Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 7 (Bagian 3) – Hukum Taurat Menyatakan Dosa

Paulus mengajukan sebuah pertanyaan penting: apakah hukum Taurat itu dosa? Jawabannya tegas, “Sekali-kali tidak!” 

Lalu, apa fungsi hukum Taurat? Paulus menjelaskan bahwa melalui hukum Taurat, ia mengenal dosa. Hukum Allah menunjukkan apa yang benar dan yang salah, sehingga kita dapat menyadari ketika pikiran, perkataan, dan perbuatan kita tidak sesuai dengan kehendak-Nya. 

Bayangkan sebuah cermin. Cermin dapat menunjukkan bahwa wajah kita kotor, tetapi cermin itu sendiri tidak dapat membersihkan wajah kita. Demikian juga hukum Taurat: hukum menunjukkan dosa kita, tetapi tidak memiliki kuasa untuk mengampuni dan membersihkan kita dari dosa. 

“Hukum itu adalah cermin yang harus kita pandang dengan saksama untuk melihat diri kita sebagaimana kita terlihat di hadapan Allah.”

The Signs of the Times, March 3, 1881, par. 4

Kadang-kadang kita merasa sudah menjadi orang baik karena tidak melakukan kesalahan besar. Namun, ketika kita sungguh-sungguh memeriksa hati melalui firman Tuhan, kita mungkin menemukan kesombongan, iri hati, kebencian, atau keinginan yang tidak benar. 

Hukum Tuhan menolong kita melihat keadaan diri yang mungkin selama ini tidak kita sadari. 

Ketika menyadari dosa, kita tidak perlu mencari alasan untuk membenarkan diri atau merasa putus asa. Sebaliknya, kita perlu bersikap jujur di hadapan Tuhan dan mengakui bahwa kita membutuhkan pertolongan-Nya. 

Jangan menyalahkan cermin karena menunjukkan kotoran di wajah kita. Demikian juga, jangan menyalahkan hukum Tuhan ketika firman-Nya menunjukkan kesalahan kita. Gunakan kesempatan itu untuk datang kepada Kristus, memohon pengampunan, dan membiarkan Dia memperbarui hidup kita. 

Hukum Taurat menunjukkan dosa kita, supaya kita menyadari betapa kita membutuhkan Kristus. 

Kiranya kita tidak hanya membaca firman Tuhan untuk mengetahui apa yang benar dan salah, tetapi juga membiarkan firman itu menolong kita memeriksa hati dan menuntun kita semakin dekat kepada Kristus. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 7 (Bagian 2) – Melayani dalam Keadaan yang Baru

“Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang…

1 day ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 1) – Menjadi Milik Kristus

Paulus memakai gambaran ikatan pernikahan untuk menjelaskan sesuatu tentang hubungan kita dengan hukum Taurat (Roma…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 9) – Upah Dosa dan Karunia Allah

“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus,…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 8) – Menghasilkan Buah

“Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang,…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 7) – Pengudusan

“... Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan ...…

5 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

6 days ago