Renungan

Obat Bagi Pemalas Part 1

“Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.”

Roma 12:11

Tuhan ingin kita menjadi anak-anak yang rajin. Rajin itu seperti apa? Mari kita melihat teladan Kristus.

Kristus adalah seorang tukang kayu (Markus 6:3) dan anak dari tukang kayu (Matius 13:55).

“Kehidupan Kristus sejak dari tahun-tahun yang paling awal merupakan sebuah kehidupan yang penuh dengan kesungguh-sungguhan. Ia tidak hidup untuk menyenangkan diri-Nya sendiri. Ia adalah Putra Allah yang abadi, namun Ia bekerja di perdagangan kayu dengan ayahnya Yusuf. Perdagangan-Nya sangatlah menakjubkan. Ia telah datang ke dunia sebagai pembangun karakter, dan segala perkerjaan-Nya juga sempurna. Di dalam segala pekerjaan duniawi-Nya Ia membawa kesempurnaan yang sama sebagaimana di dalam karakter yang diubahkan oleh kekuatan ilahi-Nya. Ia adalah teladan kita.”

Christ’s Object Lessons 345.2

Lalu bagaimana dengan kehidupan kita sebagai pengikut Kristus?

“Adalah tugas bagi setiap orang Kristen untuk memperoleh kebiasaan dalam keteraturan, ketelitian, dan efisiensi dalam melakukan tugas. Tidak ada alasan untuk berlambat-lambat dan ceroboh dalam hal apapun di dalam pekerjaan. Ketika seseorang selalu bekerja dan pekerjaannya tidak pernah selesai, itu dikarenakan mereka tidak menaruh pikiran dan hati mereka pada pekerjaan itu. Melatih kehendak kita akan membuat tangan kita bergerak dengan tangkas.”

Christ’s Object Lessons 344.1

“Alkitab tidak memberikan persetujuan untuk bermalas-malasan. Itu merupakan kutuk yang paling besar yang menimpa dunia kita. Setiap pria dan wanita yang sungguh-sungguh bertobat akan menjadi seorang pekerja yang rajin.”

Christ’s Object Lessons 343.3

Biarlah kehidupan Kristus bisa menjadi teladan bagi kehidupan kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 3 (Bagian 6) – Tidak Ada Alasan untuk Bermegah

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan melalui iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus mengajukan…

15 hours ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 5) – Salib: Keadilan dan Kasih Allah

Setelah menjelaskan bahwa semua orang telah berdosa dan hanya dapat dibenarkan oleh kasih karunia, Paulus…

2 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 4) – Semua Membutuhkan Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kebenaran Allah diterima melalui iman kepada Yesus Kristus, Paulus menunjukkan mengapa kasih…

3 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 3) – Bukan karena Kebaikan Kita

Setelah menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang benar dan semua manusia membutuhkan kasih karunia,…

4 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 2) – Tidak Ada Seorang Pun yang Benar

Setelah menjelaskan kesetiaan Allah, Paulus membawa kita melihat keadaan manusia. Ia berkata, “Tidak ada yang…

5 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 1) – Kesetiaan Allah di Tengah Ketidaksetiaan Manusia

Hari ini kita akan mulai dengan sebuah pertanyaan: “Apakah ada keuntungan menjadi umat Allah?”  Paulus…

6 days ago