Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

Paulus tidak mengatakan bahwa penderitaan yang kita alami itu ringan atau tidak berarti. Ia sendiri mengetahui bagaimana rasanya menghadapi kesulitan. Namun, ia memiliki keyakinan bahwa penderitaan sekarang tidak sebanding dengan kemuliaan yang Tuhan sediakan bagi umat-Nya. 

Ada kalanya hidup terasa berat. Kita mungkin mengalami kehilangan, sakit, kekecewaan, atau pergumulan yang seolah-olah tidak kunjung selesai. Dalam keadaan seperti itu, kita biasanya bertanya mengapa Tuhan mengizinkan semua ini terjadi. 

Penderitaan dan kerusakan yang saat ini kita lihat dan rasakan bukanlah keadaan akhir yang Tuhan kehendaki bagi ciptaan-Nya. 

Tuhan menjanjikan pemulihan. Akan tiba waktunya ketika penderitaan, kerusakan, dan kebinasaan tidak lagi berkuasa. Kemuliaan yang akan dinyatakan itu jauh melampaui kesulitan yang kita hadapi sekarang. 

Karena itu, jangan mengukur kesetiaan Tuhan hanya berdasarkan keadaan hari ini. Ketika jawaban belum datang dan keadaan belum berubah, kita tetap dapat berpegang pada janji-Nya. 

Penderitaan kita nyata, tetapi pengharapan yang Tuhan janjikan jauh lebih besar. 

Ellen G. White pernah menceritakan sebuah pengalaman yang menyentuh tentang pertemuannya di surga dengan dua pengkhotbah yang telah meninggal sebelum 22 Oktober 1844. Ketika mereka bertemu kembali dalam penglihatan itu, ada sesuatu yang membuat penderitaan masa lalu terasa begitu kecil dibandingkan dengan kemuliaan yang mereka lihat. 

Ellen G. White pernah menceritakan sebuah penglihatan yang menyentuh tentang pertemuannya di surga dengan dua pengkhotbah yang telah meninggal sebelum 22 Oktober 1844.  Siapakah kedua pengkhotbah itu, dan apa yang terjadi ketika mereka bertemu kembali di bawah pohon kehidupan? Kita akan membahasnya pada dalam renungan berikutnya. 

Kiranya janji tentang kemuliaan yang akan datang menguatkan kita untuk tetap bertahan, tetap percaya, dan tetap setia kepada Tuhan di tengah kesulitan. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

6 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 3) – Kematian untuk Sementara

“Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 2) – Pikiran yang Dikuasai Daging atau Roh

“Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut…

5 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 1) – Tidak Ada Penghukuman di dalam Kristus

“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.” Roma 8:1 …

6 days ago