Renungan

Pigmen – Sejarah

Seringkah kita mendengar istilah pigmen? 

Pigmen artinya adalah zat warna. Zat warna yang diperoleh dari tumbuhan, bahan mineral seperti tanah liat maupun dari hewan (cangkang kerang dll).

Pigmen sangat populer digunakan sejak dahulu, untuk melukis atau mewarnai pakaian.

Sejarah mencatat bahwa warna ungu dan biru adalah warna yang sangat sukar diperoleh sehingga hanya para bangsawan yang menggunakan warna tersebut. Namun pada abad ke-16 warna merah berhasil di ekstrak oleh orang spanyol dari serangga sehingga menjadi warna yang populer di amerika. Warna lain juga diperoleh dari tanaman seperti bit merah, kunyit dll. 

Bayangkan! Walaupun pada zaman dulu warna ungu, biru, merah susah diperoleh sebelum abad ke-16, tetapi warna ungu, biru dan merah telah digunakan untuk perlengkapan bait suci dan juga pakaian imam. (Baca Keluaran 25-28).

Seluruh warna tersebut melalui pengembangan teknologi yang sukar hingga saat ini bisa kita gunakan. Tetapi Tuhan sudah memberikan kesempatan kita untuk melihat seluruh pigmen yang ada jauh sebelum ada itu semuanya, yaitu melalui warna-warni yang ada di alam.

Dan salah satu yang bisa kita lihat hingga saat ini adalah melalui peristiwa bias cahaya sehabis hujan, yaitu pelangi yang merupakan bukti lukisan Kasih Tuhan pada manusia seperti tertulis Kejadian 9:13.

Luar biasanya Tuhan kita bisa dilihat melalui alam. Itulah mengapa Alkitab mencatat, “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya.” (Mazmur 19:2)

Biarlah kita selalu melihat kebaikan dan luar biasanya Tuhan kita melalui alam sehingga kita bisa menceritakan kebaikan-Nya kepada orang lain. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 12) – Karunia yang Jauh Lebih Besar

Kemarin kita sudah membahas Paulus membandingkan Adam dan Kristus. Melalui Adam, dosa masuk dan membawa…

6 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 11) – Melalui Satu Orang

“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 10) – Dari Jauh Menjadi Dekat

“Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 9) – Kristus Mati bagi Orang Berdosa

“Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka... Akan tetapi Allah…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 8) – Kasih Allah Dicurahkan dalam Hati

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 7) – Pengharapan yang Tidak Mengecewakan

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh…

5 days ago