Renungan Kitab Keluaran

Perenungan Keluaran 22 – Bapa bagi Anak Yatim dan Pelindung bagi para Janda

Di dunia ini bukan semua orang yang memiliki saudara atau keluarga utuh, tapi di antara kita  sering kali ada yang janda bahkan banyak juga anak-anak yang yatim piatu. Dan tentu saja Tuhan sangat mengasihi mereka, untuk itu “Hak-hak para janda dan yatim-piatu dijaga dengan cara yang istimewa, dan ditetapkan pula agar keadaan mereka yang tidak berdaya itu diperlakukan dengan lemah lembut.” (Patriarchs and Prophets 310.4)

Perlindungan dan perhatian khusus harus diberikan kepada mereka, mengingat keadaan mereka yang rentan dan tidak memiliki perlindungan yang memadai. Keadilan dan kelembutan harus senantiasa menjadi prinsip utama dalam memperlakukan para janda dan yatim-piatu. Dengan memberikan dukungan serta kesempatan yang adil, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi mereka untuk dapat berkembang secara optimal.

“Tuhan berkata, ‘Jikalau kiranya kamu menganiaya dia sedikit saja, dan mereka itu berseru kepadaku, niscaya kudengar serunya kelak; maka murkaku bernyala-nyala dan aku membunuh kamu dengan pedang dan Istrimu akan menjadi janda dan segala anakmu akan menjadi piatu.’”

Patriarchs and Prophets 310.4

Dengan memberikan perlakuan yang lembut dan penuh kasih, kita dapat membantu mereka melewati masa sulit ini dengan lebih baik. Semoga kebijaksanaan dan kebaikan selalu menyertai para janda dan yatim-piatu dalam setiap langkah mereka.

Kiranya kita memberikan perhatian juga kepada para janda dan juga anak yatim piatu.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

7 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 5) – Aku Percaya kepada Allah

Di tengah badai yang belum juga reda, ketika semua orang mulai kehilangan harapan, Paulus berdiri…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 4) – Bersandar pada Tuhan

Badai terus mengamuk. Hari demi hari berlalu tanpa tanda-tanda cuaca akan membaik. “Setelah beberapa hari…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 3) – Di Tengah Badai

Tidak lama setelah kapal meninggalkan Pelabuhan Indah, keadaan berubah secara drastis. Alkitab mencatat: “Tetapi tidak…

5 days ago