Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 7 (Bagian 8) – Ingin Berbuat Baik, tetapi Tidak Mampu

Paulus mengungkapkan sebuah kenyataan yang tidak mudah diakui: kita bisa memiliki keinginan untuk melakukan yang benar, tetapi tidak mampu melakukannya dengan kekuatan sendiri. 

Kita mungkin bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kita ingin lebih sabar, lebih jujur, lebih mampu mengendalikan diri, dan lebih mengasihi orang lain. Namun, ketika menghadapi situasi yang sulit, kita bisa kembali melakukan hal yang justru ingin kita tinggalkan. 

Mengapa demikian? Karena mengetahui apa yang baik dan memiliki keinginan untuk melakukannya tidak selalu berarti kita memiliki kuasa untuk melakukannya. 

Kadang-kadang kita mencoba berubah hanya dengan memperkuat tekad. Kita berkata, “Mulai sekarang saya pasti bisa.” Tetapi ketika jatuh lagi, kita menjadi kecewa terhadap diri sendiri. Kita mungkin merasa bahwa kita kurang berusaha, lalu mencoba lebih keras tanpa sungguh-sungguh mencari pertolongan Tuhan. 

Paulus menolong kita melihat bahwa masalah dosa jauh lebih dalam daripada sekadar kurangnya niat baik. Kita membutuhkan pertolongan yang tidak dapat kita hasilkan sendiri. 

“Tanpa Kristus, kita tidak dapat menaklukkan satu dosa pun atau mengatasi godaan yang paling kecil sekalipun.”

Testimonies for the Church, vol. 4, 355.1

Namun, menyadari kelemahan bukan berarti kita boleh menyerah dan membiarkan dosa terus menguasai hidup. Sebaliknya, kesadaran itu seharusnya membawa kita untuk lebih bergantung kepada Tuhan. Kita tetap perlu memilih yang benar, tetapi kita tidak boleh mengandalkan kekuatan sendiri. 

Ketika kita merasa sulit mengendalikan amarah, meninggalkan kebiasaan buruk, atau mengampuni seseorang, datanglah kepada Tuhan. Akuilah kelemahan kita dan mintalah pertolongan-Nya untuk melakukan apa yang benar. 

Kiranya kita tidak hanya mengandalkan tekad sendiri, tetapi setiap hari belajar bersandar kepada Tuhan yang sanggup menolong kita dalam pergumulan melawan dosa. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 7 (Bagian 7) – Pergumulan Melawan Dosa

“Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang…

1 day ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 6) – Betapa Seriusnya Dosa

“Jika demikian, adakah yang baik itu menjadi kematian bagiku? Sekali-kali tidak! Tetapi supaya nyata, bahwa…

2 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 5) – Hukum Taurat Itu Kudus dan Baik

“Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.” Roma…

3 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 4) – Dosa Mengambil Kesempatan

“Sebab dalam perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk menipu aku dan oleh perintah itu ia…

4 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 3) – Hukum Taurat Menyatakan Dosa

Paulus mengajukan sebuah pertanyaan penting: apakah hukum Taurat itu dosa? Jawabannya tegas, “Sekali-kali tidak!”  “Jika…

5 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 2) – Melayani dalam Keadaan yang Baru

“Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang…

6 days ago