Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 12

Apalagi yang kita bisa pelajari dari burung rajawali?

Apakah kalian tahu bahwa rajawali termasuk binatang yang setia? Rajawali tidak akan meninggalkan pasangannya seumur hidup mereka. Jika burung Rajawali memiliki anak, maka indukan burung rajawali (baik jantan maupun betina) akan merawat anak mereka bersama hingga bertumbuh menjadi rajawali dewasa. Kesetiaan Rajawali juga terkenal karena mereka tidak akan berganti pasangan. Rajawali akan berganti pasangan jikalau pasangan mereka mati. Tetapi sejauh ini belum pernah ditemukan rajawali memiliki banyak pasangan.

Menarik sekali bukan? Burung Rajawali mengajarkan kepada kita, bahwa kita harus setia kepada pasangan kita sampai kematian yang akan memisahkannya. Mengapa?

Tuhan sendiri berfirman, “… Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” (Matius 19:5-6)

Marilah kita setia kepada pasangan kita sampai akhir dan terlebih lagi kepada Tuhan. Mengapa? Ingatlah bahwa di dalam Alkitab, Tuhan sendiri adalah mempelai pria dan kita semua ini adalah mempelai wanita. Tuhan ingin kita setia kepada-Nya.

Itulah sebabnya dikatakan oleh pemazmur, “Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia.” (Mazmur 37:3)

Tuhan menginginkan kita setia di dalam segala aspek kehidupan yang kita jalani. Setia terhadap pekerjaan, setia terhadap pasangan, setia terhadap apa yang kita sembah yaitu Tuhan Pencipta langit dan Bumi.

Mari kita melatih diri sendiri untuk setia mulai dari hal-hal kecil dan marilah kita hidup setia, karena “… orang yang berlaku setia dikenan-Nya.” (Amsal 12:22)

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

4 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

1 day ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

5 days ago