Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 3 (Bagian 1) – Kesetiaan Allah di Tengah Ketidaksetiaan Manusia

Hari ini kita akan mulai dengan sebuah pertanyaan: “Apakah ada keuntungan menjadi umat Allah?” 

Paulus menjawab bahwa ada banyak keuntungan. Salah satunya adalah karena kepada umat-Nya telah dipercayakan firman Allah. Namun kemudian muncul persoalan: bagaimana jika sebagian dari mereka tidak setia? Apakah ketidaksetiaan manusia dapat membatalkan kesetiaan Allah? 

Paulus memberikan jawaban yang tegas: “Sekali-kali tidak! Sebaliknya: Allah adalah benar, dan semua manusia pembohong ….” (Roma 3:4) 

Manusia dapat berubah. Kita dapat berjanji, tetapi gagal menepatinya. Kita dapat berkata akan setia, tetapi dalam kelemahan kita sering kali menyimpang. Namun Allah tidak seperti manusia. Ketidaksetiaan manusia tidak dapat mengubah karakter Allah yang setia. 

Sekalipun manusia gagal, Allah tetap benar dan setia pada karakter serta firman-Nya. 

Sangat menguatkan karena kita mengetahui bahwa kesetiaan Tuhan tidak bergantung pada perubahan perasaan atau keadaan kita. 

Manusia bisa berubah, tetapi Tuhan tidak pernah berubah dalam kesetiaan-Nya. 

Ketika keadaan hidup berubah, Tuhan tetap sama.

Ketika manusia mengecewakan kita, Tuhan tetap dapat dipercaya. 

Namun kesetiaan Allah seharusnya tidak membuat kita merasa bebas untuk hidup sesuka hati. Justru karena Dia setia, kita dipanggil untuk semakin belajar hidup setia kepada-Nya. Kasih dan kesabaran Tuhan bukan alasan untuk terus menjauh, tetapi kesempatan untuk kembali kepada-Nya. 

Pertanyaan bagi kita semua adalah “Apakah saya sungguh-sungguh menghargai kesetiaan Tuhan dalam hidup saya? Dan apakah kesetiaan-Nya mendorong saya untuk semakin setia kepada-Nya?” Jawablah itu dalam hati kita masing-masing. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 15) – Hukum Taurat dan Kasih Karunia

“Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak,…

20 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 14) – Ketaatan Membawa Kehidupan

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 13) – Siapa yang Menguasai Hidup Kita?

“... maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran,…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 12) – Karunia yang Jauh Lebih Besar

Kemarin kita sudah membahas Paulus membandingkan Adam dan Kristus. Melalui Adam, dosa masuk dan membawa…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 11) – Melalui Satu Orang

“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh…

5 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 10) – Dari Jauh Menjadi Dekat

“Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang…

6 days ago