Renungan

Prinsip Sederhana Tidak Lagi Menarik

Ada banyak orang-orang muda yang mengaku dirinya sebagai pengikut Kristus, tetapi tidak memiliki teladan Kristus.

Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk generasi ini?

“Kita tidak bisa menutup pintu godaan untuk orang muda, tetapi kita bisa mendidik mereka bahwa kata-kata dan tingkah laku mereka secara langsung terkait dengan kebahagiaan atau kesengsaraan masa depan mereka.”

Confrontation 1971 – 68.1

Orang-orang muda tidak akan terhindar dari godaan-godaan karena musuh menyerang dari segala sisi (mental, fisik, kerohanian, maupun sosial), tetapi mereka bisa diinstruksikan untuk berdiri teguh dalam integritas mereka, memiliki prinsip moral untuk bisa menahan godaan.

Hati-hati dengan segala sesuatu yang menarik pikiran kita sehingga kita lebih menyukai kepelesiran daripada mengasihi Tuhan dan “Perintah sederhana dari Tuhan di dalam firman-Nya disingkirkan karena terlalu sederhana dan kuno, sementara teori yang sia-sia dan samar menarik pikiran dan menyenangkan hati.” (Confrontation 1971 –  68.3)

Apa saja yang Tuhan ingin agar kita lakukan sebagai anak-anak-Nya? Beberapa hal yang kita bisa lakukan antara lain:

Pertama, Tuhan menasihati kita untuk “Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.” (Kolose 4:2)

Kedua, Tuhan ingin kita meneladani orang-orang Berea, yaitu “… setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci…” (Kisah Para Rasul 17:11)

Ketiga, “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” (2 Timotius 4:2)

Keempat, “… selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang…” (Galatia 6:10)

Itulah nasihat atau perintah yang Tuhan berikan pada kita. Biarlah kita bertekun di dalam Tuhan sampai akhir hidup kita. Amin

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

23 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

5 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

6 days ago