Seri Harta yang Terpendam

Harta yang Terpendam (Bagian 12) – Apakah Alkitab Sudah Ketinggalan Zaman?

“Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.”

Matius 13:44

Melanjutkan pembahasan mengenai Alkitab. Mungkin banyak orang berkata bahwa Alkitab sudah ketinggalan zaman. Benarkah demikian? Apakah tulisan-tulisan yang ada di Alkitab memang sudah ketinggalan zaman?

“Menurut anggapan banyak orang, akal budi manusia dianggap lebih tinggi dari hikmat Guru Ilahi dan buku pelajaran Allah dianggap sudah ketinggalan zaman, sudah basi dan tidak menarik sama sekali.”

Christ’s Object Lessons 107.6

Apakah semua orang menganggap demikian? Ternyata tidak!

“Tetapi bagi mereka yang telah hidup oleh Roh Kudus tidaklah menganggap demikian. Mereka melihat harta yang amat mahal harganya dan rela menjual segala sesuatu untuk membeli ladang yang menyimpan harta itu. Gantinya buku-buku yang berisi reka-rekaan para penulis terkenal, mereka memilih firman-Nya yang menjadi penulis terbesar dan guru terbesar yang pernah dikenal dunia ini, yang memberikan nyawa-Nya ganti kita, agar perantaraan Dia kita bisa mendapat hidup yang kekal.”

Christ’s Object Lessons 107.6

Ada banyak prinsip-prinsip di Alkitab yang hingga saat ini jika kita terapkan, akan sangat baik hasilnya. Salah satu contohnya adalah saat buang kotoran. Alkitab mencatat, “Di antara perlengkapanmu haruslah ada padamu sekop kecil dan apabila engkau jongkok kada hajat, haruslah engkau menggali lobang dengan itu dan menimbuni kotoranmu.” (Ulangan 23:13)

Prinsip ini adalah prinsip kesehatan dan kebersihan yang sampai sekarang masih berlaku, yaitu prinsip sanitasi. Walau pun mungkin di kota-kota besar saat ini, kita sudah menggunakan alat-alat yang lebih modern. 

Tetapi dari sini kita diingatkan bahwa semua prinsip yang ada di dalam Alkitab tidaklah ketinggalan zaman.

Oleh karena itu, jadikan Alkitab sebagai pedoman atau penuntun kehidupan kita karena pemazmur juga mencatat, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” (Mazmur 119:105)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

23 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

5 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

6 days ago