Renungan

Pengenal Karaktermu Part 3 – Contoh-Contoh dalam Kehidupan

Jika kemarin kita sudah membahas mengenai berkata jujur atau tidak berbohong, apa saja contohnya dalam kehidupan kita?

Ada beberapa contoh yang harus kita renungkan agar kita bisa lebih terbuka lagi.

Pertama, saat kita ditanyai “Hari ini sibuk?” Mungkin karena kita lagi malas diajak bicara atau pergi, maka kita berbohong berkata sibuk.

Kedua, saat ada orang datang dan kita tidak suka, maka kita akan meminta orang lain berbohong atau kita yang dimintai untuk berbohong dan berkata bahwa “si A tidak ada di rumah” atau lainnya.

Ketiga, zaman sekarang banyak orang yang bercandaan berkata, “tapi bohong” yang artinya jelas-jelas dia sudah berbohong. Banyak dalih berkata, “kan pada akhirnya kita berkata jujur,” tetapi bukankah malaikat sudah mencatat perkataan yang kita ucapkan?

Keempat, pernahkah kita berkata kepada orang di dalam media sosial, “maaf, saya tidak tahu ada chat atau telpon.” Padahal sebenarnya kita tahu tapi malas mengangkat atau membalas? Jika ya, maka kita sudah berbohong.

Kelima, pernahkah kita berbuat salah lalu berkata, “iya, saya memang melakukan kesalahan” walaupun kita tahu akibatnya saat kita berkata jujur? Jika kita pernah, maka kita sudah berkata benar.

Keenam, pernahkah kita dengan berani berkata, “iya, saya kurang suka dengan barang ini atau makanan ini” ataukah kita berbohong mengatakan, “iya saya suka” karena merasa kasihan atau sungkan? Jika kita berani berkata jujur, maka ingatlah! Kejujuran terkadang menyakitkan, tetapi berkatalah jujur dengan cara yang baik.

Mari kita sama-sama belajar untuk menjadi orang yang benar, baik, dan jujur karena Tuhan menasihati kita, “Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu.” (Mazmur 34:14)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 1) – Tujuh Orang Dipilih

Pertumbuhan jemaat tidak selalu berjalan mulus—sering kali justru membawa tantangan. Dan sering kali, masalah terbesar…

16 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 5 – Kepura-puraan

Apakah mungkin seseorang terlihat rohani di luar, tetapi sebenarnya tidak jujur di hadapan Tuhan? Pasal…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 4 – Tidak Pernah bisa Dibungkam

“Di segala zaman, saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah membiarkan diri mereka dicela dan dianiaya demi…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

6 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

7 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 1 – Kuasa untuk Bersaksi

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan…

1 week ago