Renungan

Apakah Makan Sambil Minum Itu Baik?

Shalom, selamat Sabat!

Untuk menjawab judul pembahasan kita hari ini, mari kita baca apa yang dituliskan dalam buku Hidup yang Terbaik halaman 287.

Mengenai makan sambil minum dicatatkan, “Ini tidak baik karena semakin banyak kita minum saat makan, maka lebih susah makanan itu dicerna karena cairan harus diserap lebih dahulu sebelum proses pencernaan di mulai.” (Hidup yang Terbaik 287)

Ternyata makan sambil minum itu tidak baik. Karena makanan tersebut akan lebih susah dicerna. Padahal mungkin banyak orang mengira bahwa dengan minum saat makan atau langsung minum setelah makan itu adalah baik untuk mempercepat proses pencernaan.

Di sisi lain saat kita minum sambil makan atau langsung minum banyak air setelah makan itu akan menurunkan tingkat keasaman pada asam lambung sehingga proses pencernaan tidak berlangsung maksimal.

Jadi, jika cara makan saja ada aturan yang benar, maka artinya cara hidup kita pun ada aturan yang benar.

Bagaimana kita bisa tahu cara hidup yang benar? “… Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Timotius 3:15-16)

Oleh karena itu, jadikanlah firman Tuhan sebagai buku pedoman dalam hidup kita.

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

8 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

1 day ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

5 days ago