Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 18

Apakah anda tahu bahwa merpati selalu akan kembali pada sarangnya? Penelitian mengatakan bahwa mengapa merpati dapat kembali pada sarangnya karena merpati memiliki navigasi alami atau kompas yang berada pada paruhnya, yang digunakan untuk menentukan posisi berdasarkan medan magnet bumi.

Menurut penelitian lain, bahwa merpati dapat kembali karena mempunyai daya ingat yang baik sehingga ia akan mengenal tempat tinggalnya. Selain itu merpati menggunakan penciumannya untuk mengenal tempat tinggalnya, sehingga kemanapun merpati pergi ia selalu pulang ke rumahnya. Walaupun merpati tidak di kandang, merpati yang lepas tidak akan pernah jauh dari rumahnya. 

Fakta yang menarik, bukan? Masih ingatkah kita pada pembahasan kemarin bahwa merpati adalah lambang dari Roh Kudus?

Roh kudus dikatakan di dalam Yohanes 14:26  bahwa “… Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”

Yesus mengatakan bahwa Roh Kudus akan “mengajarkan dan mengingatkan” segala sesuatu yang Ia katakan. Apa yang Yesus katakan selama Ia ada di dunia? Salah satunya adalah “Kata Yesus kepadanya: ‘Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.’ (Yohanes 14:6)

Yesus sendiri berkata bahwa Ia adalah jalan dan jika kita menuju suatu tempat maka kita harus mengikuti jalan yang benar dengan bantuan kompas atau navigasi.

Kemana kita akan pergi? “Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat.” (Filipi 3:20)

Ya, tujuan akhir kita adalah kerajaan surga. Tetapi, untuk menuju ke sana kita memerlukan Yesus sebagai jalan yang benar, dan kita memerlukan Roh Kudus sebagai navigasi selama menempuh “Jalan” yang benar itu.

Biarlah kita selalu berdoa meminta tuntunan Roh Kudus di dalam kehidupan kita agar kita tidak salah dalam melangkah atau mengambil keputusan.

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 8) – Kasih Allah Dicurahkan dalam Hati

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh…

15 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 7) – Pengharapan yang Tidak Mengecewakan

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 6) – Kesengsaraan, Ketekunan, dan Tahan Uji

“Dan ketekunan menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan pengharapan.” Roma 5:4 Pada bagian sebelumnya,…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 5) – Bermegah dalam Kesengsaraan

“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu,…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 4) – Bermegah dalam Pengharapan

Setelah mengatakan bahwa melalui Kristus kita memperoleh jalan masuk kepada kasih karunia, Paulus melanjutkan dalam…

5 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

6 days ago