Injil, tetapi Tuhanlah yang bekerja menyentuh hati manusia.

Karena itu, pertobatan sejati bukan hanya soal mendengar firman, tetapi tentang hati yang mau dibukakan oleh Tuhan.

Dan ketika hati Lidia dibukakan, hidupnya berubah. Ia dan seluruh keluarganya memberi diri dibaptis, bahkan ia membuka rumahnya untuk melayani pekerjaan Tuhan.

Banyak orang bisa mendengar firman Tuhan, tetapi tidak semua mau membuka hati.

Ada hati yang keras.

Ada hati yang sibuk dengan dunia.

Ada hati yang mendengar, tetapi tidak mau berubah.

Namun hati yang rendah dan mau diajar akan dipimpin Tuhan kepada kebenaran.

Tuhan bekerja melalui hati yang mau dibentuk.

Firman Tuhan tidak pernah diberi hanya untuk didengar, tetapi untuk mengubah hidup.

Marilah kita meminta kepada Tuhan agar diberikan hati yang lembut dan peka terhadap suara-Nya.

Kiranya hati kita tidak hanya mendengar firman Tuhan, tetapi juga mau diubahkan dan dipakai bagi kemuliaan-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

23 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

5 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 3) – Kematian untuk Sementara

“Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh…

6 days ago