Renungan Kitab 2 Tawarikh

Perenungan 2 Tawarikh 29 – Utama

Pasal ini menceritakan masa Raja Hizkia, seorang pemimpin yang mengembalikan Yehuda kepada Tuhan. Pasal ini banyak berbicara tentang pemulihan, pertobatan, dan kebangkitan rohani.

Ketika membaca pasal ini, saya tertarik dengan ayat 3.

Saat membaca ayat tersebut, saya belajar bahwa di awal pemerintahannya, ia langsung memprioritaskan rumah Tuhan dan ibadah. Kita bisa melihat bahwa Hizkia tidak menunda-nunda dan juga ini menunjukkan kerinduan untuk menempatkan Tuhan sebagai yang utama.

Sekarang mari kita refleksikan diri kita sendiri. Apakah kita menjadikan Tuhan sebagai pusat atau yang utama dalam hidup kita? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

18 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

5 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

6 days ago