Renungan Kitab Daniel

Perenungan Daniel 10 – Mengosongkan Diri

Saya tertarik membahas ayat yang ke-8 dari pasal ini. Mari kita baca dari beberapa versi Alkitab.

Dalam bahasa aslinya, kata “comeliness” ini adalah hôd yang artinya kemegahan, keagungan, kekuatan.

Artinya kekuatan atau kemegahan yang selama ini Daniel miliki sudah berubah hingga ia tak memiliki kekuatan lagi. Apa artinya? Mari kita baca penjelasan ini di pena inspirasi.

“Dia yang melihat Kristus dalam penyangkalan diri-Nya, kerendahan hati-Nya akan dipaksa mengatakan, seperti Daniel, ketika dia melihat Seorang seperti anak manusia, ‘Aku menjadi pucat sama sekali.’ Daniel 10:8…. dia yang belajar tentang Kristus akan mengosongkan dirinya, dari kesombongan, dari cinta akan keunggulan, dan ada ketenangan di dalam jiwa.”

Thoughts From the Mount of Blessing 15.1

Dari sini kita diingatkan bahwa ketika kita lebih mempelajari lagi tentang Kristus dan melihat kehidupan-Nya, maka kita akan merendahkan diri kita, kita akan membuang segala kesombongan kita, membuang semua yang menjadi kekuatan atau keunggulan kita. Kita akan menyangkal diri dan merendahkan diri kita, walaupun kita adalah seorang yang memiliki banyak harta atau kita memiliki posisi yang tinggi di pekerjaan, atau pun kita seorang yang punya banyak kelebihan. Semuanya ini tidak ada apa-apanya ketika kita berhadapan dengan Tuhan.

Kiranya kita semua bisa menjadi seperti Daniel yang mau merendahkan hati dan mengosongkan diri sehingga tidak ada lagi kesombongan bahkan cinta diri atau pun cinta akan keunggulan kita. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 3 (Bagian 5) – Salib: Keadilan dan Kasih Allah

Setelah menjelaskan bahwa semua orang telah berdosa dan hanya dapat dibenarkan oleh kasih karunia, Paulus…

12 hours ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 4) – Semua Membutuhkan Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kebenaran Allah diterima melalui iman kepada Yesus Kristus, Paulus menunjukkan mengapa kasih…

2 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 3) – Bukan karena Kebaikan Kita

Setelah menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang benar dan semua manusia membutuhkan kasih karunia,…

3 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 2) – Tidak Ada Seorang Pun yang Benar

Setelah menjelaskan kesetiaan Allah, Paulus membawa kita melihat keadaan manusia. Ia berkata, “Tidak ada yang…

4 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 1) – Kesetiaan Allah di Tengah Ketidaksetiaan Manusia

Hari ini kita akan mulai dengan sebuah pertanyaan: “Apakah ada keuntungan menjadi umat Allah?”  Paulus…

5 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 5) – Ibadah yang Berasal dari Hati

Di bagian akhir Roma 2, Paulus membawa kita kepada sebuah pemahaman penting tentang identitas rohani.…

6 days ago