Welcome!

Selamat datang di website Grow—melihat dari dua sisi.






RENUNGAN HARIAN



Tawanan yang setia Part 29 - Sampai Akhir

13-Dec-2019
Tawanan yang setia Part 29 - Sampai Akhir

Pengalaman ini bukanlah cerita yang dibuat sengaja untuk "akhir yang bahagia". 

Ini adalah cerita pengalaman orang yang setia sepanjang zaman dan diberikan kepada kita agar kita tahu bahwa upah dari kesetiaan tidak selamanya dapat terlihat dan tidak selamanya pengalaman itu manis.

Kita belajar bahwa pencobaan itu datang setiap hari dan berkali-kali, tetapi pertanyaannya adalah akankah kita seperti Daniel dan ketiga temannya?

"Pemenuhan dengan ketat terhadap tuntutan-tuntutan surga mendatangkan berkat-berkat badani sama seperti berkat-berkat rohani. Tidak goyah dalam kesetiaannya kepada Allah, tidak mengandalkan kemampuan dirinya, Daniel, dengan keagungan pribadinya dan kejujurannya yang tidak goyah, walaupun masih orang muda, memenangkan "kasih dan sayang" pegawai orang kafir itu yang bertanggung jawab atas dirinya. Daniel 1:9. (PR 318.2)

Sifat-sifat yang sama menandai kehidupannya sesudah itu. Dengan cepat ia beranjak kepada jabatan perdana menteri kerajaan Babel. (PR 318.2)

Melalui pemerintahan raja-raja yang berganti-ganti, yakni kejatuhan suatu bangsa dan berdirinya kerajaan dunia yang lain, begitulah kebijaksanaan dan kepemimpinannya dalam negara, begitu sempurna tindakannya, kesopanannya, kebaikan hatinya yang tulen, kesetiaannya kepada prinsip, sehingga musuh-musuhnya pun dipaksa untuk mengakui bahwa "mereka tidak mendapat alasan apapun atau sesuatu Kesalahan, sebab ia setia." (PR 318.2)

"Dihormati oleh manusia dengan tanggung jawab negara dan dengan rahasia-rahasia kerajaan-kerajaan yang memanggul kekuasaan seluruh dunia, Daniel dihormati Allah sebagai duta-Nya" (PR 318.2 - PR 318.3)

Marilah kita menjadi Daniel, Hananya, Misael, dan Azarya Rohani. Bertahanlah hingga akhir hidup dalam peperangan rohani di dunia ini.

"Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita!... Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan." (Wahyu 2:10)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia Part 28 - Tidak ada Kesalahan

12-Dec-2019
Tawanan yang setia Part 28 - Tidak ada Kesalahan

"Dan Daniel ini mempunyai kedudukan tinggi pada zaman pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu." (Daniel 6:28)

Pengalaman Daniel sebagai seorang negarawan dalam kerajaan Babel dan Media Persia menyatakan kebenaran bahwa seorang pengusaha tidak perlu orang yang membuat rancangan dan berpegang pada kebijaksanaan, tetapi ia adalah orang yang diberi Allah petunjuk pada setiap langkah. (PR 318.1)

Daniel, perdana menteri kerajaan-kerajaan duniawi yang terbesar, pada saat yang sama adalah seorang nabi Allah, yang menerima terang ilham dari Surga. Seorang manusia yang mempunyai keinginan sama seperti kita sendiri, pena ilham melukiskannya sebagai orang yang tidak mempunyai kesalahan. (PR 318.1)

Apa maksudnya tidak mempunyai kesalahan?

Transaksi dagangnya, apabila diteliti dengan saksama oleh musuh-musuhnya, akan didapati satu pun tidak bercacat. Ia adalah teladan terhadap apa yang setiap pengusaha dapat berhasil bilamana hatinya bertobat dan berserah, dan bilamana dorongan hatinya benar pada pemandangan Allah. (PR 318.1)

Ada pelajaran penting bagi kita saat ini. Kita harus menjadi seperti Daniel yang tidak kedapatan kesalahan dalam segala hal.

Bacalah nasihat yang diberikan kepada kita dari kitab Titus.

"Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita." (Titus 2:6-8)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 27 - Pujilah Dia

11-Dec-2019
Tawanan yang setia part 27 - Pujilah Dia

"Kemudian raja Darius mengirim surat kepada orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa, yang mendiami seluruh bumi, bunyinya: 'Bertambah-tambahlah kiranya kesejahteraanmu! Bersama ini kuberikan perintah, bahwa di seluruh kerajaan yang kukuasai orang harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir. Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa.'" (Daniel 6:25-27)

Pada perintah itu raja Darius mengakui dan memuji Allah yang benar. Dengan segala kejadian yang telah raja itu lihat sendiri. Allah tidak akan tinggal diam untuk menyatakan kemuliaan-Nya.

Pujilah Tuhan atas segala perbuatan-Nya. 

"Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." (Wahyu 4:11)

Tuhanlah yang layak kita puji. Oleh karena itu, marilah kita belajar menyatakan kekaguman kita bukan kepada manusia atau kepada alam atau kepada hewan seperti: "Bagus sekali suaramu,hebat!"  tetapi berikanlah segala pujian untuk Pencipta kita. Berikanlah pujian kepada yang Memberikan talenta itu. Seperti raja Darius memuji Allah yang benar dan bukan memberikan pujian itu kepada Daniel. 

"Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya. Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya. Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!" (Mazmur 103:2, 8, 20-22)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 26 - Bagian Tuhan

10-Dec-2019
Tawanan yang setia part 26 - Bagian Tuhan

Setelah kita mempelajari bagaimana upah kesetiaan Daniel, sekarang mari kita mempelajari bagaimana Tuhan bekerja dan memberikan upah bagi yang setia dan orang jahat.

"Raja memberi perintah, lalu diambillah orang-orang yang telah menuduh Daniel dan mereka dilemparkan ke dalam gua singa, baik mereka maupun anak-anak dan isteri-isteri mereka. Belum lagi mereka sampai ke dasar gua itu, singa-singa itu telah menerkam mereka, bahkan meremukkan tulang-tulang mereka." (Daniel 6:24)

Musuh-musuh Daniel akhirnya binasa. 

Marilah kita mempelajarinya, mungkin dengan mata fisik kita orang jahat selalu dalam keadaan yang baik sedangkan orang yang setia tidak baik.

Kita telah mempelajari dari seri awal bagaimana Daniel, Hananya, Misael dan Azarya yang masih muda memperoleh cobaan, jabatan, hukuman mati, tetapi semuanya itu membawa kepada kebahagiaan dan kehidupan kekal.

Ingatlah pada saat di dunia ini terkadang Tuhan mengijinkan orang jahat memperoleh apa yang mereka inginkan. Tetapi Tuhan tidak tinggal diam, karena "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya." (Wahyu 22:12)

Bagian Tuhan adalah memperhatikan, mencatat, dan memberi upah setiap orang. 

Marilah kita terus mengimani dan percaya akan janji itu. Terus hidup dalam kebenaran dan jangan melakukan bagian Tuhan untuk membawa upah atau membalaskan yang jahat kepada musuh kita.

"Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat." (Lukas 6:35)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 25 - Hasil Doa

09-Dec-2019
Tawanan yang setia part 25 - Hasil Doa

"Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya." (Daniel 6:23)

Hasil dari pada kepercayaan Daniel kepada Allah adalah tanpa luka atau tidak celaka. 

"Surga itu sangat dekat dengan mereka yang menderita demi mempertahankan kebenaran." (PR 317.7)

"Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat." (Matius 5:10-11)

"Dari cerita kelepasan Daniel kita dapat mempelajari bahwa pada masa kesukaran dan kesuraman, anak-anak Allah harus berlaku sebagaimana adanya mereka apabila masa depan mereka gilang gemilang dengan pengharapan dan apa yang di sekeliling mereka semuanya adalah yang mereka rindukan. Daniel yang berada di dalam gua singa adalah Daniel yang sama yang berdiri di hadapan raja selaku kepala di antara para menteri negara dan sebagai seorang nabi dari Yang Mahatinggi. Manusia yang hatinya tinggal pada Allah akan tidak berubah pada saat kesukaran besar sebagaimana ia berada dalam kemakmuran, bilamana terang dan kebaikan Allah dan manusia memancar kepadanya. Iman mencapai yang tak tampak, dan menangkap kenyataan-kenyataan kekal." (PR 317.6)

Ingatlah! Jika saat ini kita di dalam kesusahan, Tuhan selalu memperhatikan umatnya. Umatnya yang dalam kebenaran tidak didapati cacat cela pada waktunya Tuhan akan mengangkatnya untuk memperoleh upah kesetiaan.

"Sebab Aku, TUHAN, mencintai hukum, dan membenci perampasan dan kecurangan; Aku akan memberi upahmu dengan tepat, dan akan mengikat perjanjian abadi dengan kamu." (Yesaya 61:8)
 
Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 24 - Tidak Ada yang Mustahil

08-Dec-2019
Tawanan yang setia part 24 - Tidak Ada yang Mustahil

Melalui kebenaran satu orang ini yang memilih untuk mengikuti kebenaran daripada kebijaksanaan, Setan harus dikalahkan dan nama Allah harus dihormati dan ditinggikan. Keesokan harinya pagi-pagi sekali raja Darius segera pergi ke gua itu dan "berserulah ia kepada Daniel dengan suara sayu," "Daniel, hamba Allah yang hidup, Allahmu yang kau sembah dengan tekun, telah sanggupkah Ia melepaskan engkau dari singa-singa itu?" (PR 316.5)

"Apakah Allah-mu sanggup melepaskan dari singa itu?" adalah pertanyaan yang sebenarnya dipenuhi dengan hal kemustahilan dan keraguan. Tetapi apa jawab Daniel?

Lalu kata Daniel kepada raja: "Ya raja, kekallah hidupmu! Allahku telah mengutus malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-apakan aku, karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya; tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan." (Daniel 6:21-22)

Hal yang mustahil, singa yang lapar tidak memakan Daniel. Tetapi itulah kuasa Tuhan, seperti tertulis Lukas 1:37  "Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Hal yang dapat kita pelajari adalah Tuhan membuat sesuatu diluar kemampuan dan pemikiran manusia, sehingga dalam segala hal manusia hanya menjadi sarana pancaran kemuliaan Tuhan.

Pertanyaanya maukah kita menjadi pancaran cahaya surga? Apakah kita mau mempercayai janji-Nya? Apakah kita juga mau menerima setiap jawaban doa?

Allah melakukan segala sesuatu lebih dari pada yang kita minta, dengan catatan lakukanlah segala sesuatu dengan setia dan percaya janji-Nya. Seperti Daniel yang dengan tidak ragu terus berjalan bersama Allah sepanjang hidupnya.

Karena "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita." (Efesus 3:20)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 23 - Semua Orang Tahu

06-Dec-2019
Tawanan yang setia part 23 - Semua Orang Tahu

Jebakan para pejabat kepada Daniel berhasil dan "setelah raja mendengar hal itu, maka sangat sedihlah ia, dan ia mencari jalan untuk melepaskan Daniel, bahkan sampai matahari masuk, ia masih berusaha untuk menolongnya." (Daniel 6:14)

Setelah hukuman itu di jatuhkan, raja berusaha untuk melepaskan Daniel, karena ia sangat menyayangkan orang yang setia dan berintegritas ini harus mati karena jebakan yang sengaja di buat untuk membunuh Daniel.

"Lalu bergegas-gegaslah orang-orang itu menghadap raja serta berkata kepadanya: 'Ketahuilah, ya raja, bahwa menurut undang-undang orang Media dan Persia tidak ada larangan atau penetapan yang dikeluarkan raja yang dapat diubah!'" (Daniel 6:15)

Undang-undang itu tidak dapat di ubah, sudah terlambat untuk mengkaji ulang apakah undang-undang tersebut  baik atau tidak.


Tetapi ada hal yang menarik, yaitu mengenai apa yang dikatakan raja kepada Daniel. 

"... Berbicaralah raja kepada Daniel: 'Allahmu yang kausembah dengan tekun, Dialah kiranya yang melepaskan engkau!'" (Daniel 6:16)

Daniel sangat di kasihi raja sehingga dicatat "... berpuasalah ia semalam-malaman itu; ia tidak menyuruh datang penghibur-penghibur, dan ia tidak dapat tidur." (Daniel 6:18)

Raja tidak dapat tidur dan berpuasa, raja ini mengenal Allah yang di sembah daniel adalah Allah yang berbeda dari kehidupan Daniel.

Dari kehidupan Daniel terpancar suatu kebenaran, tidak heran Alkitab berkata, "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16)

Perbuatan, pemikiran dan juga perkataan Daniel membuat orang mengetahui Allah yang benar. Marilah kita terus berserah dan berubah agar kita menjadi Firman yang hidup dan dari tindakan itu akan memuliakan Bapa di sorga.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 22 - Hasil Doa yang Tekun

05-Dec-2019
Tawanan yang setia part 22 - Hasil Doa yang Tekun

Setelah Daniel berdoa, ternyata orang yang membenci Daniel sengaja masuk untuk menjebak Daniel.

"Lalu orang-orang itu bergegas-gegas masuk dan mendapati Daniel sedang berdoa dan bermohon kepada Allahnya. Orang-orang itu langsung segera pergi ke raja untuk menjalankan rencana jahat, yaitu segera memasukan daniel ke dalam gua singa." (Daniel 6:11)

 Lalu kata mereka kepada raja: "Daniel, salah seorang buangan dari Yehuda, tidak mengindahkan tuanku, ya raja, dan tidak mengindahkan larangan yang tuanku keluarkan, tetapi tiga kali sehari ia mengucapkan doanya." (Daniel 6:13)

Jebakan mereka berhasil. Daniel akhirnya dijatuhkan hukuman untuk masuk ke dalam gua singa.

Apakah yang dapat kita pelajari? Doa Daniel dengan tekun bukan menghasilkan apa yang ia inginkan, mungkin saja ketika Daniel berdoa ia menginginkan sesuatu buruk tidak terjadi, namun bagi pemandangan Allah, Ia menyiapkan sesuatu hal yang bukan kehendak manusia.

"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." (Yesaya 55:8-9)

Daniel adalah seorang pendoa yang tekun hasil dari doanya bukan apa yang dia kehendaki tetapi penyerahan diri. Ia tau bahwa Allah akan menyiapkan sesuatu jauh lebih besar dari apa yang ia kehendaki.
 
"Apabila doa-doa kita rupanya tidak dijawab, baiklah kita berpaut pada janji itu; karena akan tiba waktunya untuk dijawab, dan kita akan menerima berkat yang amat kita perlukan. Tetapi menuntut supaya doa dijawab dengan cara tertentu dan sebagaimana yang kita inginkan, adalah merupakan iman tanpa alasan benar." (KS 90.4)

Allah amat bijaksana sehingga tidak mungkin berbuat salah, dan terlalu berkemurahan untuk menahankan sesuatu perkara yang baik dari mereka yang berjalan dalam kebenaran. Oleh karena itu janganlah takut berharap padaNya walaupun engkau tidak segera mendapat jawab atas doa-doamu. (KS 90.4)

Bergantunglah pada janji-Nya: “Mintalah, maka akan diberi kepadamu.” (Matius 7:7)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 21 - Tetap Berdoa

04-Dec-2019
Tawanan yang setia part 21 - Tetap Berdoa

Kemarin kita belajar bahwa para pejabat ingin menjatuhkan Daniel dengan cara membuat sebuah aturan.

Akhirnya, keluarlah perintah itu yang di sahkan oleh raja darius. Berita itu tersiar sebagai undang-undang yang berlaku selama 30 hari. Mari kita lihat apa yang dilakukan Daniel.

"Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya." (Daniel 6:11)

Daniel mendengar perintah itu akan menghilangkan nyawanya, tetapi ia tetap berdoa.

"Agen-agen Setan inilah yang menggerakkan para wakil raja itu untuk memusuhi dan mencemburui; merekalah yang mengilhami rencana membinasakan Daniel; dan para wakil raja itu, membiarkan diri mereka menjadi perkakas kejahatan, lalu melaksanakan kejahatan itu." (PR 315.3)

"Musuh-musuh nabi itu mengharapkan teguhnya kesetiaan Daniel kepada prinsip demi keberhasilan rencana mereka. Dan mereka memang tidak salah dalam perkiraan mereka tentang tabiatnya. Dengan cepat ia membawa rencana jahat mereka dalam mewujudkan perintah itu, tetapi ia tidak mengubah jalan hidupnya setitik pun. Mengapa kini ia harus berhenti berdoa, pada saat ia sangat perlu berdoa? Lebih baik ia kehilangan nyawa itu sendiri daripada kehilangan pengharapan mendapat pertolongan dari Allah." (PR 315.4)

Bagaimana sikap Daniel? Mungkin secara manusia Daniel merasakan takut, tetapi semakin ia merasakan beban dalam dunia ini, Daniel tau semakin ia harus lebih banyak berdoa.

"Doa adalah membuka hati kepada Allah sebagai kepada seorang sahabat. Doa itu perlu bukan karena supaya Allah mengetahui apa kita sebenarnya, melainkan untuk menyanggupkan kita menerima Dia. Doa bukanlah membawa Allah turun kepada kita, melainkan membawa kita kepadaNya." (KS 87.2)

"Tanpa doa yang tekun dan waspada kita berada di dalam bahaya semakin kurang berhati-hati dan menyimpang dari jalan kebenaran. Setan selalu berusaha terus menghalang-halangi jalan menuju tahta kemurahan itu, supaya kita tidak dapat dengan permohonan yang sungguh-sungguh dan iman memperoleh anugerah dan kuasa melawan pencobaan." (KS 89.2)

Masihkah kita melalaikan doa? Seberapa kesibukan atau hal lain yang menghalangi kita untuk berdoa, ingatlah daniel yang mempertaruhkan nyawanya hanya untuk berdoa.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 20 - Berlindung Kepada . . .

03-Dec-2019
Tawanan yang setia part 20 - Berlindung Kepada . . .

Kerajaan Media dan Persia adalah kerajaan penyembah berhala, mereka tidak mengerti dan tidak tahu siapa Allah yang Daniel sembah.

Mereka hanya berpikir bahwa "Daniel menyembah yang berbeda dengan kita". 

Para pejabat di sana berpikir bagaimana caranya bisa menjatuhkan Daniel. Mereka memperhatikan kehidupannya, tetapi tidak menemukan cacat cela, tetapi mereka memperhatikan kehidupan Daniel yang suka berdoa. Akhirnya ide kejahatan muncul.

Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya!" (Daniel 6:6)

"Kemudian bergegas-gegaslah para pejabat tinggi dan wakil raja itu menghadap raja serta berkata kepadanya: "Ya raja Darius, kekallah hidup tuan Semua pejabat tinggi kerajaan ini, semua penguasa dan wakil raja, para menteri dan bupati telah mufakat, supaya dikeluarkan kiranya suatu penetapan raja dan ditetapkan suatu larangan, agar barangsiapa yang dalam tiga puluh hari menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia kecuali kepada tuanku, ya raja, maka ia akan dilemparkan ke dalam gua singa." (Daniel 6:7-8)

Ide cemerlang untuk kejahatan langsung mereka laksanakan, bisa kita bayangkan bahwa kesempatan ini dilakukan oleh para petinggi pemerintahan yang tercatat yaitu pejabat tinggi, menteri dan bupati. Apakah hal ini mengejutkan, tentu saja, ditengah tanggung jawab dan pekerjaan seorang petinggi dalam bidang apapun seharusnya menjadikan mereka dapat berpikir baik dan menjadi teladan, namun kenyataannya tidak. 

Alkitab mengingatkan kita bahwa "Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia. Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada para bangsawan." (Mazmur 118:8-9)

Artinya tidak ada seorangpun yang dapat kita jadikan teladan kecuali Yesus yang adalah Tuhan kita. Mungkin di dalam dunia ini banyak yang mengecewakan bahkan para petinggi, tetapi ingatlah untuk selalu "berlindung dan percaya kepada Tuhan" saja.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 19 - Manusia yang tidak dapat diperjualbelikan

01-Dec-2019
Tawanan yang setia part 19 - Manusia yang tidak dapat diperjualbelikan

Pejabat tinggi yang merencanakan sesuatu yang jahat mulai mencari-cari kesalahan Daniel.

"Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan terhadap Daniel dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat alasan apa pun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya." (Daniel 6:5)

Tidak ditemukan sesuatu kesalahan pada Daniel, sedikitpun tidak. Dalam segala hal Daniel memiliki tindakan yang bersih. Sama seperti di zaman ini, akankah orang lain melihat kita sebagai orang yang dapat dijatuhkan? Atau orang akan berkata "tidak ada kesalahan untuk dapat menjatuhkan" kepada kita?

Tidak heran kita kembali diingatkan bahwa “Kebutuhan terbesar dunia ini adalah kebutuhan akan manusia—manusia yang tidak dapat diperjualbelikan, manusia yang dalam sanubarinya setia dan jujur, manusia yang tidak segan menyebut dosa sebagai dosa, manusia yang angan-angan hatinya setia kepada tugas seperti jarum menunjuk ke kutub, manusia yang mau berdiri demi kebenaran walau langit runtuh sekalipun.” (Education pg. 57)

Sekalipun saat itu Daniel berdiri sendiri dalam kebenaran, ia tidak pernah takut kehilangan jabatan walaupun ada banyak tekanan dari orang sekelilingnya.

Ingatlah! Tuhan melihat apa yang ada di dalam hati manusia.

"TUHAN mengetahui hari-hari orang yang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya; mereka tidak akan mendapat malu pada waktu kecelakaan, dan mereka akan menjadi kenyang pada hari-hari kelaparan. Orang-orang benar diselamatkan oleh TUHAN; Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan" (Mazmur 37:18-19, 39)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 18 - Kesetiaan Daniel

29-Nov-2019
Tawanan yang setia part 18 - Kesetiaan Daniel

Daniel yang setia kepada Tuhan dan juga setia kepada negara yang dimana ia bekerja membuat ia semakin di kasihi Allah dan juga raja.

Raja Darius melihat bahwa Daniel dalam pekerjaannya ia melebihi segala orang lain. 

Jika kita bisa bayangkan Daniel mungkin memiliki kecakapan dalam segala urusan kerajaan, entah dalam administratif, memiliki pertimbangan yang baik, jujur, tidak suka uang, kerja cepat, semua urusan beres dan lainnya.

Betapa Raja sangat suka memberikan tanggung jawab yang banyak kepada Daniel.

Daniel adalah orang yang dapat dipercaya. Tidak heran dikatakan Daniel 6:4 "Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya." 

Raja akan memberikan posisi utama dalam kerajaannya. Mungkin jika zaman sekarang, Daniel di angkat menjadi wakil presiden.

Tetapi tahukah anda? Bahwa karena Daniel diangkat menjadi pejabat tertinggi, maka pejabat lain banyak yang tidak suka pada Daniel dan merencanakan hal yang jahat pada Daniel.

"Pembawaan Daniel yang tidak ada kesalahannya masih terus membangkitkan rasa cemburu orang-orang yang memusuhinya. " (PR 314.5)

Orang jahat semakin memusuhinya dan ingin membunuhnya, seperti yang dicatat di Alkitab bahwa "Orang fasik mengintai orang benar dan berikhtiar membunuhnya..." (Mazmur 37:32)

Banyak catatan di Alkitab bahwa orang yang benar, setia, dan jujur di benci oleh banyak orang tetapi sama seperti Daniel. Tetapi ia tetap bertahan dan ia memegang janji Tuhan bahwa "TUHAN tidak menyerahkan orang benar itu ke dalam tangannya, Ia tidak membiarkannya dinyatakan fasik pada waktu diadili. Nantikanlah TUHAN dan tetap ikutilah jalan-Nya, maka Ia akan mengangkat engkau untuk mewarisi negeri, dan engkau akan melihat orang-orang fasik dilenyapkan." (Mazmur 37:33-34)

Lakukanlah bagian kita yaitu tetap hidup benar dalam jalan yang Tuhan sudah perintahkan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 17 - Karakter emas

28-Nov-2019
Tawanan yang setia part 17 - Karakter emas

Setelah kita mempelajari ketiga teman Daniel yaitu Hananya, Misael, dan Azarya, sekarang kita akan mempelajari Daniel. 

Daniel adalah seorang yang setia dan juga memiliki integritas yang tinggi.

Apakah integritas itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia integritas adalah mutu, sifat atau keadaan yang menunjukan kesatuan yang utuh sehingga memiliki kemampuan yang memancarkan kewibawaan dan kejujuran.

Daniel adalah seorang yang tidak tergoyahkan dengan keadaan Kerajaan yang berganti-ganti. 

Mari kita perhatikan Daniel 5 dan Daniel 6. Pada pasal dalam kitab tersebut menunjukan bahwa Daniel tetap dalam jabatannya walau raja-raja berganti.

Raja Nebukadnezar menjadikan ia sebagai perdana menteri, Raja Belsyazar menjadikan Daniel sebagai kepala orang berilmu, dan Raja Darius (raja orang Media) kembali mengangkatnya menjadi pejabat tinggi.

"Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya." (Daniel 6:4)

Daniel terpilih kembali untuk mendapat pangkat tertinggi dalam pemerintahan Raja Darius. Mengapa?

Daniel memiliki integritas dan juga tidak memiliki cacat cela atau catatan yang buruk. Sehingga Tuhan terus memelihara kehidupan Daniel.

Tidak heran janji yang Tuhan berikan dalam Firman-Nya mengatakan, "Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela." (Mazmur 84:11).
 
Marilah kita seperti Daniel yang setia kepada Tuhan dan memiliki integritas.
 
Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 16 - Siapakah yang bertahan part 2?

27-Nov-2019
Tawanan yang setia part 16 - Siapakah yang bertahan part 2?

Setelah di bujuk maka raja memberikan kesempatan kedua agar mereka menyembah patung yang telah dibuat Nebukadnezar.

"Sekarang, jika kamu bersedia, demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah menyembah patung yang kubuat itu! Tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari dalam tanganku?" (Daniel 3:15)

Kesempatan kedua ini membuat sebagian orang ragu, bahkan bukan cuma bujukan tetapi sekaligus penghinaan terhadap Allah-nya Hananya, Misael dan Azarya (Sadrakh, Mesakh, Abednego), yang mengatakan "dewa mana yang akan menolong/melepaskan?"

Apa jawab dari ketiga pemuda ini?

"Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." (Daniel 3:16-18)

"Ancaman raja itu sia-sia saja. Ia tidak dapat mengalihkan kesetiaan orang-orang itu pada Raja semesta alam. Dari sejarah leluhur mereka telah mereka pelajari bahwa pendurhakaan kepada Allah mengakibatkan kehinaan, bahaya dan kematian; dan bahwa takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat, yakni landasan segenap kemakmuran yang sejati." (PR 295.5)

Akankah ancaman yang dirasakan dahulu oleh Hananya, Misael dan Azarya akan terjadi pada zaman sekarang? Jawabanya adalah Ya.

Tuhan akan mengijinkan cobaan yang sama yang akan kita alami. Akankah kita bertahan?

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 15 - Siapakah yang bertahan? Part 1

25-Nov-2019
Tawanan yang setia part 15 - Siapakah yang bertahan? Part 1

Setelah perintah itu keluar maka tibalah saatnya perintah itu dijalankan. Seorang yang tidak menyembah patung maka ia haruslah dilemparkan di dalam api yang menyala-nyala.

"Tidak semua orang telah menyembah sujud kepada patung berhala itu yang menjadi lambang kuasa manusia. Di tengah-tengah orang banyak yang menyembah sujud itu terdapat tiga orang yang telah bertekad dengan teguh tidak mau berbuat demikian karena hal itu menghina Allah di surga. Allah mereka adalah Raja atas segala raja dan Tuhan atas segala tuan; tidak ada yang lain lagi yang mereka harus sembah." (PR 295.2)

Ada tiga orang yang bertahan untuk tetap tidak menyembah patung itu, yaitu "... Sadrakh, Mesakh dan Abednego..." (Daniel 3:12)

Ketika disampaikan kepada raja mengenai orang-orang yang tidak mengindahkan titah tuanku, maka Nebukadnezar memanggil mereka.
 
"Orang-orang itu dibawa menghadap dia. "Apakah benar," tanyanya, "bahwa kamu tidak memuja dewaku dan tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu?" Ia berusaha dengan mengancam untuk membujuk mereka supaya bergabung dengan orang banyak." (PR 295.4)

Mereka dibujuk oleh raja, ujian tahap pertama yang mereka alami yaitu bujukan. Hal ini juga akan kembali kita rasakan pada saat cobaan datang, bahkan tawaran yang menarik ada dihadapan kita, apakah keputusan yang akan kita ambil?

Hanyalah dengan bergumul dan meminta pertolongan Tuhan kita akan dapat bertahan dalam iman.

Ingatlah! "Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya." (Mazmur 34:7)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 14 - Setia = Menyembah

24-Nov-2019
Tawanan yang setia part 14 - Setia = Menyembah

Akhirnya patung emas itu selesai dikerjakan. "Patung ini telah dibuat sesuai dengan yang direncanakan, dan suatu perintah dikeluarkan bahwa pada hari peresmian semua orang harus menunjukkan kesetiaan mereka yang tinggi kepada penguasa Babel dengan menyembah sujud di hadapan patung itu." (PR 294.3)

"demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, maka haruslah kamu sujud menyembah patung yang telah didirikan raja Nebukadnezar itu; siapa yang tidak sujud menyembah, akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala!" (Daniel 3:5-6)

Perintah yang dikeluarkan sangatlah jelas! Jika mereka setia kepada raja babel maka mereka haruslah menyembah patung itu.

Perintah untuk menyembah patung itu sangatlah mengerikan karena seorang akan mati jika tidak menurut.

Kehidupan kita sama dengan kehidupan bangsa babel dan seluruh daerah kekuasaan pemerintahan babel. Mungkin saja saat itu tidak seluruh orang setuju dengan menyembah patung itu, tetapi kenyataannya mayoritas mereka menyembah patung itu karena takut akan kematian.

Hari ini kita belajar bagaimana bergumul untuk menyerahkan segala ketakutan kita ditengah dunia ini.

Tuhan mengijinkan hal-hal dengan resiko dan juga bahkan nyawa penggantinya karena Ia mau melihat kesetiaan umat-Nya. 

Mari kita bergumul untuk terus tetap setia dan mengimani Firman Tuhan seperti tertulis dalam Matius 10:39  "Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya."

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Jatuh Cinta Kepada-Nya

23-Nov-2019
Jatuh Cinta Kepada-Nya

Selamat Sabat!

"Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat." (Keluaran 20:8)

Mengapa? Karena Yesuspun "... menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab." (Lukas 4:16)

Kita harus mengikuti apa yang Yesus lakukan dan ajarkan kepada kita. Mengapa? Karena "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup." (1 Yohanes 2:6)

Oleh karena itu, "Jadikan Yesus sebagai patokanmu. Tiru hidup-Nya. Jatuh cintalah pada karakter-Nya. Hidup sebagaimana Kristus menjalani hidup. Suatu mata air baru akan diberikan kepada kemampuan intelektualmu, cakupan luas pada pemikiranmu, bilamana Anda gunakan kekuatanmu untuk hal-hal kekal yang pada hakikatnya adalah agung dan besar." (OFC 93.5)

Kiranya berkat Sabat menjadi bagian kita semua. Amin.

Tawanan yang setia part 13 - Kejatuhan nebukadnezar part 2

22-Nov-2019
Tawanan yang setia part 13 - Kejatuhan nebukadnezar part 2

Sebenarnya dalam Daniel pasal 2, kita akan mengetahui bahwa patung dalam mimpi itu terdiri dari "..... kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga,sedang pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat." (Daniel 2:32-33).

Patung dari emas yang di buat Nebukadnezar sebagai sesembahan seluruh bangsa itu memiliki makna.' emas seluruhnya--yang melambangkan supaya Babel akan menjadi kerajaan yang kekal, tidak dapat dibinasakan, sangat berkuasa, yang akan menghancurkan semua kerajaan yang lain dan berdiri sampai selama-lamanya.' (PR 293.5)

Nebukadnezar memiliki keinginan hati yang terus di dukung oleh orang sekelilingnya yang tidak takut akan Tuhan.

"Dengan suatu perasaan yang menggebu-gebu yang lahir dari ambisi tak terbatas dan kecongkakan diri, ia mengadakan perundingan dengan orang-orang bijaksananya bagaimana kira-kira melaksanakan hal ini. Lupa akan jaminan-jaminan luar biasa yang berkaitan dengan mimpi patung yang besar itu; juga lupa bahwa Allah Israel melalui hamba-Nya Daniel yang telah menjelaskan arti patung itu,...." (PR 294.1)

Kitapun sering seperti nebukadnezar, menjadi seorang yang berambisi dan congkak, dikelilingi dengan lingkungan unggul dunia tetapi tidak unggul dalam iman di hadapan Allah. Kita juga sering lupa akan jaminan berkat apabila kita berjalan bersama dengan Tuhan.

Ingatlah! "Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan." (Amsal 16:18)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Tawanan yang setia part 12 - Kejatuhan nebukadnezar part 1

21-Nov-2019
Tawanan yang setia part 12 - Kejatuhan nebukadnezar part 1

Sekitar bulan September yang lalu, kita membahas tawanan yang setia part 1-11 dan kita akan melanjutkan.

Beberapa waktu yang lalu kita membahas bagaimana Nebukadnezar menyembah Allah yang benar yaitu Allah dari Daniel dan ia memuji Allah karena Allah sanggup menyatakan padanya hal yang tersebunyi dan nubuatan mengenai masa yang akan datang.

Sekarang, kita membahas bagaimana Nebukadnezar berubah. Kita dapat membaca kisah ini kembali di dalam kitab Daniel pasal 3.

Awal yang baik bagi kerohanian Nebukadnezar bagaimana ia bertobat dan sekarang mengenal Allah semesta langit. Namun ternyata ini hanya berlangsung beberapa waktu saja. Mengapa?

Karena "..hatinya belum dibersihkan dari cita-cita duniawi dan suatu keinginan terhadap kebesaran diri. Kemakmuran yang mewarnai pemerintahannya mengisi dirinya dengan kesombongan. Pada saat ia berhenti menghormati Allah, ia kembali lagi kepada penyembahan berhalanya dengan bertambah giat...." (PR 293.3)

Nebukadnezar masih dipenuhi oleh motif yang tidak benar, sehingga menyembah Allah bukan menjadi yang terutama di dalam kehidupannya.

Dalam mimpi Nebukadnezar kepala dari emas merupakan gambaran dari kerajaan Babel tertulis dalam Daniel 2:38  "— tuankulah kepala yang dari emas itu.".
Daniel 3:1

"Raja Nebukadnezar membuat sebuah patung emas yang tingginya enam puluh hasta dan lebarnya enam hasta yang didirikannya di dataran Dura di wilayah Babel."

Akhirnya Nebukadnezar membuat patung untuk di sembah. Betapa cepatnya Nebukadnezar berubah mengingatkan kepada diri kita sendiri.

Apakah kita juga cepat berubah kesetiaan kita pada Tuhan dengan meninggalkan-Nya karena kesibukan, kekayaan atau hal lainnya? Mari kita merefleksikan hal ini.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 22 - Ikutlah Aku

20-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 22 - Ikutlah Aku

Dari semua pelajaran Salomo, ada satu hal yang Tuhan ingin kita lakukan, yaitu jika kita sudah jatuh seperti Salomo, datanglah kepada-Nya.

"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan." (Matius 11:28-29)

"Dengan jamahan yang lemah lembut dari rahmat Juruselamat lenyaplah dari jiwa kenajisan dan ambisi yang tidak berkeputusan, mengubah perseteruan kepada cinta kasih dan ketidakpercayaan kepada keyakinan. Apabila Ia berbicara kepada jiwa, dengan berkata “Ikutlah Aku,” maka penarikan dunia yang mempesonakan dan ambisi meninggalkan hati, dan manusia bangkit, bebas mengikuti-Nya." (PR 35.1)

Mari kita mengikut Tuhan, jangan mengikuti arus dunia saat ini. Kita berdoa agar kita selalu setia kepada Tuhan sampai akhir. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 21 - Bahaya Kekayaan

19-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 21 - Bahaya Kekayaan

Di tengah-tengah kemakmuran bahaya mengintai. (PR 34.3)

Sepanjang zaman kekayaan dan kemuliaan telah selalu mendatangkan bahaya pada kemanusiaan dan kerohanian. (PR 34.3)

Mengapa kekayaan, kemakmuran, kemuliaan itu mendatangkan bahaya?

Bukanlah cawan yang kosong yang sukar kita angkut, melainkan cawan yang penuh sampai di tepi yang harus dijaga keseimbangannya. (PR 34.3)

Malapetaka dan kemalangan mungkin menyebabkan kesusahan, tetapi adalah kemakmuranlah yang sangat berbahaya bagi kehidupan rohani. (PR 34.3)

Kecuali sifat manusia tetap ditaklukkan kepada kehendak Allah, kecuali ia disucikan oleh kebenaran, maka kemakmuran pastilah mendatangkan kecenderungan yang lazim kepada pencobaan. (PR 34.3)

Itulah sebabnya Tuhan memperingatkan kita:

"Siapa mempercayakan diri kepada kekayaannya akan jatuh; tetapi orang benar akan tumbuh seperti daun muda." (Amsal 11:28)

"Ada kemalangan yang menyedihkan kulihat di bawah matahari: kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya menjadi kecelakaannya sendiri." (Pengkhotbah 5:12)

"Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah." (Markus 10:25)

Jadi, berhati-hatilah dengan kekayaan dan kemakmuran! Jika kita memiliki banyak uang, maka ingatlah orang yang berkekurangan dan pekerjaan Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 20 - Jangan Terseret Dunia

18-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 20 - Jangan Terseret Dunia

Apa pelajaran penting yang bisa kita ambil dari Salomo?

Salomo telah dilengkapi dengan hikmat yang ajaib, akan tetapi dunia menyeret dia dari Allah. (PR 34.2)

Manusia sekarang tidak lebih kuat daripadanya, mereka itu cenderung pamrih kepada pengaruh-pengaruh yang menyebabkan kejatuhannya. (PR 34.2)

Sebagaimana Allah memberi amaran kepada Salomo akan bahayanya, begitu juga sekarang Ia memberikan amaran kepada anak-anak-Nya agar jangan membinasakan jiwa mereka oleh bergabung dengan dunia. (PR 34.2)

Itulah sebabnya Tuhan menasihati kita dan meminta kita “Keluarlah kamu dari antara mereka,” Ia memohon, “dan pisahkanlah dirimu... dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu, dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah Firman Tuhan Yang Mahakuasa.” (2 Korintus 6:17, 18)

Marilah kita memisahkan diri dan meninggalkan hidup duniawi. Kita hidup di dunia, tetapi milikilah cara hidup surgawi. Jangan ikuti arus dunia!

Tetap setia walaupun seluruh keluarga kita atau teman kita, atau masyarakat sekitar kita, bahkan seluruh dunia mengikuti cara hidup duniawi, kita harus setia untuk melakukan gaya hidup surgawi.

ingatlah! Benar tetap benar walau tidak ada seorangpun yang melakukannya dan salah tetaplah salah walaupun semua orang melakukannya.

Pilihlah untuk selalu melakukan apa yang benar di hadapan Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 19 - Pentingnya Seorang Raja dan Pengaruhnya

16-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 19 - Pentingnya Seorang Raja dan Pengaruhnya

Raja memiliki peranan yang penting. Karena ia akan menjadi wakil Tuhan. Raja juga menjadi penentu untuk membawa rakyatnya semakin setia atau tidak kepada Tuhan.

Apa buktinya raja itu penting?

Alkitab berkata, "Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri." (Hakim-hakim 21:25)

Jadi pentingnya seorang raja agar rakyatnya tidak berbuat sesuka hati mereka. Tetapi Salomo yang seharusnya menjadi raja yang bisa memberikan teladan yang baik bagi rakyatnya, tetapi pada akhirnya tidak bisa.

Selama tahun-tahun kemurtadannya ini, kemerosotan kerohanian orang Israel berjalan terus-menerus. (PR 33.2)

Dengan Salomo berbuat demikian, 
Apa jadinya nanti bila raja mereka telah menyatukan perhatiannya dengan agen-agen kesetanan?

Melalui agen-agen ini musuh bekerja untuk mengacaukan pikiran orang Israel dalam hal perbaktian yang palsu dan benar, dan mereka menjadi mangsa yang empuk. (PR 33.2)

Perasaan mereka yang tajam terhadap tabiat Allah yang tinggi dan suci, telah pudar. (PR 33.2)

Dengan menolak untuk ikut dalam lorong ketaatan, mereka memindahkan kesetiaan mereka kepada musuh kebenaran. Jadilah kebiasaan mereka menikah dengan orang kafir, dan orang-orang Israel dengan cepat kehilangan rasa jijik mereka terhadap penyembahan berhala. (PR 33.2)

Poligami diperkenalkan. Ibu-ibu penyembah berhala membawa anak-anak mereka untuk memelihara upacara-upacara agama kafir. Dalam kehidupan beberapa orang, upacara keagamaan yang sejati yang diperintahkan Allah, telah diganti oleh penyembahan berhala yang bercorak sangat gelap. (PR 33.2)

Lihatlah! Bagaimana rakyatnya pun menjadi jauh dari Tuhan dan mengikuti praktik-praktik yang tidak sesuai dengan perintah Tuhan?

Walaupun masih ada rakyat-rakyat yang tetap setia, tetapi ada banyak yang berubah setia.

Oleh karena itu, sebagai seorang pemimpin marilah kita menjadi teladan yang benar yang sesuai dengan firman Tuhan.

Jangan berkompromi! "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia." (1 Yohanes 2:15-16)

Kiranya berkat Sabat menjadi bagian kita semua. Amin.

Belajar dari Salomo part 18 - Perubahan Salomo

14-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 18 - Perubahan Salomo

Tabiatnya [Salomo], yang tadinya mulia dan teguh, menjadi lembek dan lemah. (PR 33.1)

Kepercayaannya kepada Allah yang hidup telah digantikan oleh kebimbangan-kebimbangan yang tidak bertuhan. (PR 33.1)

Ketidakpercayaan telah merusak kebahagiaannya, melemahkan asas-asasnya, dan memerosotkan hidupnya. (PR 33.1)

Keadilan dan kemurahan hatinya pada permulaan pemerintahannya telah berubah menjadi penindasan dan kelaliman. (PR 33.1)

Lihatlah bagaimana Salomo berubah menjadi lebih buruk dalam hal tabiat.

Pelajaran apa yang kita bisa ambil? Setidaknya hari ini kita belajar dua hal, yaitu:

1. Ingatlah! "Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka." (1 Timotius 6:10)

2. Kebiasaan awal yang baik bisa berubah karena apa? Karena orang-orang sekitar. Itulah sebabnya Alkitab katakan "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." (1 Korintus 15:33)

Marilah kita selalu berubah menjadi lebih seturut kehendak Tuhan dan "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Roma 12:2)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 17 - Perpisahan dengan Tuhan

11-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 17 - Perpisahan dengan Tuhan

Kelakuan Salomo mendatangkan hukumannya yang pasti. Perpisahannya dari Allah melalui hubungannya dengan berhala-berhala adalah kebinasaannya. Ketika ia meninggalkan kesetiaannya kepada Allah, ia kehilangan pengendalian akan dirinya sendiri. Ketangkasan moralnya telah lenyap. Perasaan halusnya yang baik menjadi tumpul, keyakinannya layu. (PR 32.5)

Ia yang pada masa mudanya selalu penuh pengertian dan pertimbangan, dan dalam kedewasaannya yang kuat telah diilhamkan untuk menuliskan, “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” (Amsal 14:12), di masa tuanya berpisah jauh dari kesucian dengan menunjukkan raut muka yang risau, menggalakkan upacara-upacara agama yang dihubungkan dengan penyembahan kepada dewa Kamos dan dewi Asytoret.

Ia yang pada penahbisan bait suci telah berkata kepada rakyatnya, “Hendaklah kamu berpaut kepada Tuhan, Allah kita,” (1 Raja-raja 8:61), ia sendiri menjadi pelanggar, di dalam hati dan hidupnya menolak kata-katanya sendiri. (PR 32.5)

Ia salah mempergunakan kebebasan. Ia telah mencoba--tetapi harus membayar mahal!--untuk mempersatukan terang dengan kegelapan, yang baik dengan yang jahat, yang suci dengan yang najis, Kristus dengan Belial. (PR 32.5)

Ingatlah! "Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." (Matius 6:24)

Mari kita memilih Tuhan di dalam segala aspek kehidupan kita. Amin.

Belajar dari Salomo part 16 - Perbaktian yang Hina

10-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 16 - Perbaktian yang Hina

"Berahi oleh karena kecantikan mereka, sang raja melalaikan kewajiban-kewajibannya kepada Allah dan kerajaannya." (PR 32.3)

"Istri-istrinya menanamkan suatu pengaruh yang kuat ke atasnya dan lama kelamaan berhasil menyeretnya bersatu dengan mereka dalam perbaktian mereka." (PR 32.4)

Di atas ketinggian sebelah Selatan Gunung Zaitun berhadapan dengan Gunung Moria di mana berdirilah Bait Suci Yehova yang indah, Salomo mendirikan sederetan bangunan yang mengagumkan yang dipakai sebagai tempat-tempat keramat keberhalaan. (PR 32.5)

Untuk apa Salomo mendirikan bangunan seperti itu?

"Demi kesenangan istri-istrinya ia menempatkan patung-patung besar, yang buruk bentuknya dari batu dan kayu, di tengah-tengah sekelompok pohon zaitun dan pacar Belanda." (PR 32.5)

Di sana, di depan mezbah dewa-dewa kafir, "Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, dan Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon, ” (1 Raja-raja 11:7)

Salomo mempraktikkan upacara agama kekafiran yang paling hina.

Praktik kejam dan upacara agama yang hina seperti apa?

Ia yang pada waktu permulaan pemerintahannya telah menunjukkan rasa kasihan dan kebijaksanaan yang besar dalam mengembalikan seorang bayi yang tidak berdaya kepada ibunya yang malang (lihat 1 raja-raja 3:16-28), jatuh begitu rendah sampai mengizinkan untuk mendirikan suatu berhala kepada siapa anak-anak dipersembahkan hidup-hidup sebagai korban. (PR 32.5)

Itulah sebabnya Tuhan sudah mengingatkan di Ulangan 17 untuk:
1. Tidak memperbanyak kuda dan membeli ke Mesir. Mengapa? Kita sudah belajar  karena akhirnya didatangkan juga wanita-wanita yang membuatnya jauh dari Tuhan.

2. Tidak mempunyai banyak isteri. Mengapa? Karena akan membuatnya menyimpang.

3. Jangan mengumpulkan emas dan perak terlalu banyak untuk diri sendiri. Mengapa? Karena pada kasus Salomo, itulah yang membuat dia jatuh dalam dosa.

Oleh karena itu, marilah kita menuruti semua perintah-Nya karena "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku." (Yohanes 14:15)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 15 - Ada Apa Dengan Mesir?

08-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 15 - Ada Apa Dengan Mesir?

Masih ingat renungan kita berjudul "Hukum tentang Raja part 7 - Ada Apa Dengan Mesir?"

Firman Tuhan berkata, "... dan janganlah ia mengembalikan bangsa ini ke Mesir untuk mendapat banyak kuda, sebab TUHAN telah berfirman kepadamu: Janganlah sekali-kali kamu kembali melalui jalan ini lagi." (Ulangan 17:16)

Ada apa dengan Mesir? Mengapa Tuhan tidak ijinkan orang Israel untuk memperbanyak kuda dan juga membeli kuda di Mesir?

Selain Mesir memang diakui sebagai sumber pemasok kuda (1 Raja-raja 10:28), ternyata bukan hanya kuda yang didatangkan dari Mesir, tetapi juga "perempuan-perempuan cantik dan menarik didatangkan dari Mesir, Funisia, Edom, Moab, dan dari negeri-negeri yang lain. Ratusan banyaknya." (PR 32.3)

Itulah sebabnya Tuhan tidak ijinkan!

Ingat! "Agama mereka menyembah berhala, dan mereka telah terlatih dengan praktik kejam dalam upacara-upacara agama yang hina." (PR 32.3)

Praktik kejam dan upacara agama yang hina seperti apa? Kita akan membahasnya besok.

Hari ini kita belajar bahwa Tuhan memberikan nasihat kepada kita jauh sebelum hal itu terjadi.

Jika kita hari ini mendengar nasihat Tuhan, ingatlah untuk selalu menurut kepada-Nya karena, "jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" (Yohanes 14:15)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 14 - Kekayaan part 8

07-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 14 - Kekayaan part 8

Bagaimana dengan rakyat yang dipimpin oleh Salomo?

"Rakyat mulai mengeluh. Penghormatan dan kekaguman yang pernah ada dalam ribaan mereka bagi raja mereka telah berubah menjadi ketidakpuasan dan kebencian"  (PR 32.1)

Dan apa dampak lainnya bagi Salomo?

"Lama kelamaan raja hanya mementingkan kemewahan, pemanjaan diri, dan mengasihi dunia sebagai tanda-tanda kebesaran." (PR 32.3)

Ingatlah! "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." (1 Yohanes 2:15-17)

Biarlah kita belajar untuk lebih mengasihi Tuhan daripada dunia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 13 - Kekayaan part 7

06-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 13 - Kekayaan part 7

"Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian." (Amsal 23:23)

Salomo "dalam usaha mempermuliakan diri sendiri di mata dunia, ia menjual kejujuran dan kehormatannya." (PR 31.4)

Bagaimana dia menjual kejujuran dan kehormatannya?

"Pendapatan-pendapatannya yang tak terhitung diperoleh melalui perdagangan dengan negeri-negeri lain yang dibarengi oleh pajak-pajak yang tinggi. Dengan demikian kecongkakan, ambisi, pemborosan, dan pemanjaan diri menghasilkan kekejaman dan pemerasan." (PR 31.4)

Masih ingat dengan awal kehidupan Salomo? Awalnya sangat baik dan berjalan sesuai dengan yang Tuhan firmankan.

Tetapi sekarang,  "ketelitian, roh berhati-hati yang menandai urusan-urusannya dengan orang banyak selama bagian permulaan pemerintahannya, sekarang sudah berubah." (PR 31.4)

"Dari pemerintah yang paling bijaksana dan penuh belas kasihan, ia merosot menjadi seorang raja yang lalim." (PR 31.4)

"Ia yang tadinya pelindung yang takut akan Allah dan menaruh belas kasihan terhadap orang banyak, kini menjadi penindas dan sewenang-wenang. Pajak demi pajak dipungut dari rakyat sebagai pengadaan dana untuk istana yang mewah." (PR 31.4)

Seorang yang dulunya bijaksana, penuh belas kasihan, dan takut akan Tuhan, kini ia berubah.

Biarlah kita tidak seperti Salomo yang berubah menjadi lebih buruk di hadapan Tuhan, tapi biarlah kita berubah menjadi lebih baik lagi di hadapan Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 12 - Kekayaan part 6

03-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 12 - Kekayaan part 6

Ingat pelajaran kemarin bahwa Salomo akhirnya menggunakan untuk ambisi pribadi.

"Terpikat oleh suatu keinginan akan kuasa yang berlebih-lebihan untuk mengungguli bangsa-bangsa lain dalam pertunjukan secara luar, sang raja mengabaikan akan kebutuhan mencapai penyempurnaan dan keindahan tabiat." (PR 31.4)

Jadi, untuk ambisinya sendiri, akhirnya kebutuhan dalam penyempurnaan karakter dan keindahan tabiat diabaikan.

Padahal Tuhan berkata "Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna." (Matius 5:48)

Mengapa karakter itu penting?
Karena "perubahan dari bumi ke sorga bukanlah perubahan karakter; sukacita orang-orang tebusan di sorga adalah hasil dari karakter yang dibentuk di dunia ini sesuai dengan rupa Kristus. Orang-orang saleh di sorga adalah orang-orang saleh di dunia." (Mar 326.5)

Jangan pernah kita mengabaikan penyempurnaan karakter dan keindahan tabiat kita hanya untuk mendapatkan pengakuan dari dunia.

Oleh karena itu, marilah kita sebagai warga negara Sorga harus memiliki karakter Kristus karena "... tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta..." (Wahyu 21:27)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 11 - Kekayaan part 5

02-Nov-2019
Belajar dari Salomo part 11 - Kekayaan part 5

Selamat Sabat!

Untuk apa uang yang dimiliki oleh Salomo?

"Uang yang seharusnya disimpan dalam perbendaharaan yang kudus untuk dimanfaatkan bagi orang-orang miskin dan untuk perluasan asas-asas kehidupan yang suci di seluruh dunia, telah diserap secara pribadi dalam proyek-proyek yang penuh ambisi." (PR 31.3)

Jadi sebenarnya uang-uang itu harus digunakan untuk membantu orang-orang miskin dan membantu dalam menyebarkan kabar baik tentang Tuhan. Tetapi Salomo menyalahgunakan kekayaan yang Tuhan berikan kepadanya.

Begitu juga dengan kehidupan kita. Janganlah cinta uang membuat kita jatuh.

Ingatlah! "... kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." (Kisah Para Rasul 20:35)

"Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah." (Ibrani 13:16)

Kita harus menjadi saluran berkat karena "Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum." (Amsal 11:25)

Kiranya berkat Sabat menjadi bagian kita semua. Amin

Belajar dari Salomo part 10 - Kekayaan part 4

31-Oct-2019
Belajar dari Salomo part 10 - Kekayaan part 4

Apakah Salomo menyimpang?

Mari kita perhatikan dulu ambisi dari Salomo. Apa ambisi Salomo?

Suatu ambisi untuk melampaui semua bangsa lain dalam kuasa dan keagungan. (PR 31.3)

Apakah ada akibat buruk dari ambisi Salomo itu?

Tentu saja ada akibat buruknya! Mengapa? Karena ambisinya "telah memimpin ia menyelewengkan karunia-karunia surga untuk maksud-maksud dirinya sendiri yang sampai sekarang dilakukan demi kemuliaan Allah." (PR 31.3)

Sekarang Salomo mulai memikirkan dirinya sendiri.

Masih ingat renungan kita seri "Hukum tentang Raja part 10 - Emas dan Perak" beberapa waktu yang lalu?

Apa salah satu aturan untuk raja?

"...Dan dia tidak boleh memperbanyak perak dan emas bagi dirinya hingga berlimpah-limpah." (Ulangan 17:17) - ILT3

Artinya memang raja tidak boleh memperkaya dirinya sendiri!

Tapi kali ini Salomo mulai memikirkan dirinya sendiri.

Untuk apa uangnya? Kita akan membahasnya besok.

Hari ini kita belajar agar tidak memiliki ambisi yang tidak sejalan dengan Tuhan "dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga." (Filipi 2:4)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 9 - Kekayaan part 3

30-Oct-2019
Belajar dari Salomo part 9 - Kekayaan part 3

Mana yang seharusnya kita lebih patuhi? Tuhan atau manusia? Si pemberi berkat atau penyalur berkat saja?

Siapa pemberi atau sumber berkat itu?

"Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya..." (Amsal 10:22)

Tuhanlah sumber berkat itu. Tuhan ingin kita lebih takut dan patuh kepada-Nya. Tuhan ingin kita selalu ingat kepada-Nya.

Bagaimana dengan Salomo?

Menempatkan diri pada pencobaan-pencobaan yang terjadi oleh keberhasilan dan kedudukannya yang terhormat, ia melupakan Sumber daripada kemakmurannya. (PR 31.3)

Hari ini kita belajar untuk lebih mengasihi Tuhan daripada uang. Mengapa?

"Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka." (1 Timotius 6:10)

Apakah Salomo menyimpang? Kita akan bahas besok!

Hari ini kita belajar untuk selalu mengingat bahwa kita harus lebih mengasihi Tuhan daripada uang dan sumber berkat itu adalah Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 6 - Menganggap Diri Bijak dan Kuat

25-Oct-2019
Belajar dari Salomo part 6 - Menganggap Diri Bijak dan Kuat

Salomo memuji dirinya sendiri bahwa hikmat dan kuasa teladannya akan memimpin istri-istrinya dari penyembahan berhala ke penyembahan akan Allah yang benar, dan bahwa ikatan-ikatan juga akan menarik bangsa-bangsa luar untuk berhubungan erat dengan Israel. (PR 30.2)

Salomo mengira bahwa ikatan-ikatan dagang dan politik dengan bangsa-bangsa luar akan membawa bangsa-bangsa ini untuk mengenal akan Allah yang benar. Apakah benar demikian?

Itu adalah pengharapan yang sia-sia! Mengapa?

Karena Salomo melakukan kesalahan yang fatal. Apa kesalahannya?

Kesalahan Salomo yang fatal ialah menganggap dirinya cukup kuat untuk menolak sendiri pengaruh orang kafir yang menjadi sekutu-sekutunya. Dan lebih fatal lagi, ialah penipuan yang memimpin ia berharap meskipun bagian yang dikerjakannya tidak menghormati Allah, tetapi ada orang lain yang nanti memuja-muja dan menurut perintah-perintah yang kudus itu. (PR 30.2)

Jadi mari kita berhati-hati! Jangan menganggap diri kita cukup bijak dan kuat menolak pengaruh yang tidak baik.

Itulah sebabnya, kita diberi nasihat agar. "...  janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan." (Amsal 3:5,7)

Marilah kita selalu bersandar kepada Tuhan setiap saat.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 5 - Adat Istiadat Manusia

24-Oct-2019
Belajar dari Salomo part 5 - Adat Istiadat Manusia

Alkitab mencatat, "Lalu Salomo menjadi menantu Firaun, raja Mesir; ia mengambil anak Firaun, dan membawanya ke kota Daud..." (1 Raja-raja 3:1)

Dari sudut pandangan manusia, perkawinan ini, meskipun bertentangan dengan ajaran-ajaran hukum Allah, nampaknya mendatangkan berkat... Firaun menunjukkan setia kawannya kepada Israel oleh merebut Gezer, membunuh “orang-orang Kanaan yang diam di kota itu,” lalu memberikan kota itu “sebagai hadiah kawin kepada anaknya, istri Salomo.” (1 Raja-raja 9:16) (PR 30.2)

... dalam menjalin suatu persekutuan dengan suatu bangsa kafir, dan memeteraikan perjanjian itu oleh perkawinan dengan seorang putri penyembah berhala, Salomo dengan gegabah tidak menghargai jaminan kebijaksanaan yang Allah telah buat untuk mencapai kesucian umat-Nya. Harapan bahwa istrinya orang Mesir itu mungkin bisa bertobat hanyalah suatu dalih yang lemah terhadap dosa. (PR 30.2)

Ia [Salomo] mengira bahwa ikatan-ikatan dagang dan politik dengan bangsa-bangsa luar akan membawa bangsa-bangsa ini untuk mengenal akan Allah yang benar; lalu ia memasuki persekutuan yang kotor dengan bangsa demi bangsa. Banyak kali ikatan-ikatan ini dimeterai dengan perkawinan-perkawinan dengan putri-putri kafir. Perintah-perintah Yehova telah dikesampingkan demi adat istiadat bangsa-bangsa luar. (PR 30.2)

Itulah sebabnya Alkitab tuliskan, "Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia." (Markus 7:7-8)

Marilah kita lebih berpegang pada perintah Tuhan daripada adat istiadat manusia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 4 - Lebih dari Satu

23-Oct-2019
Belajar dari Salomo part 4 - Lebih dari Satu

Apakah Salomo hanya menjadi menantu Firaun? Apakah dia hanya memiliki satu isteri? 

Tidak! Isteri Salomo bukan hanya putri dari Firaun, tetapi ada banyak. Berapa jumlah isterinya?

"Ia mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik..." (1 Raja-raja 11:3)

Siapa saja isteri Salomo?
Alkitab tidak menyebutkan semua nama isteri Salomo, tapi Alkitab mencatat, "Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan asing. Di samping anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab, Amon, Edom, Sidon dan Het." (1 Raja-raja 11:1)

Ingat! Tuhan sudah memberikan aturan jauh sebelum Salomo memerintah. Ada salah satu hukum tentang raja yang mengatakan, "... janganlah ia mempunyai banyak isteri ..." (Ulangan 17:17)

Begitu juga kita, Tuhan tidak mau kita memiliki pasangan lebih dari satu.

Ingatlah untuk mencari pasangan yang akan membuat kita lebih dekat dengan Tuhan dan hanya satu pasangan saja yang akan menemani kita hingga maut memisahkan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 3 - Tidak Seimbang

22-Oct-2019
Belajar dari Salomo part 3 - Tidak Seimbang 

Kemarin kita sudah belajar bahwa Salomo akhirnya berpaling menyembah ilah-ilah lain.

Apa penyebabnya Salomo berpaling menyembah ilah-ilah lain?

"Dalam usaha untuk memperkuat hubungan dengan kerajaan yang kuat di Selatan Israel, Salomo melakukan suatu hal yang berbahaya..." (PK 53.1)

Apa hal berbahaya yang Salomo lakukan?

Alkitab mencatat, "Lalu Salomo menjadi menantu Firaun, raja Mesir; ia mengambil anak Firaun, dan membawanya ke kota Daud..." (1 Raja-raja 3:1)

Untuk apa menjadi menantu Firaun? Awalnya adalah "untuk memperkuat hubungan dengan kerajaan yang kuat di Selatan Israel..." (PK 53.1)

Apakah yang Salomo lakukan itu benar?
Tidak! Ingat! Raja adalah wakil Tuhan sebagai kepala bangsa dan melaksanakan undang-undang Tuhan.

Bagaimana ia bisa melaksanakan undang-undang Tuhan jika isteri Salomo adalah orang Mesir yang tidak mengenal dan menyembah Tuhan yang disembah Salomo?

Itulah sebabnya Alkitab menasihati kita, "Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?" (2 Korintus 6:14)

Hari ini kita belajar bahwa kita harus mencari pasangan yang sesuai dengan kehendak Tuhan, yaitu pasangan yang akan membawa kita lebih dekat kepada Tuhan dan kita bisa menjadi terang di mana saja kita berada.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Belajar dari Salomo part 2 - Berjaga-jagalah

21-Oct-2019
Belajar dari Salomo part 2 - Berjaga-jagalah

Ingat! Salah satu hukum tentang raja, yaitu mengharuskan raja "menulis salinan hukum-hukum Tuhan menurut kitab yang ada pada imam-imam orang Lewi." Dan itu harus ada disampingnya. (Baca lagi Hukum tentang Raja part 11-12)

Salomo memahami "hukum tentang raja" dan ia melakukannya.

"Salomo sudah maklum akan amaran-amaran ini, dan untuk suatu jangka waktu ia melaksanakannya." (PK 52.3)

Apakah Salomo tetap melaksanakan semua hukum tentang raja yang sudah kita bahas? Tidak! Kenapa?

Karena pada akhirnya Salomo yang "telah menuntun orang-orang lain yang menyebabkan mereka menghormati Allah orang Israel" (PK 51.2) sekarang "telah berpaling dari menyembah Yahwe dan sujud di hadapan ilah-ilah orang kafir." (PK 51.2)

Setan akhirnya berhasil mempengaruhi Salomo setelah sekian lama Salomo selalu mengikuti kehendak Tuhan.

Itulah sebabnya kita dinasihati, "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya." (1 Petrus 5:8)

Hari ini kita belajar satu hal, yaitu Setan selalu berusaha dengan keras untuk membuat kita jauh dari Tuhan.

Oleh karena itu, jangan pernah kita merasa sudah kuat dan akhirnya bergantung pada kekuatan kita sendiri. Tapi marilah kita selalu bergantung dan mengandalkan Tuhan setiap waktu sehingga kita bisa menang menghadapi setiap cobaan. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua.

Belajar dari Salomo part 1 - Awal mula kehidupannya

20-Oct-2019
Belajar dari Salomo part 1 - Awal mula kehidupannya

Di seri "hukum tentang raja part 7" kita sempat membahas mengenai Salomo dan untuk beberapa waktu ke depan kita akan membahas Salomo sesuai dengan seri "hukum tentang raja"

Kita tahu kisah Salomo yang luar biasa (Baca 1 Raja-raja 3)

Pada saat Tuhan berfirman kepada Salomo, "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu." (Ay. 5)

Salomo meminta "... hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat..." (Ay. 9)

Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. (Ay. 10)

Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: "Oleh karena engkau... tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum,... sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian,... Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorang pun seperti engkau di antara raja-raja. (Ay. 11-13)

Tetapi ada syarat yang Tuhan berikan kepada Salomo, yaitu "... jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku..." (Ay. 14)

Jadi, "Pada mulanya, ketika kekayaan dan kemuliaan duniawi diperolehnya, ia tetap rendah hati..." (PK 51.1)

Itulah awal kehidupan Salomo.

Hari ini kita belajar bahwa kita harus tetap rendah hati walaupun kita memiliki banyak harta, pintar, ataupun ahli dalam banyak hal.

Biarlah kehidupan awal Salomo ini bisa kita lakukan dalam kehidupan kita dari sekarang sampai akhir hidup kita. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua.5

Hukum tentang Raja part 14 - Manfaat part 2

18-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 14 - Manfaat part 2

Apa manfaat berikutnya dari selalu bersama membaca salinan hukum seumur hidupnya?

"supaya jangan ia tinggi hati terhadap saudara-saudaranya, supaya jangan ia menyimpang dari perintah itu ke kanan atau ke kiri, agar lama ia memerintah, ia dan anak-anaknya di tengah-tengah orang Israel." (Ulangan 17:20)

Tiga manfaat berikutnya dicatat adgar tidak tinggi hati, tidak menyimpang, dan masa pemerintahannya lebih lama.

Mari kita bahas satu per satu.

Tinggi hati artinya tidak sombong. Orang yang suka membaca firman Tuhan sudah seharusnya akan menjadi orang yang rendah hati karena "Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan." (Amsal 18:12)

Orang yang membaca firman Tuhan sudah seharusnya akan berjalan lurus dan hidup bersih. Tidak akan menyimpang dari hukum Tuhan dan saat kita tidak menyimpang maka masa pemerintahannya akan lebih lama.

Inilah janji Tuhan:
"TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya." (Ulangan 28:13-14)

Biarlah semua manfaat itu boleh kita alami dalam kehidupan kita semua. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Hukum tentang Raja part 13 - manfaat part 1

17-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 13 - manfaat part 1

Untuk apa raja harus membaca salinan hukum itu sepanjang hidupnya? Kita akan membahas dua manfaat hari ini.

"... untuk belajar takut akan TUHAN, Allahnya, dengan berpegang pada segala isi hukum dan ketetapan ini untuk dilakukannya." (Ulangan 17:19)

Jadi dengan membaca firman Tuhan setiap hari, kita akan belajar untuk takut akan Tuhan.

Apa artinya takut akan Tuhan?
"Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat." (Amsal 8:13)

Jadi, dengan membaca firman Tuhan maka kita akan belajar untuk membenci kejahatan dan otomatis kita akan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

Tetapi di akhir ayat itu dikatakan juga "dilakukan" artinya setiap firman Tuhan yang sudah dibaca harus dilakukan. Mengapa?

"Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin." (Yakobus 1:23)

Itulah sebabnya kita dinasihati, "...hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri." (Yakobus 1:22)

Jadi dua manfaatnya adalah untuk belajar takut akan Tuhan dan melakukannya.

Kiranya kita bisa menjadi anak-anak yang takut akan Tuhan dan menjadi pelaku-pelaku firman. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Hukum tentang Raja part 12 - Harus Ada Bersamanya

16-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 12 - Harus Ada Bersamanya

KEDELAPAN, "Itulah yang harus ada di sampingnya [bersamanya (with him) - KJV) dan haruslah ia membacanya seumur hidupnya..." (Ulangan 17:19)

Menarik sekali ayat ini! Apa yang harus ada di samping raja atau bersama raja? Salinan hukum yang kemarin kita sudah bahas.

Jadi, bukan hanya raja menyalin hukum itu, tapi itu harus ada bersama dengan dia dan membacanya seumur hidupnya.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah membaca semua yang Tuhan firmankan kepada kita?

Disini Tuhan ingin agar kita membaca firman Tuhan setiap hari seperti kata pemazmur, "Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam." (Mazmur 1:1-2)

Untuk apa kita harus membacanya? Kita akan bahas besok. Tapi hari ini kita belajar untuk harus selalu menaruh firman itu bersama kita dengan cara selalu membaca firman Tuhan setiap hari sepanjang umur hidup kita dan menghafalkannya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Hukum tentang Raja part 11 - Membuat Salinan

15-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 11 - Membuat Salinan

KETUJUH, "Apabila ia duduk di atas takhta kerajaan, maka haruslah ia menyuruh menulis baginya salinan hukum ini menurut kitab yang ada pada imam-imam orang Lewi." (Ulangan 17:18)

Raja harus menulis salinan hukum untuk dirinya sendiri.

Di dalam versi lainnya lebih jelas dituliskan:
"... dia harus menulis baginya salinan torah ini pada sebuah buku, dari apa yang ada di hadapan imam-imam orang Lewi." (Ulangan 17:18) - ILT3

Jadi raja harus menulis baginya sendiri salinan hukum.

"Satu perbedaan besar yang akan menandai penguasa Israel adalah pengabdiannya yang tunggal terhadap ajaran-ajaran ilahi (lihat Yosua 8:32). membuat “salinan” seperti itu akan menunjukkan imannya kepada Firman yang diilhami, dan tekadnya untuk dibimbing olehnya. Ini akan memperkuat kepercayaan rakyat bahwa raja duniawi mereka dengan rendah hati tunduk kepada Raja segala raja." (SDA BC)

Biarlah kitapun menjadi pemimpin yang mau untuk dibimbing oleh Tuhan dan menuliskan setiap hukum-hukum Tuhan bukan hanya dalam buku, tapi dalam ingatan kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Hukum tentang Raja part 10 - Emas dan Perak

13-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 10 - Emas dan Perak

Apalagi aturan untuk raja?

KEENAM, "... emas dan perak pun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak." (Ulangan 17:17)

Mengapa tidak boleh mengumpulkan emas dan perak terlalu banyak?

Mari kita coba baca di versi lainnya yang mungkin lebih jelas:
"...Dan dia tidak boleh memperbanyak perak dan emas bagi dirinya hingga berlimpah-limpah." (Ulangan 17:17) - ILT3

"... neither shall he greatly multiply to himself silver and gold." (Deuteronomy 17:17) - KJV

Artinya memang raja tidak boleh memperkaya dirinya sendiri!

Jika kita adalah seorang pemimpin, maka Tuhan ingin agar kita tidak memperkaya diri sendiri, tapi mementingkan kesejahteraan rakyat kita.

Itulah sebabnya dikatakan, "Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini... agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya." (1 Timotius 6:17-19)

Tuhan ingin kita kaya dalam berbuat baik, suka memberi dan membagi, bukan untuk diri sendiri!

Marilah kita belajar menjadi saluran berkat bagi orang lain karena Tuhan juga ingin "Jika sekiranya ada di antaramu seorang miskin... janganlah engkau menegarkan hati ataupun menggenggam tangan terhadap saudaramu yang miskin itu, tetapi engkau harus membuka tangan lebar-lebar baginya dan memberi pinjaman kepadanya dengan limpahnya, cukup untuk keperluannya, seberapa ia perlukan." (Ulangan 15:7-8)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Hukum tentang Raja part 9 - Poligami part 2

11-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 9 - Poligami part 2

Ada pelajaran lain dari poligami.
Poligami bukan hanya berbicara antara manusia dengan manusia, tetapi juga antara manusia dengan Tuhan.

Berzinah kepada Tuhan seperti apa?
"Tetapi juga para hakim itu tidak mereka hiraukan, karena mereka berzinah dengan mengikuti allah lain dan sujud menyembah kepadanya. Mereka segera menyimpang dari jalan yang ditempuh oleh nenek moyangnya yang mendengarkan perintah TUHAN; mereka melakukan yang tidak patut." (Hakim-hakim 2:17)

Berzinah dengan mengikuti allah lain atau memiliki berhala.

Seringkali kita juga menduakan Tuhan. Dengan apa kita menduakan Tuhan?
Bisa dengan pekerjaan, film, pasangan, sekolah, uang, game, pakaian, dan lain-lainnya yang akhirnya membuat kita lupa akan Tuhan.

Oleh karena itu, marilah kita sungguh-sungguh setia kepada Tuhan. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Hukum tentang Raja part 7 - Ada Apa Dengan Mesir?

10-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 7 - Ada Apa Dengan Mesir?

Ada hal menarik lainnya lanjutan dari "kuda" ada kata-kata Mesir.

KEEMPAT, "... dan janganlah ia mengembalikan bangsa ini ke Mesir untuk mendapat banyak kuda, sebab TUHAN telah berfirman kepadamu: Janganlah sekali-kali kamu kembali melalui jalan ini lagi." (Ulangan 17:16)

Kenapa ada Mesir ditulis disana? Ada apa dengan Mesir?

Mesir memang diakui sebagai sumber pemasok kuda. Dimana buktinya? Buktinya adalah di dalam 1 Raja-raja 10:28  dikatakan bahwa "Kuda untuk Salomo didatangkan dari Misraim dan dari Kewe..."

Dimanakah itu Misraim? 
1 Kings 10:28 (KJV) "And Solomon had horses brought out of Egypt, and linen yarn..."

Misraim di sini maksudnya adalah Egypt (Mesir).

Dan ayat lain juga menyebutkan "Kuda untuk Salomo didatangkan dari Misraim dan dari segala negeri." (2 Tawarikh 9:28)

Jadi, Tuhan sudah tahu bahwa Mesir akan menjadi sumber pemasok kuda dan Tuhan tidak ijinkan orang Israel untuk memperbanyak kuda dan juga membeli kuda di Mesir. Mengapa? Kita akan kupas ini pada kisah Salomo. Nantikan renungan mengenai Salomo.

Hari ini setidaknya kita belajar bahwa apa yang Tuhan katakan seharusnya kita menuruti, bukan seperti Salomo yang pada akhirnya melanggar aturan Tuhan.

Mari kita belajar untuk selalu taat kepada Tuhan. Karena "Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan." (Yesaya 56:1)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Hukum tentang Raja part 8 - Poligami part 1

09-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 8 - Poligami part 1

Apalagi aturan yang Tuhan berikan kepada raja?

KELIMA, "Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang..." (Ulangan 17:17)

Jelas sekali disini Tuhan berkata bahwa tidak boleh memiliki isteri lebih dari satu! Mengapa? Ada dua alasan:

Alasan 1, karena ditulis di Ulangan 17:17
"... supaya hatinya jangan menyimpang
 ..."

Alasan 2, karena memang dari awal Tuhan hanya mengijinkan kita memiliki 1 isteri atau 1 suami. Sehingga itupun masuk dalam 10 hukum, yaitu "Jangan berzinah" (Keluaran 20:14)

Begitu juga dengan kita. Walaupun kita bukan raja, tapi aturan ini juga berlaku untuk kita. Kita harus setia kepada pasangan kita.

Itulah sebabnya "... seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging." (Kejadian 2:24)

Dan "Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." (Matius 19:6)

Marilah kita selalu setia kepada pasangan kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Hukum tentang Raja part 6 - Banyak Kuda part 3

08-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 6 - Banyak Kuda part 3

Dua hari lalu kita ada meyinggung apakah kuda akan menyelamatkan bangsa Israel?

Mari kita baca ayat di bawah ini:

"Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa; seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan. Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, yang sekalipun besar ketangkasannya tidak dapat memberi keluputan." (Mazmur 33:16-17)

Kuda setangkas dan sehebat apapun tidak akan bisa menyelamatkan kita. Begitu juga sepintar atau sekaya apapun kita, itu tidak bisa menyelamatkan kita.

Lalu apa yang bisa menyelamatkan kita? Mari kita baca ayat selanjutnya:

"Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan." (Mazmur 33:18-19)

Jadi yang menyelamatkan kita adalah Tuhan; saat kita berharap kepada Tuhan, saat kita sungguh-sungguh menjadi umat-Nya yang setia, saat kita menjadi orang yang takut akan Dia.

Itulah sebabnya Alkitab berkata: "Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia. Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada para bangsawan." (Mazmur 118:8-9)

Biarlah kita tidak mengandalkan "kuda" kita yaitu kepintaran, kemampuan, kehebatan, kekayaan, dan lain-lainnya untuk bisa menyelamatkan kita. Tapi mari kita belajar untuk lebih mengandalkan Tuhan, bersandar kepada Tuhan, dan berlindung kepada-Nya. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Hukum tentang Raja part 5 - Banyak Kuda part 2

07-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 5 - Banyak Kuda part 2

Kemarin kita sudah belajar bahwa kuda membuat kita mengandalkan diri sendiri gantinya mengandalkan Tuhan.

Lalu apakah ada lagi bahaya dengan banyak kuda?

"Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita." (Mazmur 20:8)

Apa maksudnya memegahkan atau bermegah?

Mari kita lihat versi lainnya (KJV)
"Some trust in chariots, and some in horses: but we will remember the name of the LORD our God." (Psalms 20:7)

Jadi maksudnya adalah orang biasanya akan bermegah atau percaya atau bersandar kepada kereta dan kudanya. Tetapi kita sebagai umat Tuhan harus percaya dan bersandar kepada Tuhan.

Itulah sebabnya dikatakan, "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan." (Amsal 3:5,7)

Jadilah marilah kita bermegah, percaya, dan bersandar hanya kepada Tuhan bukan dengan kemampuan kita ataupun dengan harta kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Hukum tentang Raja part 4 - Banyak Kuda part 1

06-Oct-2019
Hukum tentang Raja part 4 - Banyak Kuda part 1

Ada hal menarik lainnya dari hukum tentang raja yang dituliskan.

KETIGA, "Hanya, janganlah ia memelihara banyak kuda..." (Ulangan 17:16)

Mengapa ada aturan untuk tidak memiliki banyak kuda?

Mari kita belajar sedikit mengenai kuda.
Pada zaman dahulu, kuda tidak digunakan untuk keperluan pertanian atau bepergian, tetapi biasanya hanya untuk perang.

Secara konstan dalam Alkitab, kuda muncul sebagai simbol dan perwujudan dari kekuatan atau kemegahan.

Tuhan tidak ingin raja atau pemimpin orang Israel (umat-umat Tuhan) sama seperti penguasa duniawi lainnya yang menaruh kepercayaan dan kekuatan pada persiapan perang yang mahal dan tangguh.

Apakah Tuhan berkata bahwa kuda akan menyelamatkan bangsa Israel?

Tidak! Ia berkata "... Aku akan menyelamatkan mereka bukan dengan panah atau pedang, dengan alat perang atau dengan kuda dan orang-orang berkuda." (Hosea 1:7)

Jadi kuda bukanlah alat yang Tuhan ingin seorang pemimpin atau raja andalkan. Mengapa? Karena Tuhan ingin bangsa Israel mengandalkan Tuhan, bukan kuda-kuda mereka.

Sebagai pemimpin, kitapun belajar untuk tidak mengandalakan "kuda-kuda" kita yaitu kemampuan berpikir kita sendiri, uang kita, dan lain-lainnya. Tapi andalkan Tuhan.

"Beginilah firman TUHAN: 'Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!'" (Yeremia 17:5, 7)

Bagaimana dengan kita? Siapakah yang akan kita andalkan dalam hidup kita? Jawablah masing-masing!

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Berpusat pada Kristus

05-Oct-2019
Selamat Sabat...


Ketika pikiran berpusat pada diri, ini memalingkan diri dari Kristus, sumber kekuatan dan hidup. Oleh sebab itu adalah usaha terus menerus dari Setan untuk menjaga perhatian kita berpaling dari Juruselamat dan dengan demikian mencegah penyatuan dan persekutuan jiwa dengan Kristus. Kesenangan dunia, masalah hidup dan kekhawatiran dan penderitaan, kesalahan-kesalahan orang lain, atau kesalahan dan ketidaksempurnaanmu sendiri -- melalui salah satu atau semua hal ini ia berusaha memalingkan pikiran. Jangan pernah disesatkan oleh cara-caranya. (SC 71.2)


Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "... Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Sebab hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian. Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu! Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya?" (Lukas 12:22-29)


Dan marilah kita belajar untuk tidak khawatir, tidak mencari-cari kesalahan orang lain, dan tidak mementingkan diri sendiri. Dengan bantuan Kristus, kita pasti bisa melakukannya. Amin.


Kiranya berkat Sabat menjadi bagian kita semua.

Belajar dari Payung

02-Sep-2019
Tahukah Anda, payung termahal yang pernah dibuat adalah payung yang dirancang oleh Angelo Galasso yang diberi harga US$ 50,000 atau Rp 710juta. Payung itu dibuat dari kulit buaya yang tahan air dan dikatakan memiliki kualitas yang sangat tinggi.

Walaupun kita tidak memiliki payung yang semahal itu, hampir setiap dari kita memiliki payung. Walaupun payung tidak selalu digunakan, tetapi selalu disimpan dan digunakan saat dibutuhkan, sampai ada sebuah pepatah yang mengatakan, "sedia payung sebelum hujan."

Selain hujan, payung dapat melindungi kita dari panasnya matahari, dan lainnya. Tetapi satu hal yang pasti, payung tidak dapat menghentikan hujan dan payung juga tidak dapat membuat udara berubah menjadi sejuk.

Inilah janji Tuhan kepada kerohanian kita. Tuhan tidak mengatakan, jika engkau beriman pada-Ku, ujian dan masalah hidup tidak ada lagi. Sebaliknya, Tuhan mengatakan bahwa, "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku." (Matius 16:24)

Tetapi, Yesus memberikan juga janji bahwa Ia akan selalu bersama dengan kita saat melewati ujian dan masalah dalam hidup.

"Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." (Mazmur 23:4)

"Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan." (Yesaya 41:10)

"Payung tidak dapat menghentikan hujan tetapi membuat kita dapat berjalan menembus hujan. Iman pada Tuhan tidak dapat menghentikan masalah tetapi memberi kita kekuatan untuk menembus masalah yang tersulit sekalipun." (Unknown)

Kiranya hari ini kita dapat dikuatkan melalui janji-janji Tuhan. Apapun yang terjadi percaya dan miliki iman pada-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Seri Kesehatan - Iri Hati part 5 - Membusukkan Tulang

01-Sep-2019
Selamat hari persiapan menjelang Sabat!

Jika kemarin kita sudah belajar dari kisah Yusuf, hari ini kita sedikit melihat dari sisi kesehatan. Ada ayat yang menarik di Alkitab mengenai iri hati, “Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.” (Amsal  14:30)

Benarkah iri hati dapat membusukkan tulang? Apa maksudnya membusukkan tulang?Maksudnya disini adalah penyakit yang timbul karena iri hati.

Di dalam buku “The Miracle of Endorphin (2014)”, yang ditulis oleh Dr. Shigeo Haruyama, pakar kesehatan holistik menggambarkan orang yang iri dan dengki sejalan dengan orang yang mudah marah, sedih, cemas, takut, otaknya akan mengeluarkan hormon racun yang merusak berbagai jaringan dalam tubuh manusia, yang dinamakan hormon Nor-Adrenalin. Iri dan dengki akan menyuburkan hormon racun yang membuat kerusakan dalam tubuh manusia juga semakin cepat. Hal ini juga menjadi jawaban, mengapa sifat negatif iri dan dengki banyak merusak sel-sel sehat dalam tubuh manusia.

Ada banyak penyebab kita bisa iri hati, salah satunya seperti kisah saudara Yusuf karena pilih kasih. Hari ini kita belajar bahayanya iri hati bukan hanya kita akan berbuat jahat, tetapi juga merukan tubuh kita. Mari tinggalkan rasa iri hati!

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.
Load More

Melihat dari dua sisi

Masih adakah yang dapat dipercaya?

Di dalam dunia yang penuh dengan kekacauan, korupsi, penipuan, dan pemimpin agama palsu in, masih adakah yang dapat kita percayai?

 

 

Tahukah Anda?

Guiness World Records mencatat bahwa Alkitab adalah buku non-fiksi terlaris di dunia dengan penjualan lebih dari 5 miliar (5.000.000.000) - Tidak termasuk Alkitaba elektronik

 

Sejarawan Membuktikan...

Dua arkeolog terbaik di abad ke -20, William F. Albright dan Nelson Glueck, memuji Alkitab sebagai satu-satunya sumber dokumen sejarah yang paling akurat dalam hal tempat, tanggal, dan catatan peristiwa. Tidak ada dokumen rohani lain yang mendekati hal ini. -Institute ofr Creation Research-

 

 

Fakta Menakjubkan!

Alkitab ditulis:

1. Oleh sekitar 44 orang dengan latar belakang yang berbeda (raja, dokter, ahli hukum, ilmuwan, nelayan, dll)

2. Di 3 benua dan 3 bahasa yang berbeda

3. Dalam kurun waktu 1500 tahun

 

Sebuah Keajaiban yang Terjadi...

Ke-66 kitab di dalam Alkitab tidak akan bertentangan antara satu sama lain, tetapi malah menunjukkan satu keharmonisan.

 

Apa Rahasianya?

Walaupun penulis, waktu, dan lokasi berbeda, seluruh tulisan di dalam Alkitab bersumber kepada Allah Sang Khalik Pencipta.

 

"Segala tulisan...diilhamkan Allah..."

(2 Timotius 3:16)

 

Dan melalui Alkitab. Tuhan juga menyatakan bahwa di dalam dunia yang penuh dengan kekejaman ini, masih ada kedamaian, pengharapan, kasih, dan kebahagiaan.

 

Kedamaian

Yohanes 14:27, "Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. ... Janganlah gelisah dan gentar hatimu."

 

Kasih

1 Yohanes 4:7-8 "Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah ... Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih."

 

"Dan tidak akan ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah"

(Roma 8:39)

 

Kebahagiaan

Wahyu 1:3, "Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya..."

Harapan di Balik Lambung yang Tertikam

TAHUKAH ANDA?

Jutaan orang setiap tahun mengalami sakit pada bagian organ ini, atau yang sering kita sebut "sakit maag" dan secara umum ditandai dengan rasa nyeri pada bagian perut.


APA YANG TERJADI?

Secara normal, ada lapisan lendir yang tebal melindungi dinding lambung dari efek cairan asam lambung. Namun banyak hal dapat mengikis lapisan pelindung ini, yang pada akhirnya mengakibatkan terjadinya peradangan. [Cleveland Clinic]


Jika tidak segera ditangani dan diobati, hal ini dapat mengakibatkan pendarahan dan bahkan kematian. Dari sekian banyak penyebab sakit maag tiga diantaranya dikarenakan:


1. Kosumsi Alkohol

Sebuah jurnal penelitian di bidang kedokteran menyebutkan bahwa "minuman alkohol dan rokok adalah 'partner' dengan peradangan lambung." [JC Luo and YT Chen, Juni 2015]

 

Minuman beralkohol, walaupun dalam jumlah sedikit dapat mengganggu sistem pencernaan, dan membuat lambung memproduksi asam yang lebih banyak sehingga mengakibatkan peradangan pada dinding lambung. [Drink Aware, United Kingdom]

 

2. Obat Anti Radang Jangka Panjang

Salah satu cara kerja obat tersebut adalah dengan menghalangi ... produksi enzim tubuh yang berguna untuk melindungi dinding lambung dari asam lambung.

[NIH by U.S. Department of Health and Human Services]

 

3. Stress

Stress pikiran telah dibuktikan sebagai salah satu faktor kuat dari "sakit maag."

Riset membuktikan pada saat stress, jumlah asam lambung meningkat. Faktor lain yang meningkatkan produksi asam lambung adalah banyak merokok, dan kurang tidur... ["Stress and peptic ulcer" by Susan Levenstein]

 

TAHUKAH ANDA?

Ada seseorang yang menderita karena kita dan bahkan lambungnya ditikam karena kesalahan kita.

 

"Tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tobak, dan segera mengalir keluar darah dan air."

(Yohanes 19:34)

 

Kematian Yesus di kayu salib bukan karena kesalahan diri-Nya, tetapi karena kasih-Nya yang begitu besar. Yesus ingin kita semua diselamatkan dari kematian kekal, karena itu Ia mengambil posisi kita dan mati di atas kayu salib.

 

"Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi orang."

(Matius 20:28)

 

Yesus telah memberikan nyawa-Nya mengundang kita untuk

"... datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu."

(Yohanes 5:40)

 

Saat ini, jika engkau dengar panggilan-Nya, jangan tolak. Datanglah pada-Nya dan terima harapan di balik lambung-Nya yang tertikam:

Keselamatan & Hidup yang Kekal

Aku Suka Belajar Menyikat Gigi

Halo, adik-adik...

Kali ini kita akan belajar mengenai pentingnya menyikat gigi.


Apa Manfaat Sikat Gigi?

1. Membersihkan gigi dari makanan.

2. Mencegah gigi berlubang dan penyakit gigi lainnya.

3. Agar nafas tetap segar dan tidak bau.


Berapa kali harus sikat gigi dalam satu hari?

Minimal 2x sehari, yaitu pada:

 

Pagi hari

Sekitar 30 menit setelah makan pagi.

Malam hari

Tepat sebelum tidur.

 

Cara menyikat gigi yang benar dan efektif

1. Sikatlah gigi dengan arah vertikal (atas-bawah) dari gusi ke gigi dengan sudut 45 derajat.

2. Dengan sedikit ditekan, sikat dengan gerakan berputar ke seluruh bagian.

3. Sikat permukaan dalam gigi dengan gerakan mencungkil.

4. Jangan lupa menyikat lidah.

 

Mengapa menyikat gigi di malam hari itu penting?

Karena saat malam, kuman 2x lebih aktif berkembang untuk merusak gigi kita.

 

Manfaat sikat gigi di malam hari

1. Membersihkan plak atau lapisan bakteri yang menempel pada gigi.

2. Membunuh kuman-kuman.

3. Mencegah gigi berlubang.

 

Jadi jangan lupa untuk selalu sikat gigi sebelum tidur malam ya.

 

Selain rajin sikat gigi, kita juga perlu menjaga kesehatan gigi kita dengan cara:

1. Menghindari makanan manis seperti permen, es krim, biskuit, susu hewani, dan coklat.

2. Menghindari minuman bersoda.

3. Rajin kontrol ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

 

Jadi adik-adik, agar kuman tidak menyerang kita, marilah kita rajin sikat gigi.

Karena dengan sikat gigi, kita akan terlindung dari kuman jahat itu.

 

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari rajin menyikat gigi?

Kuman itu seperti IBLIS yang ingin menyakiti kita. Karena itu kita harus selalu berada di dalam perlindungan TUHAN dengan rajin:

1. Berdoa

2. Membaca Alkitab

 

"Tetaplah berdoa."
(1 Tesalonika 5:17)


"tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam."
(Mazmur 1:2)

Surga di Dunia

Surga di Dunia
Saat kita mendengar kata "surga", apa yang ada di benak kita? Sebuah tempat tinggal Allah yang penuh dengan sukacita dan kedamaian, dimana tida ada susah dan derita.


Namun, benarkah bahwa walaupun kita hidup di dunia, Tuhan ingin kita hidup dengan suasana surga?

 

Hal ini Tuhan nyatakan di dalam pernikahan suami-istri dan di dalam kehidupan berkeluarga.

 

Sayangnya, banyak dari masyarakat masa kini yang tidak lagi mengenal bagaimana pernikahan dan keluarga dapat memberikan suasana surga.

 

Fakta Mengejutkan!

Pada tahun 2013, BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional)

menyatakan bahwa tingkat perceraian di Indonesia sudah menempati urutan tertinggi se-Asia Pasifik (pernikahan 2.218.130 kejadian, perceraian 324.527 kejadian), dan jumlah ini terus meningkat.

 

Lalu, masih adakah harapan bagi kita untuk merasakan surga di dunia?

 

Mari kita lihat kunci pernikahan dan keluarga bahagia menurut Tuhan yang adalah Pencipta pernikahan dan keluarga itu sendiri.

 

1. Saling Mengasihi dan Menghormati

Kasih dan rasa hormat ditunjukkan dengan saling meberikan kata-kata pujian dan penghargaan, dan penurutan istri kepada kepemimpinan suami yang penuh kasih dan takut akan Tuhan.

 

"Suami, kasihilah istrimu... Istri, tunduklah kepada suamimu."

(Efesus 5:22-25)

 

2. Nikmatilah Waktu Bersama

Ambil waktu setiap hari untuk saling berkomunikasi. Bukan hanya membicarakan

masalah tetapi bercakap-cakap sambil menikmati waktu berdua.

 

"Nikmatilah hidup dengan isteri yang kau kasihi seumur hidupmu..."

(Pengkhotbah 9:9)

 

3. Selesaikan Masalah Sebelum Matahari Terbenam

Berdoalah bersama... Jadilah berani untuk menjadi yang pertama mengatakan

"saya minta maaf" atau "tolong maafkan aku."

 

"Janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu ...

hendaklah kamu ramah penuh kasih mesra dan saling mengampuni."

(Efesus 4:26, 32)

 

4. Sepakat Bahwa Kata "cerai" TIDAK ADA Di Dalam Kamus Keluarga

Tuhan menciptakan pernikahan yang sakral dengan tujuan untuk manusia

hidup bahagia bersama selama-lamanya

 

"Apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

(Matius 19:6)

 

5. Selalu Undang Tuhan Hadir Di Tengah-tengah Kehidupan Pernikahan dan Keluarga.

Ini adalah kunci yang TERBESAR! Tuhan yang menyatukan dan Tuhan yang memberkati pernikahan itu.

 

"Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah,

sia-sialah usaha orang yang membangunnya."

(Mazmur 127:1)

 

Maukah Anda menjadikan keluarga Anda sebagai surga di dunia?

Jika engkau rindu, Tuhan akan bekerja di dalam keluarga Anda. Tetaplah berdoa meminta pimpinan Tuhan. Biarkan kasih Tuhan yang mengikat pernikahan kudus Anda dan rasakan berkat indah yang Tuhan berikan di dalam keluarga Anda.

Bat-Man is Bad

BAT-MAN adalah sebutan untuk orang yang tidak tidur pada jam tidur normal di malam hari tetapi bangun seperti kelelawar.

 

Hal ini memiliki banyak penyebab, salah satunya adalah penyakit yang disebut INSOMNIA.


Apa itu INSOMNIA?

Insomnia adalah masalah atau gangguan pada tidur. Penderita insomnia mengalami susah tidur meskipun ada kesempatan yang cukup, dan diikuti dengan gangguan fungsional di siang hari.


Penyebab Insomnia:

- Jetlag

- Kebiasaan pola tidur tidak teratur

- Pergantian suasana/lingkungan tidur

- Obat-obatan, kafein, alkohol, ekstasi

- Depresi, kecemasan, trauma berat

- Kerusakan pada otak karena ensefalitis (radang pada otak), stroke, penyakit alzheimer, dll

- Penyakit paru, kanker, jantung, diabetes, dan lain-lain

 

Menjadi BAT-MAN karena INSOMNIA bukanlah sesuatu yang normal.

Tuhan memberi kita kemampuan untuk bisa tidur, guna memulihkan kesegaran tubuh kita. Jika mekanisme yang ditaruh Tuhan dalam tubuh kita itu tidak jalan, berarti ada sesuatu yang tidak benar.

 

Tuhan menyediakan cara alami untuk memulihkan mekanisme yang rusak:

#1 Makanan Mengandung Tritophan

Makanlah makanan yang banyak mengandung asam amino tritophan (seperti: pisang, jagung, dll).

 

#2 Olahraga

Olahraga di tempat terbuka setiap pagi dan aktif sepanjang hari dapat mengurangi stress, dan rasa capek mendorong untuk mengantuk dan tidur.

 

#3 Minum Air Putih

Minumlah minimal 8 gelas setiap hari, minum terakhir 1 (satu) jam sebelum tidur.

 

#4 Sinar Matahari

Berada di alam terbuka dan terkena sinar matahari secara langsung akan membantu produksi melatonin pada malam hari. Melatonin membuat tidur nyenyak dan perasaan (mood) nyaman.

 

#5 Aturan Sebelum Tidur

- Jangan minum alkohol dan kopi

- Jangan menonton atau membaca yang menegangkan

- Hindari melihat gadget yang memberikan cahaya terang sebelum tidur

- Tidur sebelum pukul 10 malam, dikamar yang bersih, gelap, hangat dan tenang.

 

Percayalah bahwa

"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat,

Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (Matius 11:28)

dalam hidup kita.

 

Tuhan Menyembuhkan

"...Jika kamu sungguh-sungguh mendegarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit ... sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau." (Keluaran 15:26)

Kacang Kedelai

Untuk orang Indonesia, siapa yang tidak kenal dengan kacang kedelai? Produk olahan kedelai seperti tahu, tempe, dan susu kedelai juga banyak dikonsumsi.

 

Namun tahukah Anda bahwa sebutir kedelai kecil memiliki banyak manfaat? Mari kita lihat!


Manfaat #1—Kaya Akan Protein

Kandungan protein pada kedelai sekitar 36,5%, bandingkan dengan daging sekitar 20% dan telur 12,5%. Selain itu, asam amino yang dibentuk oleh protein ini cukup memenuhi kebutuhan orang dewasa. Jadi, Anda yang ingin meninggalkan konsumsi daging tidak perlu kuatir dengan kebutuhan protein.

 

Manfaat #2—Pilihan yang Lebih Baik

Untuk anak-anak dan dewasa yang mengkonsumi susu, pilihan susu kedelai jauh lebih baik dari susu sapi. Protein hewani seperti pada susu sapi dapat mempengaruhi fungsi ginjal, tetapi tidak pada susu kedelai.

 

Manfaat #3—Nutrisi Lainnya

1. Mengandung lemak tidak jenuh, vitamin, mineral, serat larut yang diperlukan oleh tubuh.

2. Juga terdapat nutrisi yang dapat menurunkan kolesterol dalam darah dan menghambat pertumbuhan sel kanker jika dikonsumsi dalam batas wajar (sekitar 3 porsi sehari).

[www.healticious.com]

 

Tahukah Anda?

Makanan seperti kacang kedelai ini adalah makanan kelas satu yang diberikan kepada kita sejak awal manusia diciptakan.

“Berfirmanlah Allah: ‘Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala

tumbuh-tumbuhan yang berbiji … itulah (yang) akan menjadi makananmu.’”

(Kejadian 1:29)

 

Dari manfaat nutrisi pada kacang kedelai tersebut, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Jangan sampai yang sehat menjadi tidak sehat.

 

Note #1—Cara Pengolahan

Makanan sehat bisa menjadi tidak sehat jika diolah dengan cara yang salah. Hindari olahan kedelai yang digoreng, yang ditambahkan zat kimia seperti pemanis buatan, perasa, pengawet, dll. Konsumsi juga protein dari sumber yang bervariasi, seperti kacang merah, beras merah, oats, dll.

 

Note #2—Tidak Hanya Nutrisi

Kesehatan kita memang bergantung kepada apa yang kita makan, namun itu bukan segala-galanya. Nutrisi sehat juga perlu diimbangi dengan olahraga, air, sinar matahari, pengendalian diri, udara segar, istirahat, dan percaya akan kesehatan kita yang bersumber dari sang khalik Pencipta.

 

Pelajaran dari "Si Kecil Banyak Manfaat"

Kehidupan kita juga seperti sebutir kacang kedelai.

Dari miliaran populasi dunia, setiap dari kita adalah sangat kecil.

 

Tetapi, sebagaimana Tuhan telah memberkati kita, kehidupan kita haruslah menjadi

kehidupan yang bermanfaat dan menjadi berkat bagi orang lain.

 

Kita diberi nasehat untuk

“berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi.”

(1 Timotius 6:18)

Keuntungan Merokok

Beneran ada keuntungannya?
Baca saja...



Empat keuntungan merokok:

1. Mendukung Porgram Keluarga Berencana

Kok bisa mendukung?

Karena merokok dapat mengganggu kehamilan, menyebabkan impotensi, menurunkan produksi dan kemampuan gerak sperma.

 

2. Banyak Orang yang Menikah Lagi

Statistik membuktikan bahwa lebih dari 53% perokok mengalami perceraian.

Tidak heran ada ungkapan "smoking is strong predictor of divorce."

[Jerald G. Bachman, PhD]

 

3. Polisi-polisi Jadi Nggak Nganggur

90% pelaku kejahatan adalah perokok!

Orang merokok beresiko:

-13x meminum alkohol,

7x berhubungan seks sebelum menikah, dan

1,3x kecanduan narkoba.

[Rita Damayanti, Peneliti Kesehatan Universitas Indonesia]

 

4. Mendukung Program Pemerintah

Mendukung program pemerintah dalam mengurangi jumlah penduduk.

Lebih dari 6 juta orang meninggal karena rokok:

-5 juta lebih dialami oleh perokok aktif.

-600 ribu dialami oleh perokok pasif.

[World Health Organization (WHO) Fact Sheet - updated May 2014]

 

Anda ingin mendapatkan 4 keuntungan tersebut? Tunggu dulu!

Sebuah pepatah mengatakan "Kebersihan adalah sebagian dari iman."

Anda sudah sering dengar pepatah ini, bukan?

 

Apakah merokok itu menjaga kebersihan?

Asap rokok adalah bahaya kesehatan di udara yang utama karena mengandung lebih dari

4200 zat kimia, 200 toksin, dll yang menyebabkan berbagai macam penyakit.

 

Hal ini dibuktikan dengan paru-paru perokok yang kotor dan berwarna hitam.

 

Jadi, kita sudah lihat bahwa:

Merokok = Tidak bersih

Tidak bersih = Tidak beriman

 

Rumus MEMBUNUH dari ROKOK:

Membunuh diri sendiri + orang lain.

1. Membunuh diri sendiri dengan merusak paru-paru dan organ penting lainnya.

2. Membunuh orang lain karena "menghirup asap rokok orang lain selama satu jam, lebih buruk dibanding merokok empat batang rokok itu sendiri."

[Don Colbert, The Seven Pillars of Health, hlm. 206]

 

Tidak heran orang yang beriman memiliki HUKUM, yaitu "jangan membunuh."

[Keluaran 20:13]

 

Jangan membunuh!

Caranya dengan berhenti merokok mulai sekarang!

Rejeki di Balik Tidur

Mana mungkin rejeki akan datang hanya dengan tidur?!

Kita pasti akan mendapatkan rejeki saat kita tidur asalkan kita tahu aturan mainnya!

 

Pertanyaannya:

- Apa rejeki dibalik tidur?

- Bagaimana aturan mainnya?

 

#1 Membuang Racun (Detoksifikasi)

Malam adalah waktu yang optimal untuk memperbarui tubuh kita dengan proses pembuangan racun atau detoksifikasi alami.

Aturan main #1

Rekomendasi jam tidur: tidur pada jam 21.00, paling lambat 22.00.

 

Perhatikan waktu di bawah ini untuk proses detoksifikasi:

21.00-23.00

Detoksifikasi di bagian kelenjar getah bening. Kondisi tidak bekerja dan rileks.

23.00-01.00

Detoksifikasi di bagian hati. Kondisi tidur pulas.

01.00-03.00

Detoksifikasi di bagian empedu.

03.00-05.00

Detoksifikasi di bagian paru-paru. Bagi penderita batuk, pada jam ini akan terjadi batuk hebat. Tidak disarankan minum obat batuk agar tidak menghalangi proses pembersihan kotoran.

05.00-07.00

Detoksifikasi di bagian usus besar. Ini adalah waktu bagi tubuh untuk buang air besar (BAB).

 

#2 Memproduksi Hormon Melatonin

Selama tidur malam, tingkat melatonin dalam tubuh naik, dan mecapai puncaknya pada jam

23.00-02.00. Hormon melatonin bermanfaat untuk:

1.  Meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Memperkecil resiko terkena kanker.

3. Anti radikal bebas terbesar.

4. Meningkatkan efek endorfin sebagai penenang alami.

[Earl Meindell, R.Ph., Ph.D. and Melissa Block]

Aturan main #2

Melatonin ini sensitif terhadap cahaya. Oleh karena itu, tidurlah dalam keadaan yang gelap agar produksi melatonin dalam tubuh meningkat. Keadaan terang membuat produksi melatonin berkurang.

[National Sleep Foundation]

 

Tidar heran . . .

"Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang."

(Kejadian 1:16)

 

Tuhan memberi benda penerang yang lebih kecil untuk menguasai malam

yang tidak seterang siang hari.

 

Oleh karena itu, jangan gantikan itu dengan "benda penerang" buatan

yang dapat mengurangi produksi melatonin kita di malam hari.

 

Sebuah syair terkenal:

"Tuhan adalah gembalaku..."

(Mazmur 23:1)

 

Gembala Agung kita, yaitu Tuhan selalu mengatur dan memberikan yang terbaik untuk kita. 


Sekarang adalah bagian kita...


Apakah kita mau menurutinya?

Keunikan Mangrove

Fakta Menakjubkan!

Dari lahan mangrove yang ada di seluruh dunia, 23% ada di Indonesia. Sehingga data menyebutkan bahwa Indonesia memiliki lahan mangrove terbesar. [DepHut. 2003]

 

Mangrove dapat hidup di tempat ekstrim:

1. Tempat Berlumpur

Pada umumnya, tanaman tidak tahan terhadap lumpur karena menghambat asupan oksigen yang diperlukan oleh akar, dimana pori-pori tanah terpenuhi air. Sebagai akibatnya, tanaman:

- Kekurangan oksigen,

- Proses pertumbuhan menjadi terhambat.

 

2. Air Asin

Air asin mengganggu pertumbuhan suatu tanaman karena terlalu besar kadar garam. Sedangkan tanaman selain mangrove tidak memiliki penyaring, sehingga tanaman akan mati karena kurangnya asupan mineral.

 

Seperti tempat hidup mangrove yang ekstrim, kehidupan dan tempat dimana kita tinggal pun ekstrim. Saat ini kita juga hidup di zaman yang penuh dengan

"percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir,

perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri,

percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora."

(Galatia 5:19-20)

 

Mangrove dapat bertahan hidup karena akarnya dapat menyaring 90% garam. Sisanya dikeluarkan pada batang dan daunnya. 

 

Kita juga harus bisa bertahan hidup pada zaman yang "ekstrim" ini

dengan menyaring dan mengeluarkan hal yang buruk dalam pikiran kita.

 

"Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat..."

(Markus 7:21)

 

Bagaimana cara melindungi pikiran kita?

"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama,

menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus."

(Filipi 2:5)

 

"Semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci,

semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu."

(Filipi 4:8)

 

Walaupun mangrove hidup di tempat yang ekstrim, tetapi mereka memiliki manfaat bagi manusia ataupun hewan yang tinggal di sekitarnya. LUAR BIASA!!

 

Manfaat mangrove:

- Melindungi daratan dari ombak besar.

- Tempat berteduh bagi hewan sekitarnya.

- Buahnya bisa menjadi berbagai macam olahan makanan dan minuman.

- Batangnya bisa menjadi arang dengan kualitas bagus.

 

Setiap orang juga bisa bermanfaat bagi orang yang ada di sekitarnya,

karena masing-masing kita memiliki talenta. 

 

"Yang seorang diberikan lima talenta, yang seorang lagi dua yang yang seorang lagi satu..."

(Matius 25:15)

 

Tinggal kita mau menggunakannya atau tidak.

 

Jadilah seperti mangrove.

"Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini...

sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah..."

(Roma 12:2)

 

"Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh..."

(1 Petrus 4:10)

Lentils

Apa itu Lentils?
Lentils adalah salah satu superfoods berbentuk pipih dan kecil, lebih kecil dari kacang tanah. Walaupun sangat kecil, kandungan nutrisi tinggi yang diperlukan tubuh manusia terdapat di setiap biji.


Empat Nutrisi Utama:
1. Serat

Meningkatkan sistim kerja usus yang menurunkan resiko kanker usus, payudara, kerongkongan, dan esofagus. Juga mencegah penyakit stroke, jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol. [The Cancer Project]


2. Protein

Sumber protein pada lentils jauh lebih baik daripada produk hewani, karena lentils mengandung lemak nabati yang baik untuk tubuh. Sedangkan produk hewani mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang jahat. [Harvard School of Public Health, Archives of Internal Medicine]


3. Folat / Vit. B-9

Tidak hanya untuk ibu hamil, folat atau vitamin B-9 ini mendukung cara kerja saraf, memberi energi yang diperlukan untuk regenerasi DNA dan sel darah merah yang sangat diperlukan oleh tubuh.


4. Zat Besi

Diperlukan untuk menghasilkan sel darah merah yang merendahkan resiko terkena anemia (kekurangan sel darah merah), dll.


Dari biji yang sangat kecil, tanaman lentils akan tumbuh hingga mencapai 40 cm ke atas, berbunga, dan menghasilkan banyak biji lentils lainnya. Karena itu, diperlukan tanah yang cukup dalam sehingga akar dapat menunjang dan menopang pertumbuhan tanaman itu dengan kuat.


Seperti lentils, kita juga adalah benih yang harus bertumbuh seimbang secara fisik, mental, dan rohani.


Oleh karena itu, Yakobus mengatakan,
"...Ia [Allah] juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu."(2 Korintus 9:10b)

Bagaimana supaya buah-buah kebenaran kita bertumbuh?

"Hendaklah kamu berakar di dalam Dia [Allah] dan dibangun di atas Dia..." (Kolose 2:7a)

Seperti lentils kecil yang dipelihara, Pencipta kita juga selalu memelihara kita.

"Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." (1 Petrus 5:7)

VIRUS

Apakah Anda Tahu?
Sebenarnya yang sering kita sebut "virus" itu sebenarnya salah satu dari "malware" loh... Tetapi kita suka mengatakan segala sesuatu yang membuat computer bermasalah itu adalah virus. Jadi, mulai sekarang jangan salah sebut lagi ya! Dingat-ingat namanya itu: MALWARE.


Sekarang mari kita selidiki mengenai malware dalam 2 sisi: Teknologi dan Teologi.

Apa itu Malware?

Malware adalah singkatan dari "Malicious Software" yang artinya adalah software yang berbahaya atau jahat.


Visi-Misi Malware:

 - Membobol atau merusak suatu software

 - Mencari kelemahan software

 - Mengubah dan menghapus data

 - Mencuri dan menyembunyikan data


Visi-Misi Iblis:

 - Merusak sistim yang baik (Yohanes 8:44)

 - Mencuri (Yohanes 10:10)

 - Membunuh / membinasakan (Yohanes 10:10)

 - Merampas (Matius 13:19)


"Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik."
(1 Korintus 15:33)


Sekarang kita akan belajar hanya dua jenis Malware:
1. VIRUS

Virus tidak bisa aktif secara otomatis, tetapi virus akan aktif jika kita "meng-klik" file, program, dll. Jika kita sudah "klik" atau buka dan jalankan, maka kita baru terinfeksi. Oleh karena itu, pencipta virus suka membuat virus dalam bentuk icon atau gamabr porno atau bentuk lain yang bisa menarik perhatian si pemilik computer untuk meng-klik "virus" yang berbentuk menarik itu dan mengaktifkan virus itu.


Dan virus ini sama seperti dosa. Dosa itu sebenarnya selalu ada mengelilingi di sekitar kita. Tapi itu tidak berbahaya jika kita tidak "meng-klik" alias coba-coba untuk menggunakan "dosa" itu. Tetapi jika kita "meng-klik"nya, maka dosa itu akan bersarang di dalam kehidupan kita.


Oleh karena itu, Yakobus mengatakan,
"Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut" (Yakobus 1:14-15).


2. SPYWARE

Sama seperti namanya, ini adalah software yang gunanya untuk "memata-matai" kita. Tugas Spyware adalah mengumpulkan dan mengirimkan informasi mengenai pengguna computer.


Spyware bisa sangat berbahaya karena bisa mengetahui account atau nomor kartu kredit dan PIN untuk e-banking dan password suatu account. Spyware juga bisa mengetahui pola berinternet situs dan informasi yang sering dicari, maupun mengetahui obrolan di chat akan dimata-matai oleh spyware. Jadi dia memantau segala gerakan yang kita lakukan tanpa kita sadari.


Spyware itu sangat cerdik, bukan?
Sama seperti Iblis, dia sangat cerdik untuk melihat kebiasaan dan tingkah laku kita. Dia mengumpulkan data kita dengan melihat dari apa yang biasa kita lakukan, katakan, dan juga apapun yang kita sukai. Sehingga ia akan mudah sekali masuk ke dalam hidup kita. Jaga pikiran kita setiap saat.


"Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya." (1 Petrus 5:8)


Oleh karena itu, Tuhan mengingatkan kita,
"Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu" (Filipi 4:8).


Jadi, kita tidak perlu takut untuk menghadapi pahitnya dunia ini ataupun godaan-godaan yang ditawarkan dunia, asal kita punya "antivirus" yang benar dan tahu cara "format ulang" dan itu hanya bisa dilakukan di dalam Yesus.


"... Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." (Yohanes 15:5)


NEWSTART

NUTRITION

Tubuh memerlukan nutrisi yang tepat dan seimbang dari makanan kita agar seluruh organ dan sistim di dalam tubuh dapat berfungsi dengan baik...

EXERCISE

Mengapa kita harus olahraga?
Karena "bergerak" atau olahraga itu adalah hukum alam. Banyak penyakit yang muncul jika kita "kurang" bergerak...

WATER

Tanpa makanan, manusia bisa bertahan hidup 5-7 minggu, tetapi hanya minum air, manusia hanya bisa bertahan 3-5 hari.

SUNLIGHT

Apakah Anda tahu? Sinar matahari adalah salah satu dari sekian banyak obat alami yang Tuhan ciptakan untuk kita.

TEMPERANCE

Temperance adalah pengendalian diri. Bisa juga diartikan sebagai pertarakan dan kesederhanaan.

AIR

Setiap hari kita mengambil nafas lebih dari 17.000 kali, yang memberikan oksigen untuk 100 miliar sel yang bekerja untuk kelangsungan hidup.

REST

Sehebat-hebatnya mobil Ferrari diciptakan, disaat bertanding harus melewati pit stop, untuk berhenti mengisi bahan bakar...

TRUST

Percaya adalah mengakui atau yakin bahwa sesuatu memang benar atau nyata. [Kamus Besar Indonesia]


Contact Us

contact form

Your mail:

Your Name:

Your message:

contact information

Growithim,

Surabaya, Indonesia.

Tel: +62-899.0029.900

Email : growithim@gmail.com

© 2019. All Rights Reserved | Growithim.org