Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 7 (Bagian 1) – Menjadi Milik Kristus

Paulus memakai gambaran ikatan pernikahan untuk menjelaskan sesuatu tentang hubungan kita dengan hukum Taurat (Roma 7:2-3). Selama seseorang masih hidup, ikatan hukum itu tetap berlaku. Namun kematian mengakhiri ikatan tersebut. 

Kemudian Paulus menerapkannya kepada kehidupan orang percaya. Melalui kematian Kristus, kita mengalami perubahan mendasar: kita dipanggil untuk menjadi milik Kristus yang telah bangkit dari antara orang mati. 

Mati bagi hukum Taurat bukan berarti hukum Allah menjadi buruk atau tidak lagi penting. Paulus akan menjelaskan bahwa hukum Taurat itu kudus dan baik. Yang perlu kita pahami adalah bahwa hukum tidak dapat menyelamatkan kita dari dosa. Kita membutuhkan Kristus untuk memulihkan hubungan kita dengan Allah. 

“Hukum tidak memiliki kuasa untuk mengampuni pelanggar, tetapi hukum mengarahkannya kepada Kristus Yesus.”

Review and Herald, May 7, 1901, Art. A, par. 3

Ketika kita menjadi milik Kristus, tujuan hidup kita pun berubah. Paulus mengatakan bahwa kita menjadi milik Kristus “agar kita berbuah bagi Allah.” 

“Mereka yang menjadi ciptaan baru di dalam Kristus Yesus akan menghasilkan buah-buah Roh.”

Steps to Christ 58.3

Artinya, kehidupan bersama Kristus seharusnya menghasilkan perubahan yang nyata. Kita mulai belajar mengasihi dengan tulus, mengendalikan perkataan, berlaku jujur, mengampuni, dan melakukan kehendak Tuhan. 

Kita tidak melakukan semua itu untuk membeli keselamatan atau membuktikan bahwa kita layak diterima Tuhan. Sebaliknya, kita belajar hidup benar karena kita telah datang kepada Kristus dan ingin hidup sebagai milik-Nya. 

Kita dipanggil bukan hanya untuk mengenal Kristus, tetapi juga untuk hidup sebagai milik-Nya dan menghasilkan buah bagi kemuliaan-Nya. 

Kiranya setiap hari kita semakin dekat kepada Kristus dan membiarkan kehidupan kita menunjukkan buah dari hubungan kita dengan-Nya. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

9 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 11) – Dibentuk Menjadi Serupa dengan Kristus

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 10) – Allah Turut Bekerja untuk Mendatangkan Kebaikan

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

5 days ago