Seri Kepemimpinan Kristen

Kepemimpinan Kristen (Bagian 14) – Yang Paling Cocok

Menurut kalian, orang seperti apa yang paling cocok untuk memikul tanggung jawab?

Jawaban kita bisa beragam, tapi ada hal menarik yang dituliskan oleh pena inspirasi, yaitu “yang paling cocok untuk memikul tanggung jawab dan perintah adalah yang paling menyatakan Allah dalam tabiat, dalam kebaikan, kemurahan, dan kesetiaan yang kokoh kepada pekerjaan dan perbuatan Allah.” (Christian Leadership 12.3)

Itulah sebabnya banyak di Alkitab yang menjelaskan mengenai orang yang mau memiliki jabatan tertentu harus seperti apa.

Apa saja ciri-cirinya?

Seorang penilik jemaat “… haruslah seorang yang tak bercacat, suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang, bukan peminum, bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang, seorang kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya.” (1 Timotius 3:2-4)

Seorang perempuan yang sudah tua, “… hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya, hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat kepada suaminya, agar firman Allah jangan dihujat orang.” (Titus 2:3-5)

Orang muda, dinasihati untuk “… menguasai diri dalam segala hal dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita.” (Titus 2:6-8)

Mari refleksikan diri kita, apakah kita sudah cocok untuk memikul tanggungjawab? Jika belum, berdoalah kepada Tuhan agar kita dimampukan menjadi seperti Dia dalam karakter.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 9) – Kristus Mati bagi Orang Berdosa

“Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka... Akan tetapi Allah…

11 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 8) – Kasih Allah Dicurahkan dalam Hati

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 7) – Pengharapan yang Tidak Mengecewakan

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 6) – Kesengsaraan, Ketekunan, dan Tahan Uji

“Dan ketekunan menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan pengharapan.” Roma 5:4 Pada bagian sebelumnya,…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 5) – Bermegah dalam Kesengsaraan

“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu,…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 4) – Bermegah dalam Pengharapan

Setelah mengatakan bahwa melalui Kristus kita memperoleh jalan masuk kepada kasih karunia, Paulus melanjutkan dalam…

5 days ago