Renungan

Meditasi Alkitab Itu Menghabiskan Waktu

Pernahkah kita berpikir ataupun berkata bahwa membaca Alkitab, merenungkan Firman Tuhan serta berdoa itu buang-buang waktu saja atau membosankan? Atau sebaliknya mungkin kita berpikir bahwa berdoa, membaca dan merenungkan Firman Tuhan itu sangat menyenangkan?

Jika kita merasa senang, maka bersyukurlah akan hal itu dan tetaplah untuk berdoa, membaca dan merenungkan firman Tuhan. Setelah kita lakukan itu semua, jangan lupa untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi kita yang merasa itu adalah buang-buang waktu atau membosankan, maka bacalah kutipan ini:

“Orang-orang Kristen … harus memupuk kesukaan bermeditasi, dan membiasakan keinginan untuk melakukan renungan. Banyak orang tampak mengeluhkan waktu yang digunakan untuk meditasi, dan menyelidiki Kitab Suci, serta berdoa seolah-olah waktu yang digunakan itu akan hilang.”

Our Father Cares 22.2

Bagi yang mungkin merasa doa, membaca dan merenungkan Firman Tuhan itu membosankan atau buang-buang waktu saja, ingatlah bahwa mulai dari Sekarang kita harus mulai memupuk kebiasaan untuk berdoa, membaca, dan merenungkan Firman Tuhan.

Pemazmur berkata, “Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.” (Mazmur 1:1-3)

Oleh karena itu, marilah kita merenungkan firman Tuhan siang dan malam.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

14 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

5 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

6 days ago