Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 7 (Bagian 5) – Hukum Taurat Itu Kudus dan Baik

Setelah menjelaskan bagaimana dosa memanfaatkan perintah Allah untuk menipu manusia, Paulus menegaskan satu hal penting: hukum Taurat itu sendiri bukanlah sesuatu yang jahat. Hukum itu kudus, benar, dan baik. 

Mengapa Paulus perlu menegaskan hal ini? Karena ketika hukum Tuhan menunjukkan kesalahan kita, kita bisa saja merasa bahwa hukum itu terlalu keras atau membatasi kebebasan kita. Padahal, masalahnya bukan pada hukum Tuhan, melainkan pada dosa yang ada dalam diri manusia. 

Bayangkan seorang dokter yang memberitahukan bahwa kita sedang sakit. Kabar itu mungkin tidak menyenangkan, tetapi bukan berarti dokter tersebut ingin mencelakakan kita. Sebaliknya, ia sedang menunjukkan keadaan kita supaya kita dapat mencari pertolongan yang tepat. 

Demikian juga, perintah Tuhan menunjukkan jalan yang benar. Ketika kita menyadari bahwa hidup kita tidak sesuai dengan kehendak-Nya, kita tidak seharusnya menyalahkan firman Tuhan. Kita perlu memeriksa hati dan mengakui bahwa kita membutuhkan pertolongan-Nya. 

Perintah Tuhan bukan diberikan untuk merusak kehidupan kita. Tuhan mengetahui apa yang baik bagi manusia. Ketika Dia melarang sesuatu, larangan itu bukan tanpa alasan. Dan ketika Dia memerintahkan kita melakukan sesuatu, Dia sedang menunjukkan jalan hidup yang benar. 

“Dengan menaati hukum Allah, manusia dilindungi seolah-olah dikelilingi pagar yang menjaganya dari kejahatan.”

Thoughts from the Mount of Blessing 52.1

Namun, mengetahui bahwa hukum Tuhan itu baik tidak berarti kita mampu menjalankannya dengan sempurna menggunakan kekuatan sendiri. Kita tetap membutuhkan Kristus untuk mengampuni kita, dan kita membutuhkan pertolongan Roh Kudus untuk membentuk kehidupan kita. 

Karena itu, ketika firman Tuhan menegur kita, jangan buru-buru menolak atau mencari alasan. Belajarlah menerima teguran itu dengan rendah hati. 

Firman Tuhan tidak menjadi salah hanya karena menunjukkan kesalahan kita. 

Kiranya kita semakin menghargai kehendak Tuhan, menerima firman-Nya dengan hati terbuka, dan bersedia dituntun-Nya untuk menjalani kehidupan yang benar. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 7 (Bagian 4) – Dosa Mengambil Kesempatan

“Sebab dalam perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk menipu aku dan oleh perintah itu ia…

1 day ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 3) – Hukum Taurat Menyatakan Dosa

Paulus mengajukan sebuah pertanyaan penting: apakah hukum Taurat itu dosa? Jawabannya tegas, “Sekali-kali tidak!”  “Jika…

2 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 2) – Melayani dalam Keadaan yang Baru

“Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang…

3 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 1) – Menjadi Milik Kristus

Paulus memakai gambaran ikatan pernikahan untuk menjelaskan sesuatu tentang hubungan kita dengan hukum Taurat (Roma…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 9) – Upah Dosa dan Karunia Allah

“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus,…

5 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 8) – Menghasilkan Buah

“Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang,…

6 days ago