Renungan Kitab 2 Tawarikh

Perenungan 2 Tawarikh 5 – Sebab Ia Baik

Pasal ini menceritakan kisah mengenai Bait Suci yang sudah selesai dan tabut perjanjian dibawa masuk ke dalamnya.

Para penyanyi dan pemain musik menyembah dengan serempak dan berkata, “Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!”

Jadi, penyembahan mereka bukan sebuah pertunjukkan, tetapi itu adalah pengakuan akan kebaikan dan kasih Tuhan. Dan itu biasanya bukan hanya sekadar nyanyian, tapi pujian yang lahir dari pengalaman kasih-Nya.

Tak heran kita pun harus bisa merasakan sendiri kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita sehingga kita bisa berkata, “Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 7 (Bagian 8) – Ingin Berbuat Baik, tetapi Tidak Mampu

Paulus mengungkapkan sebuah kenyataan yang tidak mudah diakui: kita bisa memiliki keinginan untuk melakukan yang…

21 hours ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 7) – Pergumulan Melawan Dosa

“Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang…

2 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 6) – Betapa Seriusnya Dosa

“Jika demikian, adakah yang baik itu menjadi kematian bagiku? Sekali-kali tidak! Tetapi supaya nyata, bahwa…

3 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 5) – Hukum Taurat Itu Kudus dan Baik

“Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.” Roma…

4 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 4) – Dosa Mengambil Kesempatan

“Sebab dalam perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk menipu aku dan oleh perintah itu ia…

5 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 3) – Hukum Taurat Menyatakan Dosa

Paulus mengajukan sebuah pertanyaan penting: apakah hukum Taurat itu dosa? Jawabannya tegas, “Sekali-kali tidak!”  “Jika…

6 days ago